Pemkab Sumenep Pastikan Stok Sembako Aman dan Harga Terkendali Selama Ramadan 1447 H

- Pewarta

Selasa, 3 Februari 2026 - 18:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, Salam News. Id – Pemerintah Kabupaten Sumenep memastikan ketersediaan bahan pokok masyarakat tetap aman dan mencukupi selama pelaksanaan bulan suci Ramadan 1447 Hijriah tahun. Jaminan tersebut disampaikan Kepala Bagian Perekonomian Setda Sumenep Dadang Deddy Iskandar sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah daerah kepada masyarakat luas.

Menurut Dadang pemerintah telah menyiapkan langkah antisipatif sejak dini guna menjaga stabilitas pasokan sembako strategis daerah selama Ramadan tahun ini. Komoditas utama yang menjadi perhatian meliputi beras gula minyak goreng telur serta daging ayam konsumsi harian masyarakat Sumenep setiap hari.

Pemerintah daerah menilai ketersediaan komoditas tersebut sangat penting karena kebutuhan masyarakat meningkat signifikan selama Ramadan terutama menjelang Idulfitri tahun ini. Dadang menegaskan secara umum stok sembako di seluruh wilayah Kabupaten Sumenep berada dalam kondisi aman terkendali stabil terpantau baik pemerintah.

Koordinasi intensif terus dilakukan bersama distributor Bulog serta dinas terkait guna mencegah kelangkaan barang pokok masyarakat selama Ramadan 2026 mendatang. Selain pasokan pemerintah daerah juga berupaya menjaga stabilitas harga agar tetap terjangkau bagi masyarakat kecil menengah bawah di Kabupaten Sumenep.

Pemantauan harga dilakukan secara rutin melalui survei pasar tradisional dan modern di berbagai kecamatan wilayah Kabupaten Sumenep selama Ramadan berlangsung. Evaluasi distribusi logistik juga menjadi perhatian terutama menjelang awal puasa hingga Hari Raya Idulfitri guna memastikan kelancaran pasokan kebutuhan pokok.

Baca Juga :  Harkopnas Ke -75, Bupati Sumenep Dinobatkan Sebagai Tokoh Penggerak Koperasi

Pemerintah menyiapkan skema operasi pasar apabila ditemukan indikasi gangguan pasokan atau kenaikan harga tidak wajar di lapangan selama Ramadan berlangsung. Langkah tersebut diharapkan mampu menekan gejolak harga sekaligus menjaga daya beli masyarakat agar tetap stabil dan ekonomi daerah terjaga baik.

Dadang menyatakan pemerintah ingin masyarakat menjalankan ibadah Ramadan dengan tenang tanpa beban kebutuhan pokok yang berlebihan selama bulan suci tersebut. Menurutnya stabilitas sembako merupakan bagian penting dalam menjaga ketenteraman sosial serta keharmonisan masyarakat di Kabupaten Sumenep selama Ramadan tahun ini.

Bagian Perekonomian Setda Sumenep menegaskan seluruh kebijakan dilakukan murni untuk kepentingan masyarakat luas tanpa muatan lain yang bersifat politis tertentu. Pemerintah daerah berkomitmen menjaga stabilitas ekonomi sekaligus melindungi daya beli warga kecil menengah bawah selama Ramadan 1447 Hijriah di Sumenep.

Dadang menegaskan fokus utama pemerintah adalah pelayanan publik dan keberlanjutan ekonomi daerah demi kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh dan berkelanjutan panjang. Ia menambahkan berbagai tafsir lain terkait kebijakan bukan menjadi prioritas pihaknya karena pemerintah bekerja sesuai aturan dan kebutuhan masyarakat Sumenep.

Baca Juga :  Rubaru Agro Culture Festival 2026 Ditutup Meriah, Potensi Pertanian dan UMKM Kian Bersinar

Pemerintah memilih fokus bekerja nyata dibanding menanggapi isu yang berkembang di luar kebijakan resmi pemerintah daerah Kabupaten Sumenep saat ini. Dengan pengawasan ketat pemerintah optimistis distribusi sembako dapat berjalan lancar tanpa hambatan berarti selama bulan Ramadan 2026 di Kabupaten Sumenep.

Sinergi lintas sektor menjadi kunci utama dalam menjaga keseimbangan pasokan dan permintaan pasar kebutuhan pokok masyarakat Sumenep selama Ramadan 2026. Pemerintah daerah mengajak masyarakat tetap bijak berbelanja serta tidak melakukan pembelian berlebihan demi menjaga stabilitas harga pasar lokal Sumenep bersama.

Peran aktif masyarakat dinilai penting dalam menciptakan suasana pasar yang sehat dan kondusif selama bulan Ramadan di Kabupaten Sumenep 2026. Pemerintah memastikan akan terus hadir memberikan jaminan kebutuhan pokok bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali selama Ramadan 1447 Hijriah tahun.

Dengan langkah terukur tersebut Pemkab Sumenep yakin Ramadan berjalan aman nyaman dan penuh keberkahan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Sumenep 2026.(Red)

Berita Terkait

Disdukcapil Sumenep Siapkan Tiga Terobosan Layanan, Pemutakhiran Data hingga Aktivasi IKD
Pemkab Sumenep Jawab Kritik Tujuh Fraksi DPRD, APBD Sumenep 2027 Fokus Pemerataan Pembangunan
Disperkimhub Sumenep Targetkan 118 Titik PJU Baru, Pemeliharaan Lampu Tertutup Pohon Jadi Sorotan
Berani Mekar BPRS Bhakti Sumekar, Solusi Permodalan bagi Pedagang UMKM Pasar
Satresnarkoba Polresta Sumenep Amankan Dua Pria dalam Kasus Sabu di Saronggi
DPRD Sumenep Bahas RAPBD 2027, Belanja Daerah Direncanakan Tembus Rp1,99 Triliun
Pemkab Sumenep dan Polresta Siapkan Penertiban Parkir serta Jam Operasional Truk
DLH Sumenep Perketat Pengawasan Sampah dan Limbah Cair SPPG, Puluhan Lokasi Diperiksa

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Disdukcapil Sumenep Siapkan Tiga Terobosan Layanan, Pemutakhiran Data hingga Aktivasi IKD

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:55 WIB

Pemkab Sumenep Jawab Kritik Tujuh Fraksi DPRD, APBD Sumenep 2027 Fokus Pemerataan Pembangunan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:43 WIB

Disperkimhub Sumenep Targetkan 118 Titik PJU Baru, Pemeliharaan Lampu Tertutup Pohon Jadi Sorotan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:28 WIB

Berani Mekar BPRS Bhakti Sumekar, Solusi Permodalan bagi Pedagang UMKM Pasar

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:34 WIB

Satresnarkoba Polresta Sumenep Amankan Dua Pria dalam Kasus Sabu di Saronggi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:53 WIB

DPRD Sumenep Bahas RAPBD 2027, Belanja Daerah Direncanakan Tembus Rp1,99 Triliun

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:21 WIB

Pemkab Sumenep dan Polresta Siapkan Penertiban Parkir serta Jam Operasional Truk

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:49 WIB

DLH Sumenep Perketat Pengawasan Sampah dan Limbah Cair SPPG, Puluhan Lokasi Diperiksa

Berita Terbaru