Hari Santri Nasional 2026, Bupati Sumenep Tekankan Pentingnya Ilmu dan Akhlak

- Pewarta

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, Salam News. Id – Ribuan santri mengikuti apel peringatan Hari Santri Nasional 2026 di halaman Kantor Pemerintah Kabupaten Sumenep, Kamis (22/10/2026), dengan penuh khidmat.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menegaskan pentingnya membentuk generasi santri yang berilmu, berakhlak mulia, berwawasan luas, serta mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”, peringatan tersebut menjadi momentum memperkuat peran santri dalam menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks.

Dalam amanatnya, Bupati Fauzi menyampaikan bahwa kecerdasan intelektual harus berjalan beriringan dengan pembentukan karakter, moral, dan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, ilmu pengetahuan tidak cukup hanya dikuasai, tetapi harus diamalkan untuk membantu sesama serta memberikan kontribusi positif bagi lingkungan dan pembangunan daerah.

“Ilmu harus seiring dan sejalan dengan akhlak, ibarat pohon tanpa buah. Ilmu harus memberi manfaat, bukan sekadar menjadi kebanggaan pribadi,” tegas Achmad Fauzi. Ia mengingatkan para santri agar terus meningkatkan kemampuan, memperluas wawasan, serta mengembangkan potensi diri melalui pendidikan, pengalaman, dan penguasaan ilmu pengetahuan.

Bupati menilai, keberhasilan seorang santri tidak semata-mata diukur melalui pencapaian akademik ataupun penguasaan ilmu agama, melainkan juga pengabdiannya kepada masyarakat. Karena itu, santri diharapkan mampu menerapkan pengetahuan yang dimiliki untuk menjawab berbagai persoalan sosial, sekaligus mendorong terciptanya kehidupan masyarakat yang lebih baik.

Baca Juga :  APBD Sumenep 2026 Disahkan, Pemerintah Daerah Komit Perkuat Efektivitas Belanja dan Pembangunan

Menurut Fauzi, generasi santri harus berani mengambil peran dalam perubahan zaman, bukan hanya menyaksikan perkembangan tanpa memberikan sumbangsih yang berarti bagi lingkungan sekitarnya. “Jadilah pribadi yang membawa manfaat. Kehadiran santri harus dirasakan melalui kebaikan dan kepedulian kepada sesama,” ujarnya di hadapan peserta apel.

Ia juga menekankan bahwa tanggung jawab santri tidak terbatas pada lingkungan pesantren, tetapi mencakup kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara secara luas. Santri memiliki peran penting dalam menjaga kerukunan, melestarikan kebudayaan, memperkuat nilai keagamaan, serta merawat persatuan di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.

Di tengah derasnya arus globalisasi, santri dituntut mampu mempertahankan identitas dan nilai luhur pesantren tanpa menutup diri terhadap perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan. Perpaduan kecerdasan, akhlak, kreativitas, serta kepedulian sosial menjadi bekal penting bagi generasi muda dalam menghadapi tantangan menuju Indonesia Emas 2045.

Bupati Fauzi berharap para santri mampu menjadi teladan dalam kehidupan sosial, sekaligus menghadirkan suasana damai melalui sikap toleran, kepedulian, dan semangat persaudaraan. “Santri harus menjadi penyejuk di tengah masyarakat, menjaga persatuan, dan ikut menghadirkan solusi atas berbagai persoalan,” pesannya dalam amanat peringatan Hari Santri Nasional tahun ini.

Baca Juga :  Bupati Sumenep: Kerapan Sapi Bukan Sekadar Balapan, Tapi Warisan Budaya

Apel tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Sumenep, Kapolresta, Dandim, Ketua DPRD, jajaran pengurus PCNU Sumenep, para kiai, pengasuh pondok pesantren, serta tokoh masyarakat setempat. Ribuan santri dari berbagai wilayah di Kabupaten Sumenep mengikuti kegiatan tersebut sebagai bentuk partisipasi dalam memperingati perjuangan santri sekaligus memperkuat komitmen pengabdian kepada bangsa.

Peringatan Hari Santri Nasional 2026 ditutup dengan doa bersama, disertai harapan agar nilai perjuangan, keikhlasan, dan pengabdian santri terus tumbuh dalam kehidupan masyarakat. Momentum tersebut menegaskan bahwa masa depan bangsa membutuhkan generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki integritas, kepedulian, dan tanggung jawab sosial.

Semangat Hari Santri diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial tahunan, melainkan diwujudkan melalui tindakan nyata dalam pendidikan, kehidupan sosial, pembangunan daerah, dan kemajuan Indonesia.(W)

Berita Terkait

Ketua DPRD Sumenep Soroti Tanggung Jawab Moral Santri dalam Dunia Politik
Empat Hari Berpakaian Santri, Disdik Sumenep Tanamkan Karakter dan Semangat Perjuangan
Sidak Masih Temukan ASN Tak Disiplin, Wabup Sumenep Tegaskan Pentingnya Pembinaan
Bupati Fauzi Apresiasi Kementerian Pariwisata, Festival Tong-tong Sumenep Perkuat Promosi Budaya Daerah
125 Anak Sumenep Unjuk Kreativitas Lewat Lomba Mewarnai Tugu Keris
Disdukcapil Sumenep Siapkan Tiga Terobosan Layanan, Pemutakhiran Data hingga Aktivasi IKD
Gol Tunggal Antar Kecamatan Kota Sumenep ke Babak Berikutnya Piala AF Sport U-17
Pemkab Sumenep Jawab Kritik Tujuh Fraksi DPRD, APBD Sumenep 2027 Fokus Pemerataan Pembangunan

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Ketua DPRD Sumenep Soroti Tanggung Jawab Moral Santri dalam Dunia Politik

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:04 WIB

Hari Santri Nasional 2026, Bupati Sumenep Tekankan Pentingnya Ilmu dan Akhlak

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:28 WIB

Empat Hari Berpakaian Santri, Disdik Sumenep Tanamkan Karakter dan Semangat Perjuangan

Senin, 19 Oktober 2026 - 10:24 WIB

Sidak Masih Temukan ASN Tak Disiplin, Wabup Sumenep Tegaskan Pentingnya Pembinaan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Bupati Fauzi Apresiasi Kementerian Pariwisata, Festival Tong-tong Sumenep Perkuat Promosi Budaya Daerah

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Disdukcapil Sumenep Siapkan Tiga Terobosan Layanan, Pemutakhiran Data hingga Aktivasi IKD

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:19 WIB

Gol Tunggal Antar Kecamatan Kota Sumenep ke Babak Berikutnya Piala AF Sport U-17

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:55 WIB

Pemkab Sumenep Jawab Kritik Tujuh Fraksi DPRD, APBD Sumenep 2027 Fokus Pemerataan Pembangunan

Berita Terbaru