Capai Vaksinasi PMK Terbanyak, DKPP Sumenep Raih Penghargaan

- Pewarta

Sabtu, 26 November 2022 - 23:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


SUMENEP, SalamNews.Id – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep meraih penghargaan atas capaian Vaksinasi PMK (Penyakit Mulut dan Kuku) Terbanyak di Provinsi Jawa Timur.
DKPP Sumenep mendapatkan penghargaan sebagai Peringkat XI Kabupaten dengan Capaian Vaksinasi PMK Terbanyak itu dari Satgas Penanganan PMK Provinsi Jawa Timur, Kamis, 24 November 2022.
Kepala DKPP Sumenep Arif Firmanto menerima piagam penghargaan tersebut dari Adhy Karyono, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur selaku Ketua Satgas Penanganan PMK Provinsi Jawa Timur, di Hotel Grand Dafana Signature Surabaya.
Penghargaan diserahkan KSP PMK pada Rapat Evaluasi Akhir Pengendalian Penyakit Mulut dan Kuku di Jawa Timur tahun 2022. Turut mendampingi penyerahaan penghargaan kala itu, Kepala Dinas Peternakan Jatim Indyah Aryani.
Kepala DKPP Sumenep Arif Firmanto mengaku bersyukur atas diraihnya penghargaan sebagai Peringkat XI Kabupaten dengan Capaian Vaksinasi PMK Terbanyak dari Satgas Penanganan PMK Jawa Timur.
Penghargaan itu, kata dia, merupakan hasil kerja keras dan kekompakan dari semua pihak yang telah bersama-sama melakukan penanganan dan pengendalian PMK di Kabupaten Sumenep.
“Secara umum kinerja pengendalian kasus PMK di Kabupaten Sumenep oleh satgas sangat komperehensip. Dari semua jajaran mulai dari preventif, kuratif dan rehabilitatif, termasuk pelaksanaan vaksinasi yang mencapai 90 persen lebih,” kata Arif Firmanto, dihubungi Jumat, 25 November 2022.
Sementara Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan DKPP Sumenep drh. Zulfa mengungkapkan, Kabupaten Sumenep menerima penghargaan tersebut karena dinilai telah mampu melakukan penanganan dan pengendalian PMK dengan baik.
Pihaknya berhasil melaksanakan vaksinasi PMK terhadap hewan ternak di Sumenep hingga mencapai 72.008 dosis.
“Untuk pengendalian tidak bisa kami katakan 100%, tapi dengan vaksin terbukti bisa mengendalikan kasus di lapangan,” ujar Zulfa.
Ia menjelaskan, hampir 10% dari jumlah populasi hewan di Sumenep rentan terhadap PMK. Kemudian dengan adanya pengobatan dan vaksinasi, akhirnya kasus PMK bisa nihil.
“Sampai saat ini belum ada kasus baru, semoga bisa bertahan,” harap Zulfa. (*)
Sumber: e-kabari.com
Baca Juga :  Banjir Rendam Sejumlah Wilayah di Sumenep, BPBD Imbau Warga Tetap Waspada

Berita Terkait

Piala AF Sport U-17 Segera Bergulir, Puluhan Klub Sumenep Siap Adu Talenta
KKN Posko 40 Dorong Orang Tua Bangun Komunikasi Sehat dengan Anak di Era Digital
Pemkab Sumenep Siapkan 30 Hektare Lahan, KEK Tembakau Madura Mulai Dikonkretkan
Bupati Fauzi Lantik Empat Kepala OPD, Target Penerbangan Perintis Masalembu Jadi Perhatian
Rumah Berubah Jadi Ruang Penderitaan, KOPRI PMII Unija Desak Keadilan bagi Korban Kekerasan Seksual Anak
Stan Bappeda Sumenep Tampil Beda di Madura Culture Festival 4, Hadirkan Kuis Interaktif dan Informasi Pembangunan
Kapolresta Sumenep Sambung Roso Bersama 11 Kades, Bahas Kamtibmas di Rubaru
Potensi Wisata dan UMKM Arjasa Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Kepulauan

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 21:49 WIB

Piala AF Sport U-17 Segera Bergulir, Puluhan Klub Sumenep Siap Adu Talenta

Jumat, 18 September 2026 - 14:31 WIB

KKN Posko 40 Dorong Orang Tua Bangun Komunikasi Sehat dengan Anak di Era Digital

Kamis, 17 September 2026 - 14:28 WIB

Pemkab Sumenep Siapkan 30 Hektare Lahan, KEK Tembakau Madura Mulai Dikonkretkan

Kamis, 3 September 2026 - 19:29 WIB

Rumah Berubah Jadi Ruang Penderitaan, KOPRI PMII Unija Desak Keadilan bagi Korban Kekerasan Seksual Anak

Selasa, 1 September 2026 - 15:04 WIB

Stan Bappeda Sumenep Tampil Beda di Madura Culture Festival 4, Hadirkan Kuis Interaktif dan Informasi Pembangunan

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:58 WIB

Kapolresta Sumenep Sambung Roso Bersama 11 Kades, Bahas Kamtibmas di Rubaru

Jumat, 28 Agustus 2026 - 12:04 WIB

Potensi Wisata dan UMKM Arjasa Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Kepulauan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:56 WIB

Sumenep Naik Kelas, 330 Desa Terbebas dari Status Sangat Tertinggal dan Tertinggal

Berita Terbaru