Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. Style dengan penangan "thickbox" telah dimasukkan ke dalam antrian dengan dependensi yang tidak terdaftar: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/saly4638/public_html/wp-includes/functions.php on line 6170

Harga Daging Sapi di Sumenep Naik Signifikan, Tembus Rp150 Ribu per Kilogram

- Pewarta

Selasa, 16 September 2025 - 13:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, Salam News. Id – Harga daging sapi di Pasar Anom, Sumenep, Madura, Jawa Timur, naik signifikan dalam beberapa hari terakhir ini. Saat ini harga daging sapi mencapai Rp150 ribu per kilogram, naik sekitar Rp10 ribu dari harga sebelumnya Rp140 ribu.

Kenaikan harga ini mengejutkan banyak pembeli yang mengeluhkan lonjakan yang dinilai terlalu tinggi dan memberatkan masyarakat. Sejumlah pedagang mengaku bahwa kenaikan ini terjadi karena harga sapi hidup di tingkat peternak juga naik cukup tinggi.

Hj. Ririn, pedagang daging sapi di Pasar Anom, menyatakan lonjakan harga sudah terasa sejak awal pekan lalu. “Sekarang harga daging Rp150 ribu per kilogram, sebelumnya hanya Rp140 ribu,” ungkap Hj. Ririn kepada wartawan setempat.

Ucapan KPU-HPN 2025

Menurutnya, harga sapi hidup di pasaran naik tajam, sehingga pedagang terpaksa menaikkan harga daging di pasar. “Kalau harga sapi mahal, kami juga harus menyesuaikan harga jual agar tidak rugi,” tambah Hj. Ririn menjelaskan kondisinya.

Meski harga melonjak, Hj. Ririn berharap dagangannya tetap diminati pembeli, meskipun volume penjualan kemungkinan mengalami penurunan. Kalau harga naik, biasanya pembeli agak berkurang. Tapi mudah-mudahan tetap ada yang beli,” harap Hj. Ririn optimis.

Baca Juga :  Pemkab Sumenep Hadir untuk Warga Terdampak Bencana, Wabup KH. Imam Hasyim Serahkan Bantuan

Kenaikan harga daging sapi juga diakui oleh Kepala Diskop UKM Perindag Sumenep, Moh Ramli, saat ditemui wartawan. Ramli menyebutkan bahwa fenomena ini biasanya terjadi menjelang momentum keagamaan seperti peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Permintaan terhadap daging sapi meningkat tajam pada momentum Maulid Nabi, memicu harga naik akibat tingginya konsumsi warga. “Kami mencatat bahwa permintaan meningkat drastis menjelang Maulid, terutama untuk acara keagamaan dan tradisi masyarakat,” kata Ramli.

Menurut Ramli, kenaikan harga daging sapi saat ini masih tergolong wajar dan belum menimbulkan gejolak signifikan di pasar. Pemerintah daerah melalui dinas terkait terus memantau harga pasar agar tetap stabil dan tidak merugikan masyarakat.

“Insyaallah tidak akan ada gejolak besar. Kami yakin harga daging sapi akan kembali normal setelah Maulid berlalu,” tegasnya. Pihak Diskop UKM Perindag juga rutin turun langsung ke pasar-pasar untuk memastikan harga tidak melambung tanpa kendali.

Baca Juga :  Momentum Ramadhan 2024, Geliat UMKM di Sumenep Makin Berkembang

Ramli mengimbau masyarakat agar tidak panik dan tetap membeli sesuai kebutuhan tanpa melakukan pembelian berlebihan. Ia juga berharap agar distribusi daging sapi dari peternak ke pasar tetap lancar dan tidak ada kendala logistik berarti.

Selain itu, koordinasi dengan pedagang terus dilakukan agar tidak terjadi penimbunan atau spekulasi harga yang merugikan. Masyarakat diminta tetap tenang menghadapi kenaikan ini karena bersifat musiman dan akan turun setelah permintaan normal.

Pemerintah akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan daging di pasar. Kondisi seperti ini dinilai sebagai siklus tahunan yang biasanya berulang pada momen keagamaan seperti Idul Fitri dan Maulid.

Dengan adanya pengawasan intensif dan distribusi yang lancar, diharapkan harga daging sapi segera kembali ke harga semula.(*/Red)

Berita Terkait

KPRI RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat, Bukti Tata Kelola Profesional dan Transparan
Bupati Sumenep Pastikan Rotasi Pejabat Terus Berjalan, Evaluasi Kinerja Dilakukan Setiap Enam Bulan
Polres Resmi Naik Status Menjadi Polresta, Kapolda Minta Pelayanan Kepolisian di Sumenep Semakin Profesional
Bupati Sumenep Apresiasi Peran Koperasi, Tegaskan Penguatan Tata Kelola Demi Mendorong Ekonomi Kerakyatan
Penataan Birokrasi Berlanjut, Bupati Sumenep Rotasi Pejabat Administrator dan Pengawas
Fatayat NU Sumenep Gelar “Ngaji Perempuan”, Tegaskan Peran Perempuan dan Sikap Moderat Melawan Radikalisme
Bupati Achmad Fauzi Lantik 25 Pejabat Administrator, Dorong Birokrasi Sumenep Makin Profesional
Menuju Institut, STAIM Sumenep Jalin Kerjasama Internasional Perkuat Entrepreneurship

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:04 WIB

KPRI RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat, Bukti Tata Kelola Profesional dan Transparan

Jumat, 17 Juli 2026 - 19:55 WIB

Bupati Sumenep Pastikan Rotasi Pejabat Terus Berjalan, Evaluasi Kinerja Dilakukan Setiap Enam Bulan

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:27 WIB

Polres Resmi Naik Status Menjadi Polresta, Kapolda Minta Pelayanan Kepolisian di Sumenep Semakin Profesional

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:07 WIB

Bupati Sumenep Apresiasi Peran Koperasi, Tegaskan Penguatan Tata Kelola Demi Mendorong Ekonomi Kerakyatan

Rabu, 15 Juli 2026 - 17:14 WIB

Penataan Birokrasi Berlanjut, Bupati Sumenep Rotasi Pejabat Administrator dan Pengawas

Senin, 13 Juli 2026 - 13:41 WIB

Bupati Achmad Fauzi Lantik 25 Pejabat Administrator, Dorong Birokrasi Sumenep Makin Profesional

Sabtu, 11 Juli 2026 - 08:39 WIB

Menuju Institut, STAIM Sumenep Jalin Kerjasama Internasional Perkuat Entrepreneurship

Jumat, 10 Juli 2026 - 17:26 WIB

Seluruh Fraksi DPRD Sumenep Kompak Dorong Percepatan Infrastruktur Kepulauan, Tiga Ruas Jalan Kangean Jadi Prioritas

Berita Terbaru