Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. Style dengan penangan "thickbox" telah dimasukkan ke dalam antrian dengan dependensi yang tidak terdaftar: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/saly4638/public_html/wp-includes/functions.php on line 6170

Rayakan HGN ke-65: Dinkes P2KB Sumenep Gelar Lomba Edukasi Gizi Seimbang dengan Pangan Lokal

- Pewarta

Jumat, 24 Januari 2025 - 14:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, Salam News. Id – Dalam rangka memperingati Hari Gizi Nasional yang jatuh pada 25 Januari, Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Sumenep mengadakan Lomba Edukasi Gizi Seimbang dengan pemanfaatan pangan lokal. Kegiatan ini sukses dan dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Ketua Persagi Kabupaten Sumenep, Agus Muloyono, Ketua TP PKK Kabupaten Sumenep, dan akademisi dari Universitas Wiraraja, Ibu Ratna.

Kepala Dinkes P2KB Sumenep, dr. Ellya Fardasah, M.Kes, mengungkapkan rasa terima kasih atas partisipasi semua pihak. Dalam sambutannya, dr. Ellya menegaskan bahwa lomba ini bertujuan untuk mempromosikan pentingnya gizi seimbang dengan memanfaatkan bahan pangan lokal. Hal tersebut sesuai dengan tema Hari Gizi Nasional 2025, “Pilih Makanan Bergizi untuk Keluarga Sehat.”

Lebih lanjut, dr. Ellya juga menekankan pentingnya gizi seimbang dalam mendukung 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). “Gizi ibu hamil berpengaruh pada kesehatan bayi. Edukasi mengenai gizi perlu ditingkatkan agar masyarakat paham pentingnya konsumsi gizi yang baik,” tambahnya. Kualitas gizi pada ibu hamil sangat berdampak pada tumbuh kembang bayi yang sehat.

Ucapan KPU-HPN 2025
Baca Juga :  Bupati Sumenep Lakukan Pengukuhan dan Perpanjangan BPD, Seluruh Desa Yang ada di Kabupaten Sumenep

Ia juga mengungkapkan kebanggaannya atas penurunan angka stunting yang terjadi di Kabupaten Sumenep. Berdasarkan data, angka stunting menurun signifikan, dari 21,6 persen pada 2021 menjadi 16,7 persen pada 2022. “Kami yakin survei terbaru pada 2025 akan menunjukkan hasil yang lebih baik lagi,” ujarnya dengan optimisme.

Lomba edukasi gizi ini tidak hanya mengedukasi, namun juga menjadi sarana kreativitas masyarakat dalam memperkenalkan pola makan sehat yang berbasis pada kearifan lokal. Kegiatan ini mengajak masyarakat untuk lebih mengenal dan memanfaatkan kekayaan pangan lokal yang kaya akan nutrisi.

Lebih jauh, dr. Ellya menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam penurunan angka stunting. “Keberhasilan ini tidak lepas dari kerja sama berbagai pihak, termasuk kepala puskesmas, petugas gizi, promkes, dan lintas program lainnya. Kerja tim yang solid adalah kunci sukses kita,” tutupnya.

Baca Juga :  Anggaran Macet Komunikasi Jangan Putus DPRD Ingatkan Nasib Petani Rumput Laut Sumenep

Selain itu, lomba ini juga menjadi momen untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya pola makan sehat, terutama untuk keluarga. Mengingat peran vital gizi dalam kehidupan, Dinkes P2KB berharap kegiatan ini dapat memperkuat pemahaman masyarakat tentang pentingnya memilih makanan bergizi. Tim kesehatan di lapangan pun terus berupaya untuk mengurangi masalah gizi buruk dan stunting di daerah tersebut.

Dengan semangat gotong royong dan dukungan semua pihak, Kabupaten Sumenep terus bergerak maju dalam mewujudkan keluarga sehat melalui pola makan bergizi. Kegiatan ini menjadi contoh nyata bagaimana masyarakat dapat berperan aktif dalam menjaga kesehatan melalui pola makan yang tepat dan berbasis pada potensi lokal.(Red)

 

 

Berita Terkait

DKPP Sumenep Anggarkan Rp1,9 Miliar untuk Alsintan, Percepat Modernisasi Pertanian dan Dukung Swasembada Pangan
KPRI RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat, Bukti Tata Kelola Profesional dan Transparan
Bupati Sumenep Pastikan Rotasi Pejabat Terus Berjalan, Evaluasi Kinerja Dilakukan Setiap Enam Bulan
DKPP Sumenep Gandeng Polres, Kejaksaan, dan Gapoktan Awasi Program Pertanian 2026
Polres Resmi Naik Status Menjadi Polresta, Kapolda Minta Pelayanan Kepolisian di Sumenep Semakin Profesional
Bupati Sumenep Apresiasi Peran Koperasi, Tegaskan Penguatan Tata Kelola Demi Mendorong Ekonomi Kerakyatan
Belanja Kuliner Cukup Rp1 Lewat QRIS, Pemkab Sumenep Percepat Transformasi Digital dan Perkuat UMKM Lokal
Penataan Birokrasi Berlanjut, Bupati Sumenep Rotasi Pejabat Administrator dan Pengawas

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 07:50 WIB

DKPP Sumenep Anggarkan Rp1,9 Miliar untuk Alsintan, Percepat Modernisasi Pertanian dan Dukung Swasembada Pangan

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:04 WIB

KPRI RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat, Bukti Tata Kelola Profesional dan Transparan

Jumat, 17 Juli 2026 - 19:55 WIB

Bupati Sumenep Pastikan Rotasi Pejabat Terus Berjalan, Evaluasi Kinerja Dilakukan Setiap Enam Bulan

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:01 WIB

DKPP Sumenep Gandeng Polres, Kejaksaan, dan Gapoktan Awasi Program Pertanian 2026

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:27 WIB

Polres Resmi Naik Status Menjadi Polresta, Kapolda Minta Pelayanan Kepolisian di Sumenep Semakin Profesional

Rabu, 15 Juli 2026 - 17:42 WIB

Belanja Kuliner Cukup Rp1 Lewat QRIS, Pemkab Sumenep Percepat Transformasi Digital dan Perkuat UMKM Lokal

Rabu, 15 Juli 2026 - 17:14 WIB

Penataan Birokrasi Berlanjut, Bupati Sumenep Rotasi Pejabat Administrator dan Pengawas

Rabu, 15 Juli 2026 - 17:08 WIB

Fatayat NU Sumenep Gelar “Ngaji Perempuan”, Tegaskan Peran Perempuan dan Sikap Moderat Melawan Radikalisme

Berita Terbaru