APTI Sumenep dan PT Djarum Kolaborasi, Bibit Tembakau Unggul Gratis Dongkrak Kesejahteraan Petani

- Pewarta

Senin, 6 April 2026 - 14:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, Salam News. Id – APTI DPC Sumenep bersama PT Djarum bersinergi menggelar program pembibitan tembakau unggul gratis bagi petani daerah setempat tahun ini resmi. Program ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas produksi tembakau lokal sekaligus membantu petani memperoleh hasil panen lebih optimal secara.

Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memberikan dampak positif signifikan terhadap kesejahteraan petani tembakau di Kabupaten Sumenep secara berkelanjutan ke depan. Pembibitan varietas unggul Prancak 95 dipilih karena memiliki keunggulan adaptasi lingkungan serta kualitas daun tembakau yang tinggi diminati pasar luas.

Selain itu, varietas ini dikenal tahan terhadap berbagai penyakit tanaman sehingga memberikan peluang keberhasilan panen yang lebih baik bagi petani. Kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen bersama dalam mendukung keberlanjutan industri tembakau nasional khususnya pada tingkat petani lokal.

APTI DPC Sumenep menilai program ini sangat membantu petani dalam mengurangi biaya produksi terutama pada tahap awal penanaman tembakau. Ketua APTI DPC Sumenep Yaqin Muslim menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh yang diberikan oleh PT Djarum dalam program tersebut.

Baca Juga :  Doa Bersama di Pendopo Agung: Menyatukan Hati, Menguatkan Neger

Menurutnya, bantuan bibit unggul gratis akan meringankan beban petani sekaligus meningkatkan semangat mereka dalam mengembangkan usaha pertanian tembakau. Ia juga menambahkan bahwa sinergi ini membuka akses petani terhadap teknologi pertanian yang lebih modern dan efisien.

Perwakilan PT Djarum Suyut menegaskan perusahaan berkomitmen memperkuat kemitraan dengan petani melalui berbagai program pemberdayaan berkelanjutan yang nyata. Program pembibitan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas tembakau lokal sehingga memiliki daya saing tinggi di pasar nasional maupun internasional.

Selain penyaluran bibit, perusahaan juga memberikan pendampingan teknis agar petani dapat mengelola tanaman dengan metode yang lebih baik. Pendampingan tersebut mencakup teknik penanaman, perawatan, hingga proses panen agar menghasilkan tembakau berkualitas tinggi sesuai standar industri.

Para petani yang hadir dalam kegiatan peluncuran menyambut program ini dengan penuh antusias dan rasa syukur mendalam. Abu Rawi, petani asal Rubaru, mengungkapkan bahwa bantuan bibit gratis sangat membantu meringankan biaya yang biasanya cukup besar.

Ia berharap program seperti ini terus berlanjut sehingga petani dapat lebih mandiri dan mampu meningkatkan pendapatan secara signifikan. Program ini juga diharapkan menjadi contoh kolaborasi positif antara organisasi petani dan perusahaan dalam membangun sektor pertanian berkelanjutan.

Baca Juga :  Ketua DPR RI Puan Maharani Dapat Sambutan Mariah Ratusan Emak-Emak di Sumenep

Dengan adanya bibit unggul, petani memiliki peluang lebih besar menghasilkan panen berkualitas yang sesuai dengan kebutuhan industri tembakau nasional. Kualitas hasil panen yang meningkat tentu akan berdampak langsung terhadap peningkatan harga jual tembakau di tingkat petani lokal.

Hal tersebut pada akhirnya akan mendorong kesejahteraan petani dan memperkuat ekonomi masyarakat di wilayah Kabupaten Sumenep secara keseluruhan. Sinergi ini juga menunjukkan pentingnya kerja sama antara berbagai pihak dalam mendukung pengembangan sektor pertanian nasional yang berdaya saing tinggi.

Ke depan, APTI dan PT Djarum berencana memperluas program serupa agar semakin banyak petani yang merasakan manfaatnya secara langsung. Dengan dukungan berkelanjutan, sektor tembakau di Sumenep diharapkan semakin maju dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Program pembibitan ini menjadi langkah awal penting dalam menciptakan pertanian tembakau yang modern, produktif, dan berkelanjutan di masa mendatang.(W/Red)

Berita Terkait

Disdukcapil Sumenep Siapkan Tiga Terobosan Layanan, Pemutakhiran Data hingga Aktivasi IKD
Pemkab Sumenep Jawab Kritik Tujuh Fraksi DPRD, APBD Sumenep 2027 Fokus Pemerataan Pembangunan
Disperkimhub Sumenep Targetkan 118 Titik PJU Baru, Pemeliharaan Lampu Tertutup Pohon Jadi Sorotan
Berani Mekar BPRS Bhakti Sumekar, Solusi Permodalan bagi Pedagang UMKM Pasar
Satresnarkoba Polresta Sumenep Amankan Dua Pria dalam Kasus Sabu di Saronggi
DPRD Sumenep Bahas RAPBD 2027, Belanja Daerah Direncanakan Tembus Rp1,99 Triliun
Pemkab Sumenep dan Polresta Siapkan Penertiban Parkir serta Jam Operasional Truk
DLH Sumenep Perketat Pengawasan Sampah dan Limbah Cair SPPG, Puluhan Lokasi Diperiksa

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Disdukcapil Sumenep Siapkan Tiga Terobosan Layanan, Pemutakhiran Data hingga Aktivasi IKD

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:55 WIB

Pemkab Sumenep Jawab Kritik Tujuh Fraksi DPRD, APBD Sumenep 2027 Fokus Pemerataan Pembangunan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:43 WIB

Disperkimhub Sumenep Targetkan 118 Titik PJU Baru, Pemeliharaan Lampu Tertutup Pohon Jadi Sorotan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:28 WIB

Berani Mekar BPRS Bhakti Sumekar, Solusi Permodalan bagi Pedagang UMKM Pasar

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:34 WIB

Satresnarkoba Polresta Sumenep Amankan Dua Pria dalam Kasus Sabu di Saronggi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:53 WIB

DPRD Sumenep Bahas RAPBD 2027, Belanja Daerah Direncanakan Tembus Rp1,99 Triliun

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:21 WIB

Pemkab Sumenep dan Polresta Siapkan Penertiban Parkir serta Jam Operasional Truk

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:49 WIB

DLH Sumenep Perketat Pengawasan Sampah dan Limbah Cair SPPG, Puluhan Lokasi Diperiksa

Berita Terbaru