Cerdas Finansial Sejak Dini: BPRS Bhakti Sumekar & JMSI Gelar Seminar Literasi untuk Pelajar Sumenep

- Pewarta

Sabtu, 13 September 2025 - 18:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, Salam News. Id – Bank BPRS Bhakti Sumekar berkolaborasi dengan Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kabupaten Sumenep menggelar Seminar Literasi Keuangan, Sabtu (13/09/2025). Kegiatan tersebut dilaksanakan di Yayasan Pondok Pesantren Al-Ittihad, Desa Lembung Timur, Kecamatan Lenteng, dan disambut antusias peserta.

Peserta seminar berasal dari kalangan pelajar tingkat SMP hingga SMA sederajat yang ingin memahami pentingnya kecerdasan finansial sejak usia muda. Tujuan utama seminar adalah menanamkan kebiasaan pengelolaan keuangan secara bijak agar generasi muda lebih siap menghadapi masa depan.

Direktur Bank BPRS Bhakti Sumekar, Hairul Fajar, melalui Kepala Divisi Funding, Ida Sofiyati, menegaskan pentingnya literasi keuangan sejak dini. Menurut Ida, pelajar harus mulai belajar mengelola uang sebagai langkah awal membangun masa depan finansial yang lebih stabil.

Literasi keuangan bukan hanya teori semata, melainkan harus diwujudkan dalam praktik nyata dalam kehidupan sehari-hari siswa. Kebiasaan mengelola keuangan dengan disiplin sejak dini, menurutnya, akan membentuk karakter yang siap menghadapi tantangan ekonomi.

Baca Juga :  Wabub Sumenep Hadiri Workshop Coaching Business di Aula Arya Wiraraja

“Adik-adik perlu membiasakan diri menabung sejak sekarang, agar lebih mandiri, bertanggung jawab, dan siap menyongsong masa depan,” ujarnya. Ia menjelaskan bahwa kebiasaan menabung bisa dimulai dari nominal kecil, namun membawa dampak besar terhadap sikap finansial ke depan.

Dalam sesi penyampaian materi, Ida juga mengenalkan produk-produk perbankan yang ramah untuk kalangan pelajar dan mudah diakses. Produk yang diperkenalkan antara lain Tabungan Simpanan Pelajar (Simpel), Kejar (Satu Rekening Satu Pelajar), dan Berani Simpel.

Ketiga program ini dirancang untuk memudahkan siswa memiliki rekening sendiri dengan fasilitas yang aman dan bebas potongan bulanan. Ida menerangkan, program Simpel memungkinkan siswa mulai menabung hanya dengan Rp1.000, sangat terjangkau untuk pelajar dari semua kalangan.

Manfaat lainnya, tabungan dijamin LPS, diawasi OJK, serta tidak dikenakan biaya administrasi bulanan yang memberatkan nasabah. “Semakin rajin menabung, semakin besar bonusnya. Kami ingin anak-anak tahu bahwa menabung bisa dimulai dari langkah kecil,” jelasnya.

Program ini bertujuan memberikan pengalaman langsung pada pelajar agar paham nilai uang dan belajar mengelola keuangan sejak dini. Selain memperkenalkan produk, seminar juga memberi edukasi pentingnya merencanakan pengeluaran dan kebutuhan secara bijak serta terukur.

Baca Juga :  Gerhana Bulan Total 2025: Fenomena Langka Terlihat Jelas dari Seluruh Indonesia

Kebiasaan merencanakan kebutuhan, menurut Ida, adalah fondasi bagi generasi muda agar tidak hanya pintar akademik tapi juga bijak finansial. Ia menegaskan bahwa pendidikan keuangan harus dimulai sejak usia sekolah untuk menumbuhkan sikap tanggung jawab dan kedisiplinan.

“Kalau tidak dimulai dari sekarang, kapan lagi? Peluang belajar seperti ini harus dimanfaatkan semaksimal mungkin,” tambahnya. Ketua JMSI Kabupaten Sumenep, Supanji, mengatakan media memiliki tanggung jawab lebih dari sekadar menyampaikan informasi kepada publik.

Menurut Supanji, media juga merupakan agen edukasi yang berperan aktif mendukung literasi di berbagai bidang, termasuk keuangan. Ia menyambut baik kolaborasi dengan BPRS Bhakti Sumekar dalam mendorong gerakan literasi finansial untuk generasi muda Sumenep. “Dengan sinergi media, perbankan, dan pendidikan, kita bisa melahirkan generasi cerdas finansial sekaligus melek informasi,” pungkasnya.(**/Red)

Berita Terkait

Disdukcapil Sumenep Siapkan Tiga Terobosan Layanan, Pemutakhiran Data hingga Aktivasi IKD
Disperkimhub Sumenep Targetkan 118 Titik PJU Baru, Pemeliharaan Lampu Tertutup Pohon Jadi Sorotan
Berani Mekar BPRS Bhakti Sumekar, Solusi Permodalan bagi Pedagang UMKM Pasar
Pemkab Sumenep dan Polresta Siapkan Penertiban Parkir serta Jam Operasional Truk
DLH Sumenep Perketat Pengawasan Sampah dan Limbah Cair SPPG, Puluhan Lokasi Diperiksa
Istighasah 1.000 Warga Madura di Yogyakarta, KMY Desak Polisi Hentikan Proses Hukum Pengurus Paguyuban
Tim Kota Sumenep Tumbangkan AF Sport Batuan 3-1 pada Laga Pembuka Turnamen U-17
Potensi 180 Pesawat N219, Peluang Indonesia Memperkuat Industri Dirgantara

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Disdukcapil Sumenep Siapkan Tiga Terobosan Layanan, Pemutakhiran Data hingga Aktivasi IKD

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:43 WIB

Disperkimhub Sumenep Targetkan 118 Titik PJU Baru, Pemeliharaan Lampu Tertutup Pohon Jadi Sorotan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:28 WIB

Berani Mekar BPRS Bhakti Sumekar, Solusi Permodalan bagi Pedagang UMKM Pasar

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:21 WIB

Pemkab Sumenep dan Polresta Siapkan Penertiban Parkir serta Jam Operasional Truk

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:49 WIB

DLH Sumenep Perketat Pengawasan Sampah dan Limbah Cair SPPG, Puluhan Lokasi Diperiksa

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:42 WIB

Istighasah 1.000 Warga Madura di Yogyakarta, KMY Desak Polisi Hentikan Proses Hukum Pengurus Paguyuban

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:39 WIB

Tim Kota Sumenep Tumbangkan AF Sport Batuan 3-1 pada Laga Pembuka Turnamen U-17

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:24 WIB

Potensi 180 Pesawat N219, Peluang Indonesia Memperkuat Industri Dirgantara

Berita Terbaru