Cegah Campak, dr. Dony Ajak Semua Pihak Dukung Vaksinasi ORI di Rubaru

- Pewarta

Senin, 15 September 2025 - 17:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, Salam News. Id – Kepala Puskesmas (Kapus) Rubaru Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, dr. Dony Istata mengajak seluruh pihak mendukung vaksinasi. Pelaksanaan vaksinasi yang dimaksud adalah program Outbreak Response Immunization (ORI) untuk campak yang saat ini tengah digalakkan oleh pemerintah.

dr. Dony menyampaikan bahwa sasaran vaksinasi campak di wilayah kerja Puskesmas Rubaru mencapai sekitar 2400 anak-anak usia rentan. Namun, hingga saat ini pencapaian vaksinasi ORI campak di wilayah Puskesmas Rubaru baru mencapai angka sekitar 51 persen.

Padahal, target dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia adalah capaian vaksinasi ORI harus mencapai lebih dari 90 persen. Target capaian tersebut ditetapkan dalam waktu 15 hari sejak pelaksanaan vaksinasi ORI dimulai di wilayah-wilayah terdampak.

Dengan capaian saat ini yang masih jauh dari target, Dony mengimbau agar seluruh elemen masyarakat turut serta membantu. “Perlu dukungan semua pihak agar pelaksanaan vaksinasi ORI di Rubaru dapat mencapai hasil maksimal,” kata dr. Dony.

Menurutnya, keterlibatan masyarakat dan para tokoh lokal sangat penting untuk menyukseskan program vaksinasi campak tersebut. Dony menambahkan, sosialisasi yang dilakukan secara bersama-sama dapat memberikan pemahaman yang lebih baik kepada orang tua.

Baca Juga :  Diduga Cemarkan Nama Baik PMII, Aktivis PMII Laporkan Media Online di Sumenep ke Polisi

“Sosialisasi dari semua pihak terhadap orang tua dapat memberikan pencerahan dan meningkatkan kesadaran pentingnya vaksinasi,” ujarnya. dr. Dony juga menjelaskan bahwa sudah ada desa di wilayah kerjanya yang berhasil mencapai 100 persen vaksinasi ORI.

Keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa dengan kerja sama dan kesadaran masyarakat, target vaksinasi bisa tercapai sepenuhnya. Untuk itu, pihak Puskesmas Rubaru mengundang seluruh kepala desa, kepala SD, dan kepala MI untuk sosialisasi bersama.

Pertemuan ini bertujuan menyamakan pemahaman tentang pentingnya vaksinasi dan upaya penanggulangan penyakit campak di Rubaru. “Melalui pertemuan ini, kami ingin seluruh pihak bergerak bersama demi kesehatan anak-anak di Kecamatan Rubaru,” kata Dony.

Menurutnya, kerjasama lintas sektor adalah kunci utama untuk mengatasi wabah campak dan mencegah kematian akibat penyakit tersebut. Dony menyebutkan, kasus campak di wilayah Puskesmas Rubaru telah menyebabkan tiga anak meninggal dunia dalam beberapa bulan terakhir.

Baca Juga :  Ketua TP PKK Sumenep Borong Hasil Panen Petani

Hal ini menjadi perhatian serius, mengingat campak merupakan penyakit yang sebenarnya bisa dicegah melalui imunisasi rutin. Dengan meningkatnya cakupan imunisasi ORI, diharapkan tidak ada lagi kasus kematian akibat campak di wilayah Rubaru.

“Vaksinasi ini sangat penting, terutama untuk mencegah kejadian luar biasa seperti kematian anak akibat campak,” jelasnya. Ia berharap seluruh orang tua tidak ragu membawa anaknya ke posyandu atau fasilitas kesehatan untuk mendapatkan vaksin.

Tak hanya itu, peran guru dan tokoh masyarakat juga sangat penting untuk mengajak masyarakat agar bersedia divaksin. Dony menyampaikan rasa terima kasihnya kepada desa-desa yang telah berhasil mencapai cakupan vaksinasi 100 persen lebih cepat.

“Semoga desa-desa lain bisa mengikuti langkah baik ini demi kesehatan bersama dan masa depan anak-anak kita,” harapnya. Puskesmas Rubaru akan terus menggelar kegiatan sosialisasi dan vaksinasi massal hingga target capaian ORI bisa terpenuhi.(*/Red)

Berita Terkait

Bupati Fauzi Lantik Empat Kepala OPD, Target Penerbangan Perintis Masalembu Jadi Perhatian
Rumah Berubah Jadi Ruang Penderitaan, KOPRI PMII Unija Desak Keadilan bagi Korban Kekerasan Seksual Anak
Stan Bappeda Sumenep Tampil Beda di Madura Culture Festival 4, Hadirkan Kuis Interaktif dan Informasi Pembangunan
Kapolresta Sumenep Sambung Roso Bersama 11 Kades, Bahas Kamtibmas di Rubaru
Potensi Wisata dan UMKM Arjasa Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Kepulauan
Sumenep Naik Kelas, 330 Desa Terbebas dari Status Sangat Tertinggal dan Tertinggal
Mayat Terbakar Ditemukan di Tegalan Sumenep, Polisi Lakukan Penanganan
Madura Night Vaganza 2026 Digelar, 200 Stan Siap Dongkrak Ekonomi dan Pariwisata Sumenep

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 17:00 WIB

Bupati Fauzi Lantik Empat Kepala OPD, Target Penerbangan Perintis Masalembu Jadi Perhatian

Kamis, 3 September 2026 - 19:29 WIB

Rumah Berubah Jadi Ruang Penderitaan, KOPRI PMII Unija Desak Keadilan bagi Korban Kekerasan Seksual Anak

Selasa, 1 September 2026 - 15:04 WIB

Stan Bappeda Sumenep Tampil Beda di Madura Culture Festival 4, Hadirkan Kuis Interaktif dan Informasi Pembangunan

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:58 WIB

Kapolresta Sumenep Sambung Roso Bersama 11 Kades, Bahas Kamtibmas di Rubaru

Jumat, 28 Agustus 2026 - 12:04 WIB

Potensi Wisata dan UMKM Arjasa Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Kepulauan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:56 WIB

Sumenep Naik Kelas, 330 Desa Terbebas dari Status Sangat Tertinggal dan Tertinggal

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:49 WIB

Mayat Terbakar Ditemukan di Tegalan Sumenep, Polisi Lakukan Penanganan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:02 WIB

Madura Night Vaganza 2026 Digelar, 200 Stan Siap Dongkrak Ekonomi dan Pariwisata Sumenep

Berita Terbaru