Khofifah Optimalkan Pendampingan Psikososial bagi Warga Terdampak Gempa di Manggarai

- Pewarta

Selasa, 25 Agustus 2026 - 11:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MANGGARAI, Salam News. Id – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa hadir langsung di Manggarai, Nusa Tenggara Timur, meninjau penanganan warga terdampak gempa bumi setempat.Kehadiran Khofifah menjadi bentuk perhatian Pemerintah Provinsi Jawa Timur terhadap masyarakat yang masih menjalani masa pemulihan setelah bencana tersebut pascabencana.

Ia berharap tim layanan dukungan psikososial mampu mengoptimalkan pendampingan bagi warga, terutama kelompok rentan yang membutuhkan perhatian khusus lebih intensif. Kelompok rentan tersebut meliputi anak-anak dan lansia yang masih berada di lokasi pengungsian akibat kondisi pascagempa bumi selama pemulihan berlangsung.

Khofifah menyampaikan hal itu saat menyerahkan bantuan kemanusiaan Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama sejumlah dukungan CSR bagi masyarakat terdampak langsung. Penyerahan bantuan berlangsung di SD Inpres Robo, Desa Ranaka, Kecamatan Wae Ri’i, Kabupaten Manggarai, pada Minggu, 23 Agustus 2026 tersebut.

Menurut Khofifah, penanganan bencana tidak cukup hanya dengan memenuhi kebutuhan logistik bagi masyarakat yang terdampak langsung di lokasi pengungsian setempat. Layanan kesehatan dan pendampingan psikososial juga diperlukan untuk membantu warga menghadapi tekanan setelah mengalami peristiwa gempa bumi yang berat pascabencana.

Pemprov Jawa Timur sebelumnya telah mengirimkan tim Layanan Dukungan Psikososial atau LDP sebanyak lima orang ke lokasi bencana tersebut setempat. Tim tersebut telah berada selama tiga hari untuk memberikan pendampingan kepada warga terdampak, khususnya anak-anak dan lansia di pengungsian setempat.

Baca Juga :  Bupati Fauzi Terapkan Aturan Transportasi Ramah Lingkungan bagi ASN, Becak hingga Mobil Listrik Jadi Pilihan

Khofifah menjelaskan tim LDP bertugas memberikan penguatan, konseling, serta trauma healing kepada masyarakat yang membutuhkan dukungan psikologis selama masa pemulihan. Pendampingan tersebut diharapkan membantu warga mengurangi tekanan emosional serta membangun kembali rasa aman setelah menghadapi bencana yang mengguncang kehidupan mereka.

Khusus bagi lansia, pendampingan dilakukan dengan membantu menenangkan perasaan, mengurangi kepanikan, dan meredakan dampak stres pascabencana secara bertahap berkelanjutan. Tim psikososial juga menerapkan teknik defusing dan debriefing sebagai bagian penting dalam proses pendampingan kepada warga terdampak selama pengungsian pascabencana.

Teknik tersebut dilakukan untuk mencegah munculnya secondary trauma atau trauma lanjutan setelah masyarakat mengalami kejadian yang berat akibat gempa berkelanjutan. Pendekatan pendampingan memberikan ruang kepada lansia untuk menceritakan pengalaman sekaligus mengelola rasa takut setelah gempa terjadi secara perlahan bertahap.

Khofifah menegaskan proses pendampingan psikososial tidak dapat dilakukan hanya melalui satu kali pertemuan dengan masyarakat yang terdampak bencana secara berkelanjutan. Selama warga masih berada dalam situasi bencana dan pengungsian, dukungan psikososial perlu diberikan secara berkelanjutan sesuai kebutuhan mereka secara berkala.

Baca Juga :  Bupati Sumenep Lakukan Pengukuhan dan Perpanjangan BPD, Seluruh Desa Yang ada di Kabupaten Sumenep

Penguatan, konseling, dan trauma healing membutuhkan waktu agar anak-anak, orang dewasa, serta lansia kembali memiliki kekuatan menghadapi keadaan selama pemulihan. Selain psikososial, Khofifah memastikan kelompok lansia di pengungsian tetap memperoleh layanan kesehatan yang memadai selama masa pemulihan secara berkelanjutan.

Pemantauan kesehatan diperlukan karena lansia berada dalam kondisi pengungsian setelah menghadapi dampak gempa bumi yang cukup berat sebelumnya selama pemulihan. Pemprov Jawa Timur juga mengirimkan tujuh dokter ortopedi serta sepuluh dokter dan perawat untuk membantu pelayanan kesehatan di RSUD Ruteng.

Tenaga medis tersebut ditempatkan untuk mendukung pelayanan kesehatan masyarakat terdampak di RSUD Ruteng selama masa penanganan dan pemulihan secara berkelanjutan. Selain tenaga kesehatan, sebanyak empat belas jenis obat-obatan turut dikirim untuk memenuhi kebutuhan warga di lokasi pengungsian selama masa pemulihan.

Khofifah menilai penanganan bencana membutuhkan gotong royong pemerintah, tenaga kesehatan, relawan, dunia usaha, serta seluruh masyarakat sesuai kapasitas masing-masing bersama.(W/Red)

Berita Terkait

Kunjungi SMAN 2 Sumenep, Khofifah Serahkan Beasiswa Rp1 Juta bagi Siswa Kurang Mampu
DPRD Sumenep Bahas RAPBD 2027, Belanja Daerah Direncanakan Tembus Rp1,99 Triliun
HUT ke-81 Jatim, Khofifah Salurkan Beragam Bantuan Sosial dan Beasiswa Rp50 Miliar di Sumenep
Tiga Bulan Krisis Air, Bupati Sumenep Turun Langsung Salurkan Bantuan ke Warga Langsar
Sambut HUT ke-81 Jatim, Pemprov Berikan Enam Fasilitas Keringanan Pajak Kendaraan
Hari Tani Nasional 2026, Khofifah Apresiasi Petani Jatim sebagai Penjaga Ketahanan Pangan
Kemarau Panjang Melanda 24 Daerah, Khofifah Ajak Warga Perkuat Ikhtiar dan Doa
Pemkab Sumenep Siapkan 30 Hektare Lahan, KEK Tembakau Madura Mulai Dikonkretkan

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:44 WIB

Kunjungi SMAN 2 Sumenep, Khofifah Serahkan Beasiswa Rp1 Juta bagi Siswa Kurang Mampu

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:53 WIB

DPRD Sumenep Bahas RAPBD 2027, Belanja Daerah Direncanakan Tembus Rp1,99 Triliun

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:46 WIB

HUT ke-81 Jatim, Khofifah Salurkan Beragam Bantuan Sosial dan Beasiswa Rp50 Miliar di Sumenep

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:32 WIB

Tiga Bulan Krisis Air, Bupati Sumenep Turun Langsung Salurkan Bantuan ke Warga Langsar

Rabu, 30 September 2026 - 17:34 WIB

Sambut HUT ke-81 Jatim, Pemprov Berikan Enam Fasilitas Keringanan Pajak Kendaraan

Kamis, 24 September 2026 - 21:24 WIB

Hari Tani Nasional 2026, Khofifah Apresiasi Petani Jatim sebagai Penjaga Ketahanan Pangan

Sabtu, 19 September 2026 - 14:22 WIB

Kemarau Panjang Melanda 24 Daerah, Khofifah Ajak Warga Perkuat Ikhtiar dan Doa

Kamis, 17 September 2026 - 14:28 WIB

Pemkab Sumenep Siapkan 30 Hektare Lahan, KEK Tembakau Madura Mulai Dikonkretkan

Berita Terbaru