Praktik Renang Berujung Duka, Siswa SMAN 1 Ambunten Meninggal Tenggelam di Sungai Nangka

- Pewarta

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, Salam News. Id – Kegiatan praktik renang siswa SMAN 1 Ambunten berakhir tragis setelah seorang pelajar meninggal dunia akibat tenggelam. Korban merupakan siswa kelas X.2 berinisial S, berusia 16 tahun, warga Kecamatan Ambunten, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Peristiwa memilukan tersebut terjadi di Sungai Nangka, Dusun Pasar Baru, Desa Ambunten Timur, Kecamatan Ambunten, Jumat, 2 Oktober 2026.

Kejadian itu berlangsung sekitar pukul 10.15 WIB ketika korban mengikuti kegiatan pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK). Saat itu, korban bersama sejumlah teman sekelasnya mengikuti praktik renang yang dilaksanakan di kawasan Sungai Nangka tersebut.

Kegiatan praktik tersebut diketahui didampingi guru PJOK SMAN 1 Ambunten, Nur Kholis, S.Pd., bersama para siswa kelas X.2. Rombongan siswa sebelumnya berangkat dari sekolah menuju lokasi sungai untuk melaksanakan pembelajaran praktik sesuai agenda yang telah ditentukan.

Sesampainya di lokasi, beberapa siswa kemudian mulai melakukan aktivitas berenang di sungai dengan mengikuti kegiatan pembelajaran olahraga. Namun, suasana berubah ketika korban tiba-tiba tidak lagi terlihat oleh teman-temannya setelah beberapa menit berada dalam sungai.

Guru dan siswa yang berada di sekitar lokasi kemudian berupaya mencari keberadaan korban dengan menyisir kawasan sungai tersebut. Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut turut membantu proses pencarian korban untuk mempercepat upaya penyelamatan.

Baca Juga :  Diguyur Hujan Deras, Kangean Sumenep Terendam Banjir

Setelah dilakukan pencarian, warga akhirnya menemukan korban berada di dasar sungai dengan kedalaman mencapai sekitar 2,5 meter. Korban kemudian segera diangkat dari dalam sungai dan dievakuasi menuju tepi untuk mendapatkan pertolongan pertama.

Setelah mendapatkan penanganan awal, korban kemudian dibawa menuju Puskesmas Ambunten menggunakan bantuan warga dan pihak terkait. Sesampainya di fasilitas kesehatan tersebut, petugas medis langsung melakukan tindakan resusitasi jantung paru atau RJP terhadap korban.

Meski telah mendapatkan upaya pertolongan medis, kondisi korban tidak kunjung membaik hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia. Kabar meninggalnya korban kemudian menimbulkan duka mendalam bagi keluarga, teman sekolah, guru, serta masyarakat sekitar Kecamatan Ambunten.

Peristiwa tersebut selanjutnya ditangani aparat kepolisian untuk memastikan rangkaian kejadian serta mengetahui kondisi sebenarnya saat insiden berlangsung. Personel Polsek Ambunten, Polresta Sumenep, mendatangi lokasi kejadian setelah menerima informasi mengenai siswa yang tenggelam tersebut.

Petugas kepolisian kemudian melakukan pemeriksaan terhadap lokasi kejadian serta mengumpulkan informasi dari sejumlah pihak yang mengetahui peristiwa. Beberapa saksi dimintai keterangan untuk membantu kepolisian menyusun kronologi kejadian secara lebih lengkap dan memastikan tidak terdapat unsur lain.

Kapolsek Ambunten Iptu Edi Sumarno, S.H., bersama personel kepolisian turut mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan. Anggota Koramil Ambunten juga berada di lokasi dan membantu proses penanganan kejadian bersama aparat kepolisian serta masyarakat.

Baca Juga :  Bupati Sumenep Buka Bazar Takjil Ramadan di Kecamatan Batuan

Pihak kepolisian memastikan penanganan dilakukan sesuai prosedur, termasuk pemeriksaan tempat kejadian dan pengumpulan keterangan dari para saksi. Kejadian tersebut menjadi perhatian terhadap pentingnya aspek keselamatan dalam pelaksanaan kegiatan pembelajaran yang dilakukan di lingkungan perairan.

Kondisi sungai yang memiliki kedalaman tertentu perlu menjadi perhatian sebelum digunakan sebagai lokasi kegiatan olahraga atau pembelajaran siswa. Pengawasan guru dan pendamping juga menjadi faktor penting untuk memastikan seluruh peserta kegiatan berada dalam kondisi aman.

Polresta Sumenep mengingatkan pihak sekolah agar mempertimbangkan faktor keselamatan sebelum menentukan lokasi kegiatan pembelajaran yang berkaitan dengan perairan. Selain itu, kemampuan berenang dan kondisi lingkungan perlu diperhatikan agar kegiatan olahraga tidak menimbulkan risiko membahayakan keselamatan peserta.

Masyarakat dan orang tua juga diharapkan meningkatkan perhatian terhadap aktivitas anak-anak ketika berada di sungai maupun kawasan perairan lainnya. Pemahaman mengenai potensi bahaya perairan menjadi langkah penting untuk mengurangi kemungkinan terjadinya kecelakaan serupa pada masa mendatang.

Pihak kepolisian menyampaikan belasungkawa mendalam atas meninggalnya korban dalam musibah tersebut dan turut merasakan duka keluarga. Semoga keluarga korban diberikan ketabahan, kekuatan, dan keikhlasan dalam menghadapi kehilangan anggota keluarga tercinta akibat musibah tersebut.(*)

Berita Terkait

23 Tim SD Adu Kemampuan, Sumenep Mulai Bangun Regenerasi Pesepak Bola Muda
Bupati Fauzi Ajak Masyarakat Sumenep Jadikan Pancasila Pedoman dalam Kehidupan Sehari-hari
Jelang AF Sport 2026, Tim U17 Kecamatan Sumenep Kota Matangkan Skuad Lewat Laga Uji Coba
Kekeringan Melanda Batuputih, TNI Salurkan Ribuan Liter Air Bersih untuk Warga
PWRI Sumenep Dorong Wartawan Terus Belajar dan Tingkatkan Kualitas Jurnalistik
LBH Tatakrama Universitas Annuqayah Resmi Dilantik, Siap Perkuat Layanan dan Literasi Hukum Masyarakat
Bahasa Madura Tak Boleh Sekadar Jadi Warisan, Disdik Sumenep Cetak Guru Penggerak Revitalisasi
GenRe Choice Awards 9.0 Sumenep 2026, Dua Remaja Torehkan Prestasi dan Bawa Program Inspiratif

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:58 WIB

Praktik Renang Berujung Duka, Siswa SMAN 1 Ambunten Meninggal Tenggelam di Sungai Nangka

Jumat, 2 Oktober 2026 - 22:11 WIB

23 Tim SD Adu Kemampuan, Sumenep Mulai Bangun Regenerasi Pesepak Bola Muda

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:05 WIB

Bupati Fauzi Ajak Masyarakat Sumenep Jadikan Pancasila Pedoman dalam Kehidupan Sehari-hari

Rabu, 30 September 2026 - 17:42 WIB

Jelang AF Sport 2026, Tim U17 Kecamatan Sumenep Kota Matangkan Skuad Lewat Laga Uji Coba

Rabu, 30 September 2026 - 16:08 WIB

Kekeringan Melanda Batuputih, TNI Salurkan Ribuan Liter Air Bersih untuk Warga

Rabu, 30 September 2026 - 16:00 WIB

PWRI Sumenep Dorong Wartawan Terus Belajar dan Tingkatkan Kualitas Jurnalistik

Sabtu, 26 September 2026 - 22:16 WIB

LBH Tatakrama Universitas Annuqayah Resmi Dilantik, Siap Perkuat Layanan dan Literasi Hukum Masyarakat

Rabu, 23 September 2026 - 21:06 WIB

Bahasa Madura Tak Boleh Sekadar Jadi Warisan, Disdik Sumenep Cetak Guru Penggerak Revitalisasi

Berita Terbaru