Potensi Wisata dan UMKM Arjasa Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Kepulauan

- Pewarta

Jumat, 28 Agustus 2026 - 12:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, Salam News. Id – Kecamatan Arjasa, Kabupaten Sumenep, memiliki potensi wisata dan produk UMKM besar yang dinilai belum maksimal dikembangkan menjadi kekuatan ekonomi masyarakat. Hal itu disampaikan Camat Arjasa Subiyakto saat mengunjungi Stand Desa Wisata Kecamatan Arjasa dalam Festival Culture Festival, Jumat (28/8/2026) malam.

Kegiatan tersebut berlangsung di Stadion A. Yani Sumenep dan menjadi ruang promosi berbagai potensi unggulan masyarakat dari wilayah kepulauan secara luas. Beragam produk masyarakat dipamerkan, mulai manisan berbahan kerang, dodol khas Arjasa, olahan melon, ikan kering, terasi, hingga kue.

Selain makanan, stand tersebut juga menampilkan olahan jahe atau limungso serta sejumlah kerajinan tangan hasil kreativitas masyarakat setempat. Menurut Subiyakto, produk yang dipamerkan bukan sekadar pajangan, karena hampir seluruhnya merupakan hasil produksi masyarakat secara mandiri.

Sebagian besar usaha tersebut masih berbasis keluarga dengan kapasitas produksi terbatas, kemudian hasilnya dijual kepada masyarakat dan wisatawan. “Kami tampung semuanya untuk dipasarkan di pasar wisata,” ujar Subiyakto ketika menjelaskan upaya mendorong pemasaran produk lokal masyarakat Arjasa.

Ia menilai kondisi tersebut menunjukkan masyarakat memiliki kemampuan menghasilkan berbagai komoditas yang berpotensi mempunyai nilai ekonomi cukup tinggi. Namun, pengembangan produk lokal masih membutuhkan dukungan, terutama dalam pemasaran, pengemasan, pengembangan usaha, serta perluasan akses pasar.

Baca Juga :  Pj Kepala Desa Matanair Menyalurkan BLT DD Triwulan Pertama

Harga produk yang relatif murah, berkisar Rp10 ribu hingga di bawah Rp20 ribu, menjadi daya tarik bagi konsumen. Subiyakto menegaskan pengembangan UMKM harus berjalan beriringan dengan sektor pariwisata agar aktivitas ekonomi masyarakat ikut tumbuh bersama.

Menurutnya, pariwisata tidak hanya mengenai destinasi, tetapi juga bagaimana keberadaan wisata mampu menggerakkan ekonomi masyarakat sekitar secara langsung. Kecamatan Arjasa memiliki 19 desa dengan karakteristik serta potensi berbeda yang dapat dikembangkan menjadi daya tarik wisata.

Beberapa potensi tersebut antara lain mercusuar, pasir putih, serta sektor pertanian yang dinilai cukup besar untuk dikembangkan. Namun, berbagai potensi itu belum banyak disentuh dan dikemas secara serius menjadi destinasi wisata yang menarik dan berkelanjutan.

Salah satu potensi unik berada di Dusun Tembeng, Desa Buti, berupa budidaya melon yang berkembang secara khusus. Dari 19 desa di Kecamatan Arjasa, produksi melon tersebut saat ini baru berkembang di satu dusun saja.

Subiyakto menyebut budidaya melon berpotensi dikembangkan menjadi bagian dari wisata edukasi sekaligus memberikan nilai tambah bagi petani. Dengan pengelolaan tepat, wisata melon dapat memperkenalkan aktivitas pertanian sekaligus membuka peluang pemasaran produk lokal kepada pengunjung.

Baca Juga :  PC PMII Sumenep Gelar PKL Guna Mencetak Kader Mujtahid

Potensi mercusuar dan pasir putih juga dinilai memiliki peluang besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata unggulan Kecamatan Arjasa. Namun, pengelolaan sejumlah potensi tersebut hingga kini masih banyak bertumpu pada masyarakat sehingga dukungan pemerintah sangat diperlukan.

Subiyakto berharap pemerintah hadir lebih konkret untuk mendorong pemberdayaan UMKM dan pengembangan sektor wisata di wilayah kepulauan. Jarak wilayah kepulauan dengan daratan menjadi tantangan tersendiri sehingga penguatan UMKM diperlukan agar perekonomian masyarakat terus berkembang.

Ia juga mengajak putra daerah mengambil peran dalam mengemas potensi Arjasa agar mampu menjadi destinasi bernilai ekonomi. Menurutnya, Arjasa sangat luas dan memiliki banyak potensi yang dapat dikembangkan melalui kolaborasi masyarakat, pemerintah, serta generasi muda.

Jika dikelola serius, pengembangan wisata dan UMKM dapat meningkatkan pendapatan masyarakat, memperluas promosi produk, serta memperkuat ekonomi kepulauan. Karena itu, tantangan Arjasa bukan lagi soal potensi, melainkan bagaimana mengemas, mempromosikan, dan mengelolanya agar manfaat ekonomi benar-benar dirasakan masyarakat.(W/red)

Berita Terkait

Disdukcapil Sumenep Siapkan Tiga Terobosan Layanan, Pemutakhiran Data hingga Aktivasi IKD
Pemkab Sumenep Jawab Kritik Tujuh Fraksi DPRD, APBD Sumenep 2027 Fokus Pemerataan Pembangunan
Disperkimhub Sumenep Targetkan 118 Titik PJU Baru, Pemeliharaan Lampu Tertutup Pohon Jadi Sorotan
Berani Mekar BPRS Bhakti Sumekar, Solusi Permodalan bagi Pedagang UMKM Pasar
Satresnarkoba Polresta Sumenep Amankan Dua Pria dalam Kasus Sabu di Saronggi
DPRD Sumenep Bahas RAPBD 2027, Belanja Daerah Direncanakan Tembus Rp1,99 Triliun
Pemkab Sumenep dan Polresta Siapkan Penertiban Parkir serta Jam Operasional Truk
Tim Kota Sumenep Tumbangkan AF Sport Batuan 3-1 pada Laga Pembuka Turnamen U-17

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Disdukcapil Sumenep Siapkan Tiga Terobosan Layanan, Pemutakhiran Data hingga Aktivasi IKD

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:55 WIB

Pemkab Sumenep Jawab Kritik Tujuh Fraksi DPRD, APBD Sumenep 2027 Fokus Pemerataan Pembangunan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:43 WIB

Disperkimhub Sumenep Targetkan 118 Titik PJU Baru, Pemeliharaan Lampu Tertutup Pohon Jadi Sorotan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:28 WIB

Berani Mekar BPRS Bhakti Sumekar, Solusi Permodalan bagi Pedagang UMKM Pasar

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:34 WIB

Satresnarkoba Polresta Sumenep Amankan Dua Pria dalam Kasus Sabu di Saronggi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:53 WIB

DPRD Sumenep Bahas RAPBD 2027, Belanja Daerah Direncanakan Tembus Rp1,99 Triliun

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:21 WIB

Pemkab Sumenep dan Polresta Siapkan Penertiban Parkir serta Jam Operasional Truk

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:39 WIB

Tim Kota Sumenep Tumbangkan AF Sport Batuan 3-1 pada Laga Pembuka Turnamen U-17

Berita Terbaru