Bappeda Sumenep Ajak Mahasiswa Kawal Pembangunan Daerah

- Pewarta

Minggu, 29 Juni 2025 - 17:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, Salam News. Id – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumenep mengajak mahasiswa untuk aktif mengawal jalannya pembangunan daerah secara partisipatif dan kritis. Ajakan ini disampaikan langsung oleh Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, dalam Kongres VI Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sumenep, Minggu (29/6).

Kegiatan yang digelar di Institut Kariman Wirayuda (INKADHA) tersebut menjadi ajang penting diskusi mahasiswa dengan pemerintah terkait arah pembangunan daerah. Dalam kesempatan itu, Arif menekankan bahwa mahasiswa merupakan elemen penting dalam proses perencanaan dan evaluasi pembangunan di Kabupaten Sumenep.

Menurutnya, mahasiswa sebagai kelompok terdidik memiliki tanggung jawab moral dan intelektual untuk ikut mengawal kebijakan publik. “Mahasiswa merupakan aset berharga bagi pembangunan. Peran aktif mereka sangat diperlukan untuk kemajuan Sumenep,” ujar Arif dalam paparannya.

Ia menambahkan bahwa ide dan masukan dari mahasiswa sangat bermanfaat dalam merumuskan arah kebijakan pembangunan yang tepat sasaran. Lebih jauh, Arif memaparkan bahwa saat ini pemerintah daerah sedang menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) terbaru.

Baca Juga :  DPRD Sumenep Tetapkan 31 Raperda 2026, Arah Kebijakan Daerah Kian Terarah

RPJMD tersebut kini tengah dibahas oleh Panitia Khusus (Pansus) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep untuk penyempurnaan. “Saya berharap mahasiswa bisa memahami arah kebijakan pembangunan, baik di pusat, provinsi, maupun daerah,” terang Arif Firmanto.

Ia menilai penting bagi mahasiswa untuk mengetahui arah prioritas pembangunan lima tahun ke depan agar bisa mengawal pelaksanaannya. Dengan begitu, mahasiswa tidak hanya mengkritisi, tapi juga ikut berkontribusi dalam memberikan solusi dan masukan konstruktif.

Menurut Arif, sinergi antara mahasiswa dan pemerintah sangat diperlukan untuk menciptakan pembangunan yang berkelanjutan dan berkeadilan. Mahasiswa bisa jadi jembatan antara masyarakat dan pemerintah dalam menyampaikan aspirasi dan kebutuhan yang riil,” lanjutnya.

Selain itu, keterlibatan mahasiswa dalam agenda-agenda strategis juga dapat meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pemerintahan daerah. Kongres VI Aliansi BEM Sumenep ini sendiri mengangkat tema “Merawat Nalar Kritis Mahasiswa dalam Menakar Kebijakan Publik: Demokrasi atau Sekedar Aksi?”

Baca Juga :  Penemuan Bayi di Kebun Jati Desa Namplong Kecamatan Gayam Sumenep

Tema tersebut menunjukkan kepedulian mahasiswa terhadap arah kebijakan publik serta pentingnya menjaga sikap kritis dalam kehidupan demokrasi. Acara ini diikuti oleh berbagai perwakilan mahasiswa dari perguruan tinggi di Sumenep dan berlangsung secara interaktif dan dinamis.

Para peserta terlihat antusias berdiskusi dan menyampaikan pandangan mereka tentang tantangan dan peluang pembangunan di daerah. Forum ini menjadi ruang strategis untuk mempertemukan pemikiran antara mahasiswa dengan pihak pemerintah secara langsung.

Dalam penutupan, Arif kembali menekankan pentingnya kolaborasi antara pemuda, khususnya mahasiswa, dengan semua pemangku kepentingan pembangunan. “Kami membuka ruang seluas-luasnya bagi mahasiswa untuk berdialog dan ikut dalam proses pembangunan daerah,” pungkasnya.

Melalui forum seperti ini, diharapkan tumbuh semangat partisipasi dan tanggung jawab bersama dalam membangun Kabupaten Sumenep lebih baik.(Red/*)

Berita Terkait

Ketua DPRD Sumenep Soroti Tanggung Jawab Moral Santri dalam Dunia Politik
Hari Santri Nasional 2026, Bupati Sumenep Tekankan Pentingnya Ilmu dan Akhlak
Empat Hari Berpakaian Santri, Disdik Sumenep Tanamkan Karakter dan Semangat Perjuangan
Sidak Masih Temukan ASN Tak Disiplin, Wabup Sumenep Tegaskan Pentingnya Pembinaan
Bupati Fauzi Apresiasi Kementerian Pariwisata, Festival Tong-tong Sumenep Perkuat Promosi Budaya Daerah
125 Anak Sumenep Unjuk Kreativitas Lewat Lomba Mewarnai Tugu Keris
Disdukcapil Sumenep Siapkan Tiga Terobosan Layanan, Pemutakhiran Data hingga Aktivasi IKD
Gol Tunggal Antar Kecamatan Kota Sumenep ke Babak Berikutnya Piala AF Sport U-17

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Ketua DPRD Sumenep Soroti Tanggung Jawab Moral Santri dalam Dunia Politik

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:04 WIB

Hari Santri Nasional 2026, Bupati Sumenep Tekankan Pentingnya Ilmu dan Akhlak

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:28 WIB

Empat Hari Berpakaian Santri, Disdik Sumenep Tanamkan Karakter dan Semangat Perjuangan

Senin, 19 Oktober 2026 - 10:24 WIB

Sidak Masih Temukan ASN Tak Disiplin, Wabup Sumenep Tegaskan Pentingnya Pembinaan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Bupati Fauzi Apresiasi Kementerian Pariwisata, Festival Tong-tong Sumenep Perkuat Promosi Budaya Daerah

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Disdukcapil Sumenep Siapkan Tiga Terobosan Layanan, Pemutakhiran Data hingga Aktivasi IKD

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:19 WIB

Gol Tunggal Antar Kecamatan Kota Sumenep ke Babak Berikutnya Piala AF Sport U-17

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:55 WIB

Pemkab Sumenep Jawab Kritik Tujuh Fraksi DPRD, APBD Sumenep 2027 Fokus Pemerataan Pembangunan

Berita Terbaru