DLH Sumenep Perketat Pengawasan Sampah dan Limbah Cair SPPG, Puluhan Lokasi Diperiksa

- Pewarta

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, Salam News. Id – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sumenep memperketat pengawasan pengelolaan sampah dan limbah cair SPPG demi menjaga kelestarian lingkungan. Langkah tersebut dilakukan melalui koordinasi lintas wilayah, pemeriksaan kualitas air limbah, serta penataan sistem pengangkutan sampah menuju tempat pembuangan akhir.

Kepala DLH Sumenep, Anwar Syahroni Yusuf, AP., M.Si., menegaskan pengelolaan sampah harus menjadi tanggung jawab bersama seluruh pengelola SPPG. Menurutnya, kegiatan operasional pelayanan pemenuhan gizi perlu diimbangi dengan sistem pengelolaan lingkungan yang tertib, terukur, dan berkelanjutan.

Koordinasi bersama koordinator SPPG tingkat kabupaten hingga kecamatan terus diperkuat untuk membangun mekanisme pengelolaan sampah yang lebih efektif. Sistem tersebut mencakup pemilahan sampah sejak sumbernya, pemanfaatan kembali material yang masih berguna, serta penanganan residu secara tepat.

DLH mendorong sampah organik, khususnya sisa makanan, dimanfaatkan kembali sebagai pakan ternak apabila memenuhi persyaratan keamanan dan kelayakan penggunaannya. Sementara itu, sampah anorganik bernilai ekonomi perlu dipisahkan agar dapat disalurkan untuk proses daur ulang dan pemanfaatan lanjutan.

Melalui pola tersebut, volume sampah yang dibuang ke TPA diharapkan berkurang sehingga kapasitas tempat pembuangan akhir bisa dimanfaatkan lebih optimal.

Penataan Pengangkutan Sampah dan Peluang PAD

Selain mendorong pemilahan sampah, DLH Sumenep bersama koordinator SPPG menyiapkan penataan sistem pengangkutan agar pelayanan lebih terorganisasi. Pengaturan rute armada truk antarkecamatan menjadi perhatian untuk memastikan pengangkutan residu menuju TPA berjalan efektif, efisien, dan sesuai kebutuhan.

Baca Juga :  Sebanyak 760 Anak TK dan RA Antusias Mengikutin Lomba Mewarnai

Penataan pelayanan tersebut juga berpotensi mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui mekanisme pengelolaan sampah berdasarkan ketentuan yang berlaku. Skema pelayanan dapat dikaji dengan mempertimbangkan berat sampah atau tonase serta jumlah ritase pengangkutan, sesuai aturan retribusi daerah.

Dengan mekanisme yang jelas, pelayanan pengangkutan diharapkan semakin transparan sekaligus memberikan kepastian bagi pengelola SPPG yang menggunakan fasilitas tersebut.

Puluhan SPPG Diperiksa, Kualitas Limbah Cair Jadi Perhatian

Tidak hanya sampah padat, DLH Sumenep juga meningkatkan perhatian terhadap pengolahan limbah cair melalui Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). Petugas DLH telah mendatangi sekitar 60 SPPG untuk mengambil sampel air limbah sebagai bagian dari kegiatan pemeriksaan dan pengawasan lingkungan.

Pengambilan sampel dilakukan untuk mengetahui kondisi pengolahan limbah sekaligus memberikan arahan teknis mengenai perbaikan yang diperlukan pengelola. Keberadaan IPAL, menurut DLH, harus disertai pengoperasian yang benar dan pemantauan berkala agar kualitas air buangan tetap terjaga.

Instalasi yang tersedia tidak otomatis menjamin limbah telah memenuhi baku mutu apabila pengoperasian dan pemeliharaannya tidak dilaksanakan secara tepat. Karena itu, evaluasi berkala diperlukan untuk memastikan air limbah yang dilepaskan ke lingkungan memenuhi persyaratan sesuai ketentuan berlaku.

Baca Juga :  Revitalisasi Posyandu: Wujud Komitmen Sumenep Menuju Pelayanan Publik yang Lebih Terintegrasi

Pengawasan berkelanjutan diharapkan mampu mencegah potensi pencemaran sejak dini, terutama di sekitar lokasi operasional SPPG dan permukiman warga.

Wilayah Kepulauan Hadapi Tantangan Pengelolaan Sampah

Luasnya wilayah Kabupaten Sumenep yang meliputi daratan dan kepulauan menjadi tantangan tersendiri dalam pemerataan layanan pengelolaan sampah. Perbedaan kondisi geografis membuat kebutuhan sarana, prasarana, serta tenaga pengelola di setiap wilayah memerlukan penanganan yang disesuaikan.

Sebagai salah satu upaya, pemerintah daerah mulai mengoperasikan mesin pembakar sampah atau incinerator di wilayah Kepulauan Sapeken. Penambahan fasilitas serupa di kecamatan lain juga direncanakan pada tahun mendatang untuk memperkuat penanganan sampah di wilayah yang membutuhkan.

Namun, pengoperasian fasilitas tersebut tetap harus memenuhi standar teknis dan ketentuan perlindungan lingkungan guna mencegah munculnya pencemaran baru. DLH Sumenep berharap koordinasi, pengawasan IPAL, dan penataan pengangkutan residu mampu meningkatkan kedisiplinan pengelolaan lingkungan di seluruh SPPG. Sinergi pemerintah daerah, koordinator kecamatan, dan pengelola SPPG menjadi kunci mewujudkan lingkungan bersih, sehat, serta berkelanjutan di Sumenep.(W/Red)

Berita Terkait

Istighasah 1.000 Warga Madura di Yogyakarta, KMY Desak Polisi Hentikan Proses Hukum Pengurus Paguyuban
Tim Kota Sumenep Tumbangkan AF Sport Batuan 3-1 pada Laga Pembuka Turnamen U-17
Potensi 180 Pesawat N219, Peluang Indonesia Memperkuat Industri Dirgantara
23 Tim SD Adu Kemampuan, Sumenep Mulai Bangun Regenerasi Pesepak Bola Muda
Kekeringan Melanda Batuputih, TNI Salurkan Ribuan Liter Air Bersih untuk Warga
PWRI Sumenep Dorong Wartawan Terus Belajar dan Tingkatkan Kualitas Jurnalistik
Hari Kereta Api ke-81, Khofifah Dorong Layanan Makin Nyaman dan Keselamatan Diperkuat
GenRe Choice Awards 9.0 Sumenep 2026, Dua Remaja Torehkan Prestasi dan Bawa Program Inspiratif

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:49 WIB

DLH Sumenep Perketat Pengawasan Sampah dan Limbah Cair SPPG, Puluhan Lokasi Diperiksa

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:42 WIB

Istighasah 1.000 Warga Madura di Yogyakarta, KMY Desak Polisi Hentikan Proses Hukum Pengurus Paguyuban

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:39 WIB

Tim Kota Sumenep Tumbangkan AF Sport Batuan 3-1 pada Laga Pembuka Turnamen U-17

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:24 WIB

Potensi 180 Pesawat N219, Peluang Indonesia Memperkuat Industri Dirgantara

Jumat, 2 Oktober 2026 - 22:11 WIB

23 Tim SD Adu Kemampuan, Sumenep Mulai Bangun Regenerasi Pesepak Bola Muda

Rabu, 30 September 2026 - 16:08 WIB

Kekeringan Melanda Batuputih, TNI Salurkan Ribuan Liter Air Bersih untuk Warga

Rabu, 30 September 2026 - 16:00 WIB

PWRI Sumenep Dorong Wartawan Terus Belajar dan Tingkatkan Kualitas Jurnalistik

Senin, 28 September 2026 - 22:41 WIB

Hari Kereta Api ke-81, Khofifah Dorong Layanan Makin Nyaman dan Keselamatan Diperkuat

Berita Terbaru