Sumenep, Salam News. Id – Festival Musik Tong-Tong se-Madura 2025 resmi menobatkan grup Baladewa sebagai Juara Umum dalam ajang bergengsi Kharisma Event Nusantara (KEN). Kemenangan ini menegaskan eksistensi musik tradisional Madura yang terus berkembang, menunjukkan warisan budaya tetap hidup di tengah arus modernisasi global.
Pengumuman pemenang dilakukan seusai penutupan acara Minggu pagi, 19 Oktober 2025, pukul 07.16 WIB, di depan kantor Disbudporapar Sumenep. Ribuan penonton memadati lokasi sejak malam sebelumnya, menciptakan suasana meriah yang menjadi bukti kecintaan masyarakat terhadap musik tong-tong Madura.
Kepala Disbudporapar Sumenep, Moh. Ikhsan, menyampaikan kebanggaannya atas antusiasme masyarakat dan semangat peserta dalam menjaga tradisi musik Madura. “Musik tong-tong adalah kekayaan budaya khas Madura yang wajib terus kita dorong agar dikenal hingga ke mancanegara,” ujarnya bangga.

Menurutnya, festival ini bukan sekadar kompetisi musik, melainkan upaya konkret melestarikan budaya lokal melalui inovasi dan kreativitas masyarakat Madura sendiri. “Melalui festival ini, kita melestarikan budaya sekaligus menumbuhkan semangat inovasi seni dari generasi muda Madura,” tambah Moh. Ikhsan menegaskan.
Festival tahun ini terasa istimewa karena masuk dalam rangkaian Kharisma Event Nusantara, program nasional Kemenparekraf yang menyoroti event unggulan daerah.Program KEN bertujuan mengangkat potensi budaya dan pariwisata lokal agar mampu bersaing di kancah nasional bahkan internasional secara berkelanjutan.
Apresiasi Pemerintah Daerah dan Masyarakat
Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, turut mengapresiasi keberhasilan penyelenggaraan festival sebagai ajang promosi budaya dan ekonomi kreatif daerah. Antusiasme masyarakat luar biasa, ribuan warga hadir menikmati setiap dentuman irama tong-tong penuh semangat dan kreativitas,” ungkapnya dengan bangga.
Menurutnya, festival ini menjadi bukti bahwa musik tradisional masih memiliki tempat di hati masyarakat, terutama kalangan generasi muda Madura. Ia berharap, tahun depan festival ini kembali menjadi agenda nasional dan terus memperluas pengaruhnya di dunia pariwisata budaya Nusantara.
Apresiasi juga datang dari Kepala Biro Komunikasi Republik Indonesia yang menilai kolaborasi musik tradisional dan aransemen modern sebagai pertunjukan memukau. Perpaduan tersebut menciptakan nuansa baru yang enerjik, modern, namun tetap berakar kuat pada identitas budaya Madura yang autentik dan berkarakter.
“Festival ini tidak hanya mengangkat seni, tetapi juga membuka peluang besar bagi UMKM lokal untuk naik kelas,” ujar Bupati Fauzi menutup sambutannya.
Daftar Pemenang Festival Musik Tong-Tong 2025
Berikut daftar lengkap pemenang Festival Musik Tong-Tong se-Madura 2025 yang telah diumumkan oleh panitia penyelenggara pada akhir acara. Juara Umum: Baladewa — grup musik yang berhasil menyuguhkan harmoni tradisional dan modern dengan teknik permainan yang mengesankan para juri.
Dekorasi Terbaik: Mega Remmeng, Baladewa, Pangeran Soengennep, Pornama Alam, Barong Ireng, Gelora Pesisir, Sekar Kedaton, Phuser Bhumi, Laskar Talango, Kacong Madura.
Busana Terbaik: Angin Ribut, Bagaspati, Sat-Set-Sot, Baladewa, dan Langeng Sarkaju menampilkan kostum unik memadukan unsur etnik dan inovasi visual.
Penyaji Terbaik: Barong Ireng, Baladewa, Angin Ribut, Sekar Kedaton, Phuser Bhumi, Mega Remmeng, Sat-Set-Sot, Putra Siding Puri, Bintang Kejora, Bagaspati.
Aransemen Terbaik: Barong Ireng, Baladewa, Angin Ribut, Sekar Kedaton, dan Phuser Bhumi sukses menampilkan aransemen kreatif yang menonjolkan karakter Madura.
Makna dan Harapan Festival
Festival Musik Tong-Tong menjadi simbol semangat masyarakat Madura dalam menjaga tradisi sekaligus beradaptasi dengan perkembangan zaman yang serba cepat. Ajang ini juga menjadi wadah regenerasi musisi lokal, mempertemukan pemain muda dengan maestro musik tradisional dalam suasana penuh kebersamaan.
Kreativitas peserta menunjukkan bahwa warisan budaya tidak harus kaku, melainkan bisa tumbuh mengikuti zaman tanpa kehilangan jati diri aslinya. Masyarakat berharap Festival Musik Tong-Tong terus digelar setiap tahun sebagai ikon budaya Madura yang mendunia dan membanggakan daerah.
Dengan semangat gotong royong, musik tong-tong akan terus hidup sebagai denyut nadi budaya Madura, menginspirasi generasi berikutnya untuk berkreasi.(*)











