BPRS Bhakti Sumekar Gelar Talk Show Inklusi Keuangan Syariah di Pendopo Keraton Sumenep

- Pewarta

Selasa, 14 April 2026 - 11:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, Salam News. Id – Bank Perekonomian Rakyat Syariah(BPRS) Sumekar Sumenep menggelar talk show inklusi keuangan syariah di pendopo agung keraton sumenep selasa 2026. Kegiatan ini bertujuan memperluas pemahaman masyarakat terhadap layanan keuangan syariah sekaligus meningkatkan akses publik secara inklusif berkelanjutan dan merata luas.

Direktur utama BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar menyampaikan kegiatan ini menjadi momentum penting memperkuat peran lembaga keuangan syariah dekat masyarakat. Ia menegaskan pentingnya meningkatkan kepercayaan publik terhadap BPR syariah di tengah kondisi ekonomi yang masih dalam tahap pemulihan nasional ini

Melalui kegiatan tersebut diharapkan BPR syariah semakin berperan sebagai wadah penguatan inklusi keuangan syariah bagi masyarakat luas secara nyata berkelanjutan. Fajar menjelaskan saat ini BPR syariah berada di bawah koordinasi BMS dengan jumlah sekitar seratus enam puluh lima unit nasional.

Dari jumlah tersebut sebanyak dua puluh enam unit berada di wilayah jawa timur yang terus berkembang melayani masyarakat daerah setempat. Ke depan lembaga ini diharapkan mampu menjangkau lebih banyak masyarakat terutama pelaku usaha kecil menengah yang membutuhkan akses pembiayaan syariah.

Menurut Fajar konsep keuangan syariah sebenarnya bukan hal baru bagi masyarakat indonesia karena nilai muamalah telah lama dipraktikkan luas sehari. Ia mencontohkan praktik bagi hasil dalam sektor peternakan dan pertanian sebagai bukti prinsip syariah dekat dengan kehidupan masyarakat sejak lama.

Baca Juga :  Bupati Sumenep Minta PT Garam Lebih Fleksibel Terkait Penanganan Banjir

Sistem tersebut mencerminkan keadilan dalam pembagian keuntungan antara pihak yang terlibat sehingga memberikan manfaat bersama tanpa merugikan salah satu pihak. Fajar menambahkan ekonomi syariah hadir sebagai alternatif di tengah sistem ekonomi global yang cenderung kapitalistik dan kurang merata distribusinya kini.

Melalui pendekatan syariah keseimbangan antara kebebasan usaha dan pemerataan sosial dapat diwujudkan dengan prinsip keadilan etika serta kebermanfaatan bersama luas. Pendekatan tersebut diharapkan mampu menjawab tantangan ekonomi modern sekaligus memberikan solusi yang lebih manusiawi dan berorientasi kesejahteraan masyarakat luas berkelanjutan.

Dalam kesempatan itu pihaknya juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat mendukung terselenggaranya kegiatan talk show tersebut dengan baik. Ucapan terima kasih disampaikan kepada jajaran pimpinan BPRS serta tamu undangan yang hadir berpartisipasi aktif dalam diskusi inklusi keuangan syariah.

Kegiatan tersebut digelar di gedung bersejarah pendopo agung keraton sumenep yang menjadi bagian penting perjalanan panjang sejarah budaya daerah setempat. Suasana acara semakin meriah dengan penampilan seni budaya lokal yang menampilkan kekayaan tradisi masyarakat sumenep kepada para peserta yang hadir.

Baca Juga :  Gebyar Vaksinasi Massal di Rubaru Sumenep, Target 25 Ribu Penduduk

Peserta yang hadir berasal dari berbagai kalangan termasuk pelaku usaha masyarakat umum dan pemangku kepentingan yang tertarik keuangan syariah modern. Diskusi berlangsung interaktif membahas pentingnya literasi dan inklusi keuangan syariah sebagai langkah strategis meningkatkan kesejahteraan masyarakat daerah secara menyeluruh.

Selain itu kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi untuk mengenalkan produk layanan perbankan syariah yang aman transparan dan sesuai prinsip. Masyarakat diharapkan semakin memahami manfaat menggunakan layanan keuangan syariah yang tidak hanya menguntungkan tetapi juga sesuai nilai keislaman sehari hari.

Dengan meningkatnya pemahaman tersebut diharapkan kepercayaan publik terhadap lembaga keuangan syariah terus tumbuh dan memperkuat ekonomi daerah secara signifikan berkelanjutan. Kegiatan ini diharapkan mampu mendorong terciptanya sistem ekonomi yang lebih tangguh menghadapi tantangan global serta perubahan dinamika pasar modern saat.

Pada akhirnya inklusi keuangan syariah diharapkan menjadi solusi nyata dalam membangun perekonomian sumenep yang adil mandiri dan berkelanjutan bagi masyarakat.(Red)

Berita Terkait

Disdukcapil Sumenep Siapkan Tiga Terobosan Layanan, Pemutakhiran Data hingga Aktivasi IKD
Pemkab Sumenep Jawab Kritik Tujuh Fraksi DPRD, APBD Sumenep 2027 Fokus Pemerataan Pembangunan
Disperkimhub Sumenep Targetkan 118 Titik PJU Baru, Pemeliharaan Lampu Tertutup Pohon Jadi Sorotan
Berani Mekar BPRS Bhakti Sumekar, Solusi Permodalan bagi Pedagang UMKM Pasar
Satresnarkoba Polresta Sumenep Amankan Dua Pria dalam Kasus Sabu di Saronggi
DPRD Sumenep Bahas RAPBD 2027, Belanja Daerah Direncanakan Tembus Rp1,99 Triliun
Pemkab Sumenep dan Polresta Siapkan Penertiban Parkir serta Jam Operasional Truk
Tim Kota Sumenep Tumbangkan AF Sport Batuan 3-1 pada Laga Pembuka Turnamen U-17

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Disdukcapil Sumenep Siapkan Tiga Terobosan Layanan, Pemutakhiran Data hingga Aktivasi IKD

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:55 WIB

Pemkab Sumenep Jawab Kritik Tujuh Fraksi DPRD, APBD Sumenep 2027 Fokus Pemerataan Pembangunan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:43 WIB

Disperkimhub Sumenep Targetkan 118 Titik PJU Baru, Pemeliharaan Lampu Tertutup Pohon Jadi Sorotan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:28 WIB

Berani Mekar BPRS Bhakti Sumekar, Solusi Permodalan bagi Pedagang UMKM Pasar

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:34 WIB

Satresnarkoba Polresta Sumenep Amankan Dua Pria dalam Kasus Sabu di Saronggi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:53 WIB

DPRD Sumenep Bahas RAPBD 2027, Belanja Daerah Direncanakan Tembus Rp1,99 Triliun

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:21 WIB

Pemkab Sumenep dan Polresta Siapkan Penertiban Parkir serta Jam Operasional Truk

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:39 WIB

Tim Kota Sumenep Tumbangkan AF Sport Batuan 3-1 pada Laga Pembuka Turnamen U-17

Berita Terbaru