Dari Lokalisasi Menuju Cahaya: Dzikir dan Sholawat Sambut Tahun Baru Islam di Batu Ampar

- Pewarta

Jumat, 27 Juni 2025 - 07:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, Salam News. Id – Dzikir dan Sholawat digelar dalam rangka malam 1 Sura atau Muharram 1447 Hijriah, Kamis malam, 26 Juni 2025. Acara tersebut diselenggarakan di kawasan Batu Ampar, Saronggi, sebuah tempat yang dulunya dikenal sebagai kawasan hitam atau lokalisasi.

Kini, lokasi tersebut telah berubah fungsi menjadi lahan yang dihibahkan untuk pembangunan masjid dan fasilitas keagamaan lainnya. Lahan itu dihibahkan oleh Ibu Asmiyatun, Bapak Rasuli, Bunda Ma’ani, dan Bapak Saleh kepada KH. Busyro Karim.

Seiring waktu, KH. Busyro Karim, atau yang akrab disapa Abuya, menyerahkan pengelolaan tempat kepada K.R. Arya Mohammad Rusli. Rencana pembangunan mencakup Masjid Al Karimiyyah, ruang-ruang pendukung, serta asrama untuk kegiatan keagamaan dan pendidikan masyarakat.

Dalam sambutannya, Kiyai Arya Rusli mengajak semua pihak untuk mendoakan agar pembangunan bisa segera terealisasi dengan baik.
Ia juga berharap dapat menjalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab serta istiqomah dalam membangun dan mengelola tempat tersebut.

“Kami sangat berharap doa dan dukungan semua pihak agar niat mulia ini dimudahkan oleh Allah SWT,” ujar Kiyai Arya Rusli. Beliau menambahkan bahwa tantangan pasti ada, namun tekad dan niat yang kuat akan menjadi bekal dalam menjalankan misi ini.

Baca Juga :  30 Puskesmas di Sumenep Ikuti Workshop Viral Load HIV/AIDS untuk Tingkatkan Layanan

Gus Azmi, menantu dari KH. Busyro Karim, turut hadir dan memberikan pesan semangat kepada seluruh jamaah yang hadir malam itu. Ia menyampaikan bahwa membangun tempat ibadah tidak hanya fisiknya, namun perlu juga diisi dengan kegiatan-kegiatan bermanfaat.

Menurutnya, pembangunan masjid dan lembaga pendidikan adalah awal, namun selanjutnya harus dijaga dengan kegiatan berkelanjutan. “Kesabaran dan ketekunan sangat dibutuhkan dalam membangun dan menghidupkan tempat ini,” ujar Gus Azmi kepada para hadirin.

Ia menegaskan bahwa semua pihak perlu bersinergi agar cita-cita mulia ini terus berjalan sesuai tujuan awalnya. Acara dzikir dan sholawat malam itu juga dihadiri oleh sejumlah tokoh agama dan masyarakat sekitar wilayah Saronggi.

Di antaranya hadir K. Sufyanussauri dari Brangbang Kalianget, K. Abdullah, dan Takmir Masjid Nurul Iman Saronggi. Turut hadir pula rombongan dari Pondok Pesantren Al Karimiyyah Beraji yang turut meramaikan suasana malam penuh berkah tersebut.

Acara berlangsung dengan khidmat dan penuh haru, menunjukkan perubahan besar yang kini terjadi di Batu Ampar Saronggi. Warga yang dulunya jauh dari nilai keagamaan kini menyambut positif hadirnya kegiatan spiritual dan rencana pembangunan masjid.

Baca Juga :  Ketua DPRD Sumenep Soroti Infrastruktur Jalan Menuju Tempat Wisata Paralayang Tidak Memadai

Panitia pelaksana acara terdiri dari Ustadz Adi Yono, Ustadz Masrul, Pak Ali, Mas Yayan, Bang Miftahol, dan Cak Andiyanto. Mereka bersama masyarakat sekitar bahu membahu demi menyukseskan acara yang penuh makna dalam memperingati tahun baru Islam.

Dzikir dan sholawat dipimpin oleh para ulama setempat, disambut oleh jamaah dengan lantunan penuh semangat dan harapan. Kegiatan ini menjadi simbol transformasi spiritual dari sebuah tempat yang dulu kelam menjadi pusat keagamaan dan harapan baru.

Semangat gotong royong dan kebangkitan spiritual sangat terasa dalam acara ini yang berlangsung hingga menjelang tengah malam. Dengan semangat Muharram, masyarakat Batu Ampar kini menatap masa depan yang lebih baik dengan nilai-nilai Islam sebagai landasan.

Mereka percaya bahwa perubahan besar dimulai dari niat baik dan usaha bersama yang diridhai oleh Allah SWT. Semoga pembangunan Masjid Al Karimiyyah segera terealisasi dan menjadi pusat cahaya ilmu serta dakwah di Saronggi dan sekitarnya. (Red)

Berita Terkait

Polres Resmi Naik Status Menjadi Polresta, Kapolda Minta Pelayanan Kepolisian di Sumenep Semakin Profesional
Disdik Sumenep Perketat Pengawasan MBG, Sekolah Diminta Segera Laporkan Makanan Tak Layak
Korwil MBG Sumenep Tegaskan Program Makan Bergizi Gratis Terus Dievaluasi demi Manfaat Maksimal
PWRI Sumenep Bedah Program MBG, Pemkab Dorong Evaluasi Total demi Tepat Sasaran
Penantian Panjang Warga Ambunten Berakhir, Jembatan Perintis Garuda Resmi Beroperasi, Dorong Ekonomi Dua Desa
Bupati Sumenep Komitmen Jadikan Pawai Muharram Agenda Tahunan
Lirboyo versus Kepentingan Politik? Perdebatan Lokasi Muktamar NU Kian Menghangat
Aksi Nyata Peduli Lingkungan, TNI Bersama Warga Percantik Wisata Religi Asta Tinggi

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:27 WIB

Polres Resmi Naik Status Menjadi Polresta, Kapolda Minta Pelayanan Kepolisian di Sumenep Semakin Profesional

Kamis, 9 Juli 2026 - 16:41 WIB

Disdik Sumenep Perketat Pengawasan MBG, Sekolah Diminta Segera Laporkan Makanan Tak Layak

Kamis, 9 Juli 2026 - 12:39 WIB

Korwil MBG Sumenep Tegaskan Program Makan Bergizi Gratis Terus Dievaluasi demi Manfaat Maksimal

Kamis, 9 Juli 2026 - 10:10 WIB

PWRI Sumenep Bedah Program MBG, Pemkab Dorong Evaluasi Total demi Tepat Sasaran

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:56 WIB

Penantian Panjang Warga Ambunten Berakhir, Jembatan Perintis Garuda Resmi Beroperasi, Dorong Ekonomi Dua Desa

Selasa, 30 Juni 2026 - 10:31 WIB

Bupati Sumenep Komitmen Jadikan Pawai Muharram Agenda Tahunan

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:42 WIB

Lirboyo versus Kepentingan Politik? Perdebatan Lokasi Muktamar NU Kian Menghangat

Sabtu, 20 Juni 2026 - 15:40 WIB

Aksi Nyata Peduli Lingkungan, TNI Bersama Warga Percantik Wisata Religi Asta Tinggi

Berita Terbaru