Tragedi Affan Kurniawan: Presiden Prabowo Serukan Keadilan dan Tanggung Jawab Aparat

- Pewarta

Jumat, 29 Agustus 2025 - 08:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Salam New. Id – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan duka mendalam atas wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojek online yang tewas saat demonstrasi. Affan menjadi korban setelah terlindas kendaraan taktis Brimob saat aksi unjuk rasa di Jakarta pada Kamis, 28 Agustus 2025.

Dalam pernyataan resmi, Prabowo mengaku sedih, prihatin, sekaligus kecewa atas insiden tragis yang menimpa warga sipil tersebut. Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak akan tinggal diam dan langsung memerintahkan penyelidikan menyeluruh terhadap kejadian tersebut.

“Saya atas nama pribadi dan pemerintah menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya atas kejadian yang sangat menyedihkan ini,” katanya. Prabowo juga mengkritik keras tindakan aparat yang dianggap berlebihan, dan meminta pertanggungjawaban sesuai hukum yang berlaku.

“Siapa pun aparat yang terbukti bersalah harus bertanggung jawab sesuai hukum. Ini tidak bisa ditoleransi,” tegas Presiden. Ia menegaskan bahwa negara harus hadir melindungi rakyat, dan setiap tindakan kekerasan berlebihan harus diselidiki secara tuntas.

Presiden juga menegaskan bahwa pemerintah akan memberikan perhatian penuh terhadap keluarga korban yang ditinggalkan. Pemerintah menjamin kehidupan orang tua dan saudara Affan, sebagai bentuk tanggung jawab dan empati atas tragedi ini.

Baca Juga :  Permodalan Syariah BPRS Bhakti Sumekar Percepat Pertumbuhan Ekonomi Lokal Lewat MBG

“Keluarga almarhum akan kami bantu sebaik mungkin. Mereka tidak sendirian dalam menghadapi masa sulit ini,” ujarnya. Prabowo juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi pihak-pihak yang ingin memperkeruh keadaan.

Ia menyebut bahwa aspirasi rakyat bisa dan harus disampaikan dengan cara yang damai dan sesuai dengan hukum berlaku. “Saya mengajak rakyat tetap bersatu. Jangan terjebak dalam provokasi. Mari jaga ketertiban dan persatuan bangsa kita,” tuturnya.

Rekaman video peristiwa tragis itu tersebar luas di media sosial, memicu gelombang kemarahan dan solidaritas publik. Banyak pihak mengecam tindakan aparat dan mendesak agar keadilan ditegakkan secepat mungkin oleh pemerintah dan Polri.

Organisasi masyarakat, aktivis, dan netizen ramai-ramai menuntut transparansi dan akuntabilitas dari lembaga penegak hukum. Menurut pengamat, kasus ini bisa memengaruhi kepercayaan publik terhadap pemerintah jika tidak ditangani secara terbuka.

Baca Juga :  Kepala Dinsos P3A Kabupaten Sumenep, Mengajak Seluruh Pelajar Mewaspadai Pengaruh Digitalisasi Di Era Milenial

Saat ini, Polri sedang melakukan investigasi internal. Hasilnya ditunggu publik dengan harapan tindakan tegas diambil. Presiden menegaskan bahwa proses hukum harus berjalan adil tanpa intervensi, demi menjaga kepercayaan rakyat terhadap negara.

Ia juga meminta seluruh aparat menjaga profesionalisme dan tidak bertindak di luar batas wewenang dalam menghadapi demonstran. Prabowo mengatakan, bangsa ini hanya akan kuat jika penegakan hukum berlaku adil untuk semua, tanpa pandang bulu.

Tragedi Affan menjadi pengingat bahwa perlindungan terhadap warga negara harus menjadi prioritas dalam sistem demokrasi. Dengan janji penyelidikan tuntas dan perhatian kepada korban, publik berharap tragedi serupa tak terulang lagi ke depan.

Pemerintah diminta serius mereformasi pendekatan pengamanan aksi agar menjunjung hak asasi dan keselamatan warga sipil. Kasus Affan kini menjadi sorotan nasional. Semua mata tertuju pada langkah konkret pemerintah dalam menangani tragedi ini.(Red)

Berita Terkait

Disdukcapil Sumenep Siapkan Tiga Terobosan Layanan, Pemutakhiran Data hingga Aktivasi IKD
Disperkimhub Sumenep Targetkan 118 Titik PJU Baru, Pemeliharaan Lampu Tertutup Pohon Jadi Sorotan
Pemkab Sumenep dan Polresta Siapkan Penertiban Parkir serta Jam Operasional Truk
DLH Sumenep Perketat Pengawasan Sampah dan Limbah Cair SPPG, Puluhan Lokasi Diperiksa
Istighasah 1.000 Warga Madura di Yogyakarta, KMY Desak Polisi Hentikan Proses Hukum Pengurus Paguyuban
Tim Kota Sumenep Tumbangkan AF Sport Batuan 3-1 pada Laga Pembuka Turnamen U-17
Potensi 180 Pesawat N219, Peluang Indonesia Memperkuat Industri Dirgantara
23 Tim SD Adu Kemampuan, Sumenep Mulai Bangun Regenerasi Pesepak Bola Muda

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Disdukcapil Sumenep Siapkan Tiga Terobosan Layanan, Pemutakhiran Data hingga Aktivasi IKD

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:43 WIB

Disperkimhub Sumenep Targetkan 118 Titik PJU Baru, Pemeliharaan Lampu Tertutup Pohon Jadi Sorotan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:21 WIB

Pemkab Sumenep dan Polresta Siapkan Penertiban Parkir serta Jam Operasional Truk

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:49 WIB

DLH Sumenep Perketat Pengawasan Sampah dan Limbah Cair SPPG, Puluhan Lokasi Diperiksa

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:42 WIB

Istighasah 1.000 Warga Madura di Yogyakarta, KMY Desak Polisi Hentikan Proses Hukum Pengurus Paguyuban

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:39 WIB

Tim Kota Sumenep Tumbangkan AF Sport Batuan 3-1 pada Laga Pembuka Turnamen U-17

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:24 WIB

Potensi 180 Pesawat N219, Peluang Indonesia Memperkuat Industri Dirgantara

Jumat, 2 Oktober 2026 - 22:11 WIB

23 Tim SD Adu Kemampuan, Sumenep Mulai Bangun Regenerasi Pesepak Bola Muda

Berita Terbaru