Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. Style dengan penangan "thickbox" telah dimasukkan ke dalam antrian dengan dependensi yang tidak terdaftar: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/saly4638/public_html/wp-includes/functions.php on line 6131

Sumenep Tuntaskan Imunisasi Campak Tanpa Diskriminasi Wilayah

- Pewarta

Senin, 25 Agustus 2025 - 14:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, Salam News. Id – Pemerintah Kabupaten Sumenep menegaskan tidak ada perbedaan pelayanan imunisasi massal campak antara wilayah daratan dan kepulauan. Imunisasi tersebut merupakan bagian dari program Outbreak Response Immunization (ORI) yang digelar secara serentak di seluruh wilayah Sumenep.

Pemerintah memastikan seluruh anak di Kabupaten Sumenep, baik di daratan maupun kepulauan, mendapatkan perlindungan kesehatan yang merata. Wakil Bupati Sumenep, KH Imam Hasyim, menyatakan komitmen tersebut ketika meninjau langsung pelaksanaan imunisasi ORI di lapangan.

Menurut Imam Hasyim, anak-anak di kepulauan dan di daratan memiliki hak setara dalam pelayanan imunisasi dan kesehatan dasar. “Insya Allah di kepulauan tidak jauh berbeda dengan di daratan,” kata Imam Hasyim dalam keterangannya kepada media setempat.

Ucapan KPU-HPN 2025

Ia menegaskan bahwa Pemkab berupaya keras memberikan pelayanan kesehatan yang setara bagi semua warga, tanpa terkecuali. Pelayanan ORI terutama menyasar anak-anak usia 9 bulan hingga 7 tahun, sesuai ketentuan program imunisasi nasional.

Baca Juga :  Kodim 0827 Sumenep Beri Kejutan Untuk Polres Sumenep di Hari Bhayangkara Ke - 77

Imam Hasyim juga menyebutkan bahwa pelayanan di kepulauan tetap maksimal meskipun tantangan geografis lebih kompleks. Ia menambahkan, pelayanan tersebut diawasi langsung oleh Dinas Kesehatan dan Puskesmas melalui pemantauan berbasis teknologi.

Salah satu teknologi yang digunakan ialah aplikasi monitoring yang memudahkan pengawasan terhadap pelaksanaan imunisasi massal. “Kami pantau langsung, baik dari Dinas Kesehatan maupun Puskesmas di lapangan,” tambahnya saat menjelaskan proses pemantauan.

Pemantauan ini dilakukan agar tidak ada anak yang terlewat dari cakupan imunisasi, khususnya di daerah yang sulit dijangkau. Kepala Dinas Kesehatan P2KB Sumenep, Ellya Fardasah, juga menjelaskan detail teknis pelaksanaan program ORI di wilayahnya.

Ia menyebutkan, imunisasi ORI dilaksanakan secara serentak di 26 puskesmas yang tersebar di daratan maupun kepulauan. Tahap awal imunisasi diprioritaskan bagi anak-anak usia 0 hingga 5 tahun sebagai upaya pencegahan dini terhadap campak.

Setelah tahap awal selesai, imunisasi akan dilanjutkan pada kelompok usia sekolah sesuai jadwal yang telah ditetapkan. “Pelaksanaan dilakukan serentak, tidak dibedakan antara puskesmas daratan dan kepulauan,” terang Ellya dalam keterangannya.

Baca Juga :  Garcep ! Pemkab Sumenep Terus Sisir Pulau Sepudi Salurkan Bantuan Logistik

Ellya menambahkan, evaluasi capaian vaksinasi dilakukan melalui aplikasi Sistem Kewaspadaan Dini dan Respons (SKDR). Aplikasi SKDR telah terintegrasi secara nasional dan memungkinkan pemantauan capaian imunisasi secara real time.

Dengan SKDR, laporan kasus suspek campak dan pelaksanaan imunisasi bisa terpantau langsung oleh pemerintah pusat. “Kita punya aplikasi SKDR untuk memantau kegiatan suspek campak atau imunisasi,” ujar Ellya menjelaskan sistem digitalnya.

Ia menyebutkan bahwa aplikasi ini sangat membantu dalam meningkatkan efektivitas dan transparansi dalam pelaporan kasus. Seluruh kegiatan ORI ini merupakan bagian dari upaya besar pemerintah dalam mengendalikan penyebaran campak di wilayah Sumenep.

Dengan komitmen dan teknologi yang mendukung, Pemkab Sumenep optimistis seluruh anak mendapatkan perlindungan yang layak.(Red)

Berita Terkait

Kolaborasi Pemkab, BUMN, dan Swasta Jadi Jurus Baru Tingkatkan Nilai Ekonomi Nelayan Madura
Pemkab Sumenep Tancap Gas Benahi Tata Kelola Aset, Dorong Transparansi dan Akuntabilitas
Bupati Fauzi Ajak Kades Solid, Koperasi Merah Putih Jadi Tulang Punggung Ekonomi Desa
Direktur RSUD dr Erliyati Turun Langsung, Pastikan Layanan Cepat, Humanis, dan Berkualitas untuk Pasien
Cegah Diam-Diam Mematikan, Puskesmas Rubaru Intensifkan Skrining Hipertensi dan Diabetes
RSUD dr H Moh Anwar Sumenep Tancap Gas 2026, Target Jadi Rujukan Kesehatan Terbaik Nasional
Ontel Jadi Pilihan, DPRD Sumenep Dorong Gaya Hidup Hemat BBM dan Ramah Lingkungan
Panen Padi Awal 2026 Sumenep Melejit, Produksi Lampaui Target dan Catat Rekor Tertinggi Madura

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 07:21 WIB

Kolaborasi Pemkab, BUMN, dan Swasta Jadi Jurus Baru Tingkatkan Nilai Ekonomi Nelayan Madura

Senin, 20 April 2026 - 07:09 WIB

Pemkab Sumenep Tancap Gas Benahi Tata Kelola Aset, Dorong Transparansi dan Akuntabilitas

Sabtu, 18 April 2026 - 19:26 WIB

Direktur RSUD dr Erliyati Turun Langsung, Pastikan Layanan Cepat, Humanis, dan Berkualitas untuk Pasien

Sabtu, 18 April 2026 - 14:06 WIB

Cegah Diam-Diam Mematikan, Puskesmas Rubaru Intensifkan Skrining Hipertensi dan Diabetes

Sabtu, 18 April 2026 - 05:49 WIB

RSUD dr H Moh Anwar Sumenep Tancap Gas 2026, Target Jadi Rujukan Kesehatan Terbaik Nasional

Jumat, 17 April 2026 - 15:28 WIB

Ontel Jadi Pilihan, DPRD Sumenep Dorong Gaya Hidup Hemat BBM dan Ramah Lingkungan

Kamis, 16 April 2026 - 21:19 WIB

Panen Padi Awal 2026 Sumenep Melejit, Produksi Lampaui Target dan Catat Rekor Tertinggi Madura

Rabu, 15 April 2026 - 05:44 WIB

Dinkes P2KB Sumenep Dorong WFH dan Jalan Kaki, Langkah Nyata Tekan Konsumsi BBM

Berita Terbaru