Dinkes P2KB Sumenep Dorong WFH dan Jalan Kaki, Langkah Nyata Tekan Konsumsi BBM

- Pewarta

Rabu, 15 April 2026 - 05:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, Salam News. Id – Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana(Dinkes P2KB) Sumenep menerapkan Work From Home(WFH) untuk penghematan bahan bakar minyak. Kebijakan ini dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam menekan penggunaan BBM secara efektif dan berkelanjutan setiap waktu.

Langkah tersebut juga menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas energi sekaligus mengedukasi masyarakat tentang pentingnya penghematan bahan bakar minyak. Kepala Dinkes P2KB Sumenep drg Erllya Fardasah menyampaikan bahwa kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut dari instruksi pemerintah pusat.

Instruksi tersebut kemudian diteruskan kepada seluruh jajaran tenaga kesehatan di tingkat kabupaten hingga fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama seperti puskesmas. Semua elemen kesehatan diminta berpartisipasi aktif dalam mendukung program penghematan bahan bakar minyak yang sedang digalakkan pemerintah saat ini.

Menurut Ellya, kebijakan ini juga menjadi contoh nyata bagi masyarakat agar mulai membiasakan diri hidup hemat energi setiap hari. Ia menegaskan bahwa setiap hari Rabu dan Jumat ditetapkan sebagai hari khusus untuk melakukan penghematan penggunaan bahan bakar minyak.Selasa, (14/04/2026).

Baca Juga :  Ahmad Nawardi (Anggota MPR RI) Serap Aspirasi Tentang Amandemen Konstitusi UUD NRI 1945.

Pada hari tersebut, seluruh pegawai dianjurkan mengurangi penggunaan kendaraan bermotor saat berangkat ke kantor masing-masing. Sebagai gantinya, mereka didorong menggunakan sepeda atau berjalan kaki sebagai bentuk gaya hidup sehat sekaligus hemat energi.

Ellya menjelaskan bahwa kebiasaan tersebut tidak hanya berdampak pada penghematan BBM tetapi juga meningkatkan kesehatan tubuh secara keseluruhan. Menurutnya, bersepeda dan berjalan kaki merupakan aktivitas sederhana yang memberikan manfaat besar bagi kesehatan fisik dan mental.

Ia menambahkan bahwa perubahan pola pikir masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan program penghematan energi tersebut. Tanpa kesadaran individu, kebijakan pemerintah tidak akan berjalan maksimal dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan bersama.

Karena itu, pihaknya terus mengajak seluruh pegawai untuk menjadi contoh nyata dalam menerapkan gaya hidup sehat dan hemat energi. Ellya juga mengimbau pegawai yang tinggal dalam jarak dekat dari kantor agar memanfaatkan kesempatan berjalan kaki setiap hari.

Sementara bagi yang memiliki jarak tempuh lebih jauh sekitar lima kilometer dianjurkan menggunakan sepeda sebagai alternatif transportasi utama. Ia menegaskan bahwa kebijakan ini tidak bersifat memaksa, namun diharapkan menjadi kesadaran bersama seluruh pegawai kesehatan.

Baca Juga :  Bupati Sumenep Hadiri Prosesi Jamasan Pusaka Leluhur di Desa Aeng Tong-Tong, Kecamatan Saronggi

Dengan kebiasaan tersebut, diharapkan masyarakat dapat melihat langsung manfaat dari penghematan energi dan gaya hidup sehat. Selain itu, instruksi ini juga harus disampaikan kepada masyarakat luas agar semakin banyak yang ikut berpartisipasi aktif.

Para tenaga kesehatan diminta menyosialisasikan program tersebut melalui berbagai kesempatan pelayanan dan kegiatan di masyarakat. Langkah ini diharapkan mampu memperluas dampak positif kebijakan hingga ke tingkat keluarga dan lingkungan sekitar masyarakat.

Ellya menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan penghematan energi yang berkelanjutan. Menurutnya, perubahan kecil yang dilakukan secara konsisten akan memberikan dampak besar dalam jangka panjang bagi kehidupan bersama.

Dengan adanya program ini, diharapkan tercipta budaya hidup sehat, hemat energi, dan peduli terhadap lingkungan di masyarakat luas.(*/W)

Berita Terkait

Disdukcapil Sumenep Siapkan Tiga Terobosan Layanan, Pemutakhiran Data hingga Aktivasi IKD
Pemkab Sumenep Jawab Kritik Tujuh Fraksi DPRD, APBD Sumenep 2027 Fokus Pemerataan Pembangunan
Disperkimhub Sumenep Targetkan 118 Titik PJU Baru, Pemeliharaan Lampu Tertutup Pohon Jadi Sorotan
Berani Mekar BPRS Bhakti Sumekar, Solusi Permodalan bagi Pedagang UMKM Pasar
Satresnarkoba Polresta Sumenep Amankan Dua Pria dalam Kasus Sabu di Saronggi
DPRD Sumenep Bahas RAPBD 2027, Belanja Daerah Direncanakan Tembus Rp1,99 Triliun
Pemkab Sumenep dan Polresta Siapkan Penertiban Parkir serta Jam Operasional Truk
Tim Kota Sumenep Tumbangkan AF Sport Batuan 3-1 pada Laga Pembuka Turnamen U-17

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Disdukcapil Sumenep Siapkan Tiga Terobosan Layanan, Pemutakhiran Data hingga Aktivasi IKD

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:55 WIB

Pemkab Sumenep Jawab Kritik Tujuh Fraksi DPRD, APBD Sumenep 2027 Fokus Pemerataan Pembangunan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:43 WIB

Disperkimhub Sumenep Targetkan 118 Titik PJU Baru, Pemeliharaan Lampu Tertutup Pohon Jadi Sorotan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:28 WIB

Berani Mekar BPRS Bhakti Sumekar, Solusi Permodalan bagi Pedagang UMKM Pasar

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:34 WIB

Satresnarkoba Polresta Sumenep Amankan Dua Pria dalam Kasus Sabu di Saronggi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:53 WIB

DPRD Sumenep Bahas RAPBD 2027, Belanja Daerah Direncanakan Tembus Rp1,99 Triliun

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:21 WIB

Pemkab Sumenep dan Polresta Siapkan Penertiban Parkir serta Jam Operasional Truk

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:39 WIB

Tim Kota Sumenep Tumbangkan AF Sport Batuan 3-1 pada Laga Pembuka Turnamen U-17

Berita Terbaru