Empat Hari Berpakaian Santri, Disdik Sumenep Tanamkan Karakter dan Semangat Perjuangan

- Pewarta

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, Salam News. Id – Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep mengajak pelajar meneladani perjuangan santri melalui kebijakan mengenakan pakaian santri di sekolah masing-masing selama empat hari. Kebijakan tersebut berlaku mulai 19 hingga 22 Oktober 2026, sebagai bagian dari peringatan Hari Santri Nasional sekaligus penguatan karakter generasi muda.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Moh. Ikhsan, menjelaskan bahwa pihaknya telah menerbitkan surat edaran kepada seluruh lembaga pendidikan di bawah naungannya. Melalui kebijakan tersebut, para siswa diharapkan memahami bahwa semangat santri tidak sekadar tercermin melalui pakaian, tetapi juga perilaku sehari-hari.

Ikhsan menyampaikan, ketentuan mengenakan pakaian santri berlaku selama empat hari berturut-turut, sebelum siswa kembali menggunakan seragam seperti biasanya. Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan nilai-nilai kesantrian kepada pelajar sejak usia dini.

Menurutnya, Hari Santri Nasional harus dimaknai sebagai momentum memperkuat semangat belajar, membangun karakter, serta mempersiapkan generasi penerus bangsa yang berkualitas. Ikhsan menilai, siswa dan santri mempunyai tanggung jawab yang sama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia untuk menghadapi tantangan masa depan.

Baca Juga :  Ketua PPS Desa Matanair Lantik 14 Anggota PANTARLIH

Karena itu, peringatan Hari Santri di lingkungan sekolah diharapkan mampu memberikan pemahaman mengenai pentingnya pendidikan dan kontribusi generasi muda. Ia berharap para pelajar tidak hanya mengejar prestasi akademik, tetapi juga mengembangkan sikap positif dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Semangat santri, lanjutnya, perlu diwujudkan melalui kedisiplinan, kesungguhan menuntut ilmu, penghormatan kepada guru, serta kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Menurut Ikhsan, pembentukan karakter merupakan bagian penting dalam proses pendidikan agar generasi muda mampu menghadapi perkembangan zaman dengan bijaksana.

Dengan demikian, siswa diharapkan tumbuh menjadi pribadi yang berpengetahuan, berakhlak baik, dan memiliki kepedulian terhadap pembangunan daerah maupun nasional. Ia juga mengingatkan bahwa kemajuan bangsa membutuhkan sumber daya manusia yang memiliki kemampuan, integritas, serta semangat pengabdian dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui peringatan tersebut, sekolah diharapkan menjadi ruang pembelajaran yang tidak hanya mengembangkan kecerdasan, tetapi juga menanamkan nilai moral dan tanggung jawab. Selain penerapan kebijakan berpakaian santri, Dinas Pendidikan Sumenep turut menyiapkan agenda upacara untuk memperingati Hari Santri Nasional pada 22 Oktober 2026.

Baca Juga :  Menyambut Hari Santri 2022 Pengurus Dewan Kesenian Sumenep (DKS) Akan Menyelenggarakan Pagelaran Seni

Ikhsan dijadwalkan menjadi pembina upacara di SMP Negeri 1 Kalianget pada Kamis, 22 Oktober 2026, sebagai bagian dari rangkaian peringatan. Setelah kegiatan tersebut, ia akan melanjutkan agenda dengan mengikuti rangkaian upacara Hari Santri Nasional di lokasi yang telah ditentukan.

Ia berharap seluruh kegiatan peringatan dapat berlangsung dengan baik serta memberikan manfaat bagi pelajar, tenaga pendidik, dan lingkungan pendidikan. Peringatan Hari Santri Nasional di sekolah, menurutnya, perlu menjadi kesempatan untuk memperkuat kebersamaan sekaligus menumbuhkan penghargaan terhadap perjuangan para santri.

Nilai perjuangan tersebut dapat diterapkan melalui semangat menuntut ilmu, menjaga persatuan, menghormati perbedaan, dan berkontribusi positif bagi masyarakat. Dinas Pendidikan Sumenep berharap kebijakan ini tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, melainkan mampu membentuk kebiasaan baik yang diterapkan siswa secara berkelanjutan.

Dengan meneladani semangat santri, generasi muda diharapkan mampu mempersiapkan diri menjadi sumber daya manusia unggul yang berperan aktif membangun negeri.(W)

Berita Terkait

Sidak Masih Temukan ASN Tak Disiplin, Wabup Sumenep Tegaskan Pentingnya Pembinaan
Bupati Fauzi Apresiasi Kementerian Pariwisata, Festival Tong-tong Sumenep Perkuat Promosi Budaya Daerah
125 Anak Sumenep Unjuk Kreativitas Lewat Lomba Mewarnai Tugu Keris
Disdukcapil Sumenep Siapkan Tiga Terobosan Layanan, Pemutakhiran Data hingga Aktivasi IKD
Gol Tunggal Antar Kecamatan Kota Sumenep ke Babak Berikutnya Piala AF Sport U-17
Pemkab Sumenep Jawab Kritik Tujuh Fraksi DPRD, APBD Sumenep 2027 Fokus Pemerataan Pembangunan
Disperkimhub Sumenep Targetkan 118 Titik PJU Baru, Pemeliharaan Lampu Tertutup Pohon Jadi Sorotan
Berani Mekar BPRS Bhakti Sumekar, Solusi Permodalan bagi Pedagang UMKM Pasar

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:28 WIB

Empat Hari Berpakaian Santri, Disdik Sumenep Tanamkan Karakter dan Semangat Perjuangan

Senin, 19 Oktober 2026 - 10:24 WIB

Sidak Masih Temukan ASN Tak Disiplin, Wabup Sumenep Tegaskan Pentingnya Pembinaan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Bupati Fauzi Apresiasi Kementerian Pariwisata, Festival Tong-tong Sumenep Perkuat Promosi Budaya Daerah

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:23 WIB

125 Anak Sumenep Unjuk Kreativitas Lewat Lomba Mewarnai Tugu Keris

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Disdukcapil Sumenep Siapkan Tiga Terobosan Layanan, Pemutakhiran Data hingga Aktivasi IKD

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:55 WIB

Pemkab Sumenep Jawab Kritik Tujuh Fraksi DPRD, APBD Sumenep 2027 Fokus Pemerataan Pembangunan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:43 WIB

Disperkimhub Sumenep Targetkan 118 Titik PJU Baru, Pemeliharaan Lampu Tertutup Pohon Jadi Sorotan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:28 WIB

Berani Mekar BPRS Bhakti Sumekar, Solusi Permodalan bagi Pedagang UMKM Pasar

Berita Terbaru