Asta Tinggi Terancam? Tambang Galian C di Perbukitan Sumenep Jadi Polemik Serius

- Pewarta

Sabtu, 21 Februari 2026 - 11:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, Salam News. Id – Aktivitas pertambangan galian C yang diduga ilegal di Pulau Madura terutama di daerah Sumenep semakin menuai sorotan publik. Selain merusak infrastruktur dan mengancam keselamatan warga, kegiatan tersebut juga disebut berdampak pada kawasan wisata religi Asta Tinggi yang menjadi ikon sejarah daerah.

Dalam video yang beredar di media sosial, terlihat aktivitas tambang menggunakan alat berat dengan intensitas tinggi. Truk-truk pengangkut material hilir mudik melintasi jalan desa, menyebabkan sejumlah ruas jalan mengalami kerusakan parah dan ambles di beberapa titik.

Warga mengaku khawatir terhadap dampak jangka panjang aktivitas tersebut. Beberapa rumah dilaporkan mengalami retakan pada dinding dan pondasi akibat getaran alat berat serta pergerakan tanah di sekitar lokasi penggalian.

Kekhawatiran semakin meningkat karena lokasi tambang disebut berada tidak jauh dari kawasan Asta Tinggi, kompleks pemakaman raja-raja Sumenep yang terletak di perbukitan. Struktur tanah yang labil dinilai berpotensi mengalami longsor apabila aktivitas penggalian terus berlangsung tanpa pengawasan ketat.

Baca Juga :  Bupati Achmad Fauzi Lantik Komisioner Komisi Informasi, Tegaskan Komitmen Keterbukaan di Sumenep

Selain ancaman terhadap lingkungan dan situs bersejarah, muncul pula isu di tengah masyarakat yang menyebut aktivitas tambang tersebut seolah-olah “dilindungi” oleh oknum pihak berwenang. Isu ini berkembang karena kegiatan tambang disebut tetap berjalan meski telah menuai keluhan warga.

Namun demikian, hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari aparat penegak hukum maupun pemerintah daerah di Sumenep terkait kebenaran dugaan tersebut. Informasi mengenai perlindungan oleh oknum tertentu masih sebatas klaim yang beredar di masyarakat dan belum terkonfirmasi secara resmi.

Sejumlah tokoh masyarakat mendesak agar dilakukan investigasi terbuka dan transparan untuk memastikan legalitas pertambangan tersebut. Mereka meminta aparat bertindak profesional dan tidak tebang pilih dalam menegakkan aturan.

Baca Juga :  Ahmad Nawardi (Anggota MPR RI) Serap Aspirasi Tentang Amandemen Konstitusi UUD NRI 1945.

Warga berharap pemerintah segera turun tangan untuk menghentikan aktivitas yang dinilai merugikan lingkungan dan masyarakat. Mereka juga meminta perbaikan jalan yang rusak serta jaminan keselamatan bagi warga yang tinggal di sekitar area tambang.

Kasus ini menjadi perhatian luas karena tidak hanya menyangkut persoalan ekonomi, tetapi juga menyentuh aspek hukum, keselamatan publik, serta pelestarian warisan budaya. Masyarakat menilai kejelasan sikap dan tindakan tegas dari pihak berwenang sangat dibutuhkan guna meredam polemik yang berkembang.

Hingga kini, publik masih menunggu langkah konkret dari instansi terkait untuk memastikan apakah aktivitas tambang tersebut memiliki izin resmi atau justru melanggar ketentuan yang berlaku.(*)

Berita Terkait

Disdukcapil Sumenep Siapkan Tiga Terobosan Layanan, Pemutakhiran Data hingga Aktivasi IKD
Disperkimhub Sumenep Targetkan 118 Titik PJU Baru, Pemeliharaan Lampu Tertutup Pohon Jadi Sorotan
Pemkab Sumenep dan Polresta Siapkan Penertiban Parkir serta Jam Operasional Truk
DLH Sumenep Perketat Pengawasan Sampah dan Limbah Cair SPPG, Puluhan Lokasi Diperiksa
Istighasah 1.000 Warga Madura di Yogyakarta, KMY Desak Polisi Hentikan Proses Hukum Pengurus Paguyuban
Tim Kota Sumenep Tumbangkan AF Sport Batuan 3-1 pada Laga Pembuka Turnamen U-17
Potensi 180 Pesawat N219, Peluang Indonesia Memperkuat Industri Dirgantara
23 Tim SD Adu Kemampuan, Sumenep Mulai Bangun Regenerasi Pesepak Bola Muda
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Disdukcapil Sumenep Siapkan Tiga Terobosan Layanan, Pemutakhiran Data hingga Aktivasi IKD

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:43 WIB

Disperkimhub Sumenep Targetkan 118 Titik PJU Baru, Pemeliharaan Lampu Tertutup Pohon Jadi Sorotan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:21 WIB

Pemkab Sumenep dan Polresta Siapkan Penertiban Parkir serta Jam Operasional Truk

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:49 WIB

DLH Sumenep Perketat Pengawasan Sampah dan Limbah Cair SPPG, Puluhan Lokasi Diperiksa

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:42 WIB

Istighasah 1.000 Warga Madura di Yogyakarta, KMY Desak Polisi Hentikan Proses Hukum Pengurus Paguyuban

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:39 WIB

Tim Kota Sumenep Tumbangkan AF Sport Batuan 3-1 pada Laga Pembuka Turnamen U-17

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:24 WIB

Potensi 180 Pesawat N219, Peluang Indonesia Memperkuat Industri Dirgantara

Jumat, 2 Oktober 2026 - 22:11 WIB

23 Tim SD Adu Kemampuan, Sumenep Mulai Bangun Regenerasi Pesepak Bola Muda

Berita Terbaru