Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. Style dengan penangan "thickbox" telah dimasukkan ke dalam antrian dengan dependensi yang tidak terdaftar: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/saly4638/public_html/wp-includes/functions.php on line 6131

Lansia Sehat, Desa Kuat: Dinkes P2KB Sumenep Gencarkan Pembinaan PHBS di Kalianget

- Pewarta

Selasa, 24 Februari 2026 - 17:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, Salam News. Id – Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Sumenep melaksanakan pembinaan lansia di Kecamatan Kalianget pada Februari 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Desa Kalianget Barat dan Desa Kalianget Timur pada pekan ketiga bulan Februari.

Program pembinaan itu menyasar masyarakat usia lanjut sebagai upaya meningkatkan kualitas kesehatan berkelanjutan di tingkat desa. Petugas dari Dinkes P2KB bersama tenaga kesehatan Puskesmas Kalianget melakukan kunjungan langsung kepada para lansia. Kegiatan tersebut dikemas dalam bentuk sosialisasi sekaligus anjangsana guna mempererat komunikasi antara petugas dan warga.

Para lansia tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang juga dihadiri perangkat desa setempat. Kehadiran aparatur desa Kalianget Barat dan Kalianget Timur menunjukkan dukungan terhadap program kesehatan masyarakat tersebut.

Ucapan KPU-HPN 2025

Kepala Dinkes P2KB Sumenep, drg Ellya Fardasah, M.Kes, menyampaikan pentingnya pembinaan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat. Melalui Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Desi Febriyana, disampaikan bahwa PHBS penting bagi kelompok lansia. Pembinaan PHBS bertujuan meningkatkan kualitas hidup lansia secara fisik, mental, dan sosial. Menurut Desi, kesadaran diri menjadi kunci utama menjaga kesehatan pada usia lanjut.

PHBS juga diarahkan untuk memberdayakan masyarakat agar mampu mencegah berbagai penyakit degeneratif. Upaya tersebut sekaligus mendorong terciptanya lingkungan yang bersih, aman, dan sehat. Para lansia diberikan pemahaman mengenai pentingnya pola hidup sehat dalam aktivitas sehari-hari.

Baca Juga :  Bupati Sumenep Menyalurkan Dana Hibah Kepada 257 Lembaga Ke Agamaan

Sosialisasi mencakup edukasi tentang kebersihan diri, kebersihan lingkungan, serta pola makan teratur. Selain itu, lansia diingatkan pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin di fasilitas pelayanan terdekat. Kontrol tekanan darah secara berkala menjadi salah satu fokus utama dalam pembinaan tersebut.

Petugas menekankan pentingnya kunjungan rutin ke puskesmas maupun posyandu lansia. Peningkatan pengetahuan diharapkan mampu menekan risiko penyakit seperti hipertensi dan diabetes melitus. Materi edukasi juga membahas bahaya kadar kolesterol tinggi bagi kesehatan jantung.

Lansia diberikan panduan mengenai diet gizi seimbang sesuai kebutuhan usia. Menu makanan rendah garam, gula, dan lemak diperkenalkan sebagai langkah pencegahan. Para peserta tampak aktif berdiskusi mengenai keluhan kesehatan yang sering dialami.

Petugas kesehatan memberikan solusi sederhana yang dapat diterapkan di rumah masing-masing. Selain penyuluhan, kegiatan juga diisi pemeriksaan kesehatan dasar bagi peserta. Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan antara petugas dan warga.

Program tersebut menjadi sarana mempererat hubungan pemerintah daerah dengan masyarakat lansia. Desi menjelaskan bahwa lansia sehat dapat tetap aktif dan produktif. Produktivitas lansia dinilai penting dalam menjaga keseimbangan sosial keluarga.

Dengan tubuh sehat, lansia mampu berperan sebagai panutan generasi muda. Pembinaan ini juga mendorong kemandirian dalam menjaga kondisi kesehatan pribadi. Kemandirian tersebut diharapkan mengurangi ketergantungan pada anggota keluarga lainnya.

Baca Juga :  Pemkab Sumenep Kucurkan Rp3,1 Miliar untuk Program RTLH, 125 Rumah Warga Dibantu

Lingkungan yang bersih dan sehat menjadi tanggung jawab bersama seluruh warga. Perubahan perilaku dimulai dari individu kemudian berdampak pada keluarga. Selanjutnya, keluarga sehat akan membentuk masyarakat desa yang sehat.

Pemerintah Kabupaten Sumenep berkomitmen memperluas program serupa ke desa lain. Pembinaan berkelanjutan dianggap penting untuk menghadapi peningkatan jumlah lansia. Data menunjukkan angka harapan hidup masyarakat terus mengalami kenaikan.

Kondisi tersebut menuntut perhatian lebih terhadap kesehatan usia lanjut. Melalui PHBS, lansia diharapkan memiliki kualitas hidup lebih baik. Kesadaran menjaga kesehatan sejak dini akan berdampak positif jangka panjang.

Petugas juga mengajak keluarga mendukung kebiasaan hidup sehat lansia. Peran keluarga dinilai sangat menentukan keberhasilan penerapan PHBS. Dengan dukungan bersama, risiko penyakit kronis dapat ditekan secara signifikan. Kegiatan di Kalianget menjadi contoh sinergi pemerintah dan masyarakat.

Antusiasme peserta menunjukkan tingginya kebutuhan edukasi kesehatan lansia. Dinkes P2KB berharap kegiatan serupa rutin dilaksanakan setiap tahun. Upaya ini menjadi bagian strategi meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Sumenep. Pada akhirnya, lansia sehat akan menciptakan keluarga kuat dan harmonis. Program pembinaan PHBS menjadi langkah nyata membangun masyarakat sehat berkelanjutan.(*)

Berita Terkait

DPRD Sumenep Tetapkan 31 Raperda 2026, Arah Kebijakan Daerah Kian Terarah
Kabar Gembira Pencari Kerja RSUD Sumenep Buka Rekrutmen BLUD 2026, Ini Syarat dan Formasinya
Bupati Sumenep Lantik Pejabat Tinggi Pratama Tegas: Jabatan Strategis Harus Berdampak, Bukan Hanya Simbol
APBD Sumenep 2026 Melejit, Belanja Pegawai Sentuh 37 Persen dari Total Anggaran
Isi Posisi Vital, Pemkab Sumenep Andalkan Energi Muda untuk Kebijakan Lebih Responsif
Bupati Fauzi Terapkan Aturan Transportasi Ramah Lingkungan bagi ASN, Becak hingga Mobil Listrik Jadi Pilihan
Turnamen Bolavoli Piala Bupati Sumenep 2026 Diserbu 109 Klub, Bukti Bangkitnya Olahraga Daerah
Bupati Fauzi Ajak Kades Solid, Koperasi Merah Putih Jadi Tulang Punggung Ekonomi Desa

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 18:13 WIB

DPRD Sumenep Tetapkan 31 Raperda 2026, Arah Kebijakan Daerah Kian Terarah

Kamis, 9 April 2026 - 19:43 WIB

Kabar Gembira Pencari Kerja RSUD Sumenep Buka Rekrutmen BLUD 2026, Ini Syarat dan Formasinya

Rabu, 8 April 2026 - 19:03 WIB

Bupati Sumenep Lantik Pejabat Tinggi Pratama Tegas: Jabatan Strategis Harus Berdampak, Bukan Hanya Simbol

Rabu, 8 April 2026 - 18:34 WIB

APBD Sumenep 2026 Melejit, Belanja Pegawai Sentuh 37 Persen dari Total Anggaran

Rabu, 8 April 2026 - 18:21 WIB

Isi Posisi Vital, Pemkab Sumenep Andalkan Energi Muda untuk Kebijakan Lebih Responsif

Rabu, 8 April 2026 - 17:42 WIB

Turnamen Bolavoli Piala Bupati Sumenep 2026 Diserbu 109 Klub, Bukti Bangkitnya Olahraga Daerah

Selasa, 7 April 2026 - 19:21 WIB

Bupati Fauzi Ajak Kades Solid, Koperasi Merah Putih Jadi Tulang Punggung Ekonomi Desa

Selasa, 7 April 2026 - 19:08 WIB

DPRD Sumenep Sahkan Tiga Raperda Strategis, Dorong Ekonomi Daerah dan Perkuat BUMD

Berita Terbaru