Pemain Asing Madura United Jadi Mahasiswa UNIBA: Meretas Jalan di Dunia Akademik

- Pewarta

Kamis, 7 Agustus 2025 - 17:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, Salam News. Id – Empat pemain asing Madura United resmi menjadi mahasiswa di Universitas Bahaudin Mudhary (UNIBA) Sumenep, Jawa Timur, pada Kamis (7/8/2025). Keempat pemain tersebut adalah Luiz Marcelo Morais dos Reis asal Brasil, Albertine Joao Pereira dari Guinea, serta Jordy dan Jasey Wehrmann dari Belanda.

Mereka memutuskan melanjutkan pendidikan tinggi di Fakultas Hukum dan Manajemen UNIBA untuk mendukung masa depan setelah karier sepak bola. Kehadiran para pemain asing ini disambut hangat oleh civitas akademika, khususnya mahasiswa yang tampak antusias menyambut para pemain tersebut.

Luiz Marcelo, atau yang akrab disapa Boleteli, menjadi pusat perhatian dan banyak diajak berfoto oleh para mahasiswa kampus. Kedatangan para pemain Madura United ini tidak hanya untuk kuliah, tetapi juga sebagai bagian dari rangkaian kunjungan budaya.

Mereka turut diajak berziarah ke makam Bahauddin Mudhary, tokoh penting Madura yang juga kakek Presiden Klub Madura United. Presiden Madura United, Ahsanul Qosasi, menjelaskan bahwa kuliah ini merupakan bagian dari komitmen klub terhadap masa depan para pemain.

Baca Juga :  Pemkab Sumenep Gelar Khatmil Qur’an dan Pembacaan Doa Awal Tahun dan Akhir Tahun

Menurut Ahsanul, penting bagi klub untuk memastikan pemain asing merasa nyaman dan memiliki rencana jangka panjang yang baik. “Kami tidak hanya mengejar kemenangan, tetapi juga memperhatikan masa depan pemain agar tetap produktif setelah pensiun,” ujarnya.

Ia juga menyebutkan bahwa kehadiran mereka di lingkungan akademik dan budaya Madura diharapkan membuat mereka semakin betah tinggal. “Jika mereka betah, akan berdampak positif terhadap performa di lapangan. Semoga mereka bisa sering mencetak gol,” lanjutnya.

UNIBA sendiri menyambut baik langkah Madura United. Rektor UNIBA, Rahmad Hidayat, menyebut ini sebagai momen bersejarah bagi kampusnya. Rahmad menyatakan bahwa ini adalah kali pertama UNIBA menerima mahasiswa internasional dari berbagai negara yang berbeda latar belakang.

Ia menambahkan bahwa masuknya mahasiswa asing dapat membuka perspektif baru dan meningkatkan kualitas atmosfer akademik kampus tersebut. “Kami mengambil langkah berani dengan membuka diri terhadap dunia internasional. Ini langkah awal untuk kemajuan pendidikan Madura,” ujarnya.

Menurut Rahmad, UNIBA akan memberikan dukungan penuh agar para mahasiswa internasional ini dapat beradaptasi dan belajar dengan nyaman. Program ini juga diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi perguruan tinggi lain di Madura dalam menerima mahasiswa dari luar negeri.

Baca Juga :  DKPP Sumenep Bergerak Cepat Tangani Penyakit BEF pada Sapi

Kehadiran pemain asing ini juga membuktikan bahwa sepak bola bisa menjadi jembatan penghubung antara dunia olahraga dan pendidikan. Selain itu, ini merupakan bentuk kolaborasi nyata antara klub sepak bola dan institusi pendidikan untuk mencetak insan yang berprestasi.

Para mahasiswa UNIBA pun merasa bangga kampusnya kini menjadi rumah belajar bagi pemain profesional dari berbagai negara. Mereka menganggap bahwa hal ini memberikan semangat baru, serta motivasi untuk belajar lebih giat dan berpikiran global.

Suasana kampus pada hari itu penuh dengan kegembiraan dan rasa bangga terhadap langkah berani UNIBA menyambut internasionalisasi. Dengan kolaborasi ini, UNIBA dan Madura United menunjukkan bahwa pendidikan dan olahraga bisa berjalan seiring menuju masa depan.

Diharapkan langkah ini menjadi inspirasi bagi klub lain untuk memikirkan pendidikan jangka panjang bagi para pemainnya. Melalui pendidikan, para pemain bisa mempersiapkan diri menghadapi kehidupan setelah karier sepak bola, dengan bekal akademik yang kuat.(*/Red)

Berita Terkait

Argentina Diunggulkan Tipis, Namun Spanyol Punya Peluang Besar Juara pada Final Piala Dunia 2026
Polres Resmi Naik Status Menjadi Polresta, Kapolda Minta Pelayanan Kepolisian di Sumenep Semakin Profesional
Disdik Sumenep Perketat Pengawasan MBG, Sekolah Diminta Segera Laporkan Makanan Tak Layak
Korwil MBG Sumenep Tegaskan Program Makan Bergizi Gratis Terus Dievaluasi demi Manfaat Maksimal
PWRI Sumenep Bedah Program MBG, Pemkab Dorong Evaluasi Total demi Tepat Sasaran
Comeback Gila Argentina Picu Kontroversi, Hossam Hassan Pertanyakan Keputusan VAR
Haaland Samai Messi dan Mbappe, Perebutan Golden Boot Piala Dunia 2026 Makin Membara
Messi Rebut Kembali Puncak Top Skor Piala Dunia 2026 Usai Antar Argentina Singkirkan Cape Verde

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:27 WIB

Polres Resmi Naik Status Menjadi Polresta, Kapolda Minta Pelayanan Kepolisian di Sumenep Semakin Profesional

Kamis, 9 Juli 2026 - 16:41 WIB

Disdik Sumenep Perketat Pengawasan MBG, Sekolah Diminta Segera Laporkan Makanan Tak Layak

Kamis, 9 Juli 2026 - 12:39 WIB

Korwil MBG Sumenep Tegaskan Program Makan Bergizi Gratis Terus Dievaluasi demi Manfaat Maksimal

Kamis, 9 Juli 2026 - 10:10 WIB

PWRI Sumenep Bedah Program MBG, Pemkab Dorong Evaluasi Total demi Tepat Sasaran

Rabu, 8 Juli 2026 - 10:23 WIB

Comeback Gila Argentina Picu Kontroversi, Hossam Hassan Pertanyakan Keputusan VAR

Senin, 6 Juli 2026 - 18:22 WIB

Haaland Samai Messi dan Mbappe, Perebutan Golden Boot Piala Dunia 2026 Makin Membara

Minggu, 5 Juli 2026 - 10:05 WIB

Messi Rebut Kembali Puncak Top Skor Piala Dunia 2026 Usai Antar Argentina Singkirkan Cape Verde

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:56 WIB

Penantian Panjang Warga Ambunten Berakhir, Jembatan Perintis Garuda Resmi Beroperasi, Dorong Ekonomi Dua Desa

Berita Terbaru