Sumenep, Salam News. Id – Terminal Tipe A Arya Wiraraja Sumenep mengalami peningkatan aktivitas penumpang signifikan selama momentum libur Natal dan Tahun Baru 2025. Lonjakan tersebut terlihat dari jumlah keberangkatan penumpang tujuan Jakarta yang terus meningkat secara konsisten setiap hari selama periode liburan.
Dalam sehari, terminal kebanggaan masyarakat Sumenep ini melayani keberangkatan sekitar 150 hingga 200 penumpang lintas provinsi. Mayoritas penumpang yang berangkat menuju Jakarta merupakan pedagang kelontong dari berbagai daerah di Pulau Jawa.
Para pedagang tersebut memanfaatkan momentum libur panjang untuk menambah stok barang dagangan demi memenuhi kebutuhan pasar lokal. Aktivitas perdagangan yang meningkat menjelang pergantian tahun mendorong tingginya mobilitas pelaku usaha kecil menengah tersebut.

Pengawas Terminal Tipe A Arya Wiraraja Sumenep, Imam Handoko Hanafi, S.Sos, membenarkan adanya lonjakan penumpang selama libur Nataru. Ia menyampaikan bahwa fenomena tersebut merupakan pola rutin yang terjadi setiap akhir tahun, khususnya melibatkan para pedagang.
Menurut Imam, para pedagang memilih transportasi darat karena dinilai lebih fleksibel untuk membawa barang dagangan. Setiap harinya, terminal memberangkatkan rata-rata 150 hingga 200 penumpang dengan tujuan utama Jakarta dan sekitarnya.
Kondisi ini menunjukkan antusiasme tinggi masyarakat dalam memanfaatkan fasilitas transportasi umum yang tersedia di daerah. Imam menambahkan, pengelola terminal telah melakukan berbagai persiapan untuk mengantisipasi peningkatan jumlah penumpang tersebut.
Pengaturan jadwal keberangkatan dilakukan secara optimal agar arus penumpang tetap tertib, aman, dan tidak menumpuk. Selain itu, petugas terminal disiagakan penuh untuk memberikan pelayanan maksimal kepada seluruh penumpang selama periode liburan.
Fasilitas terminal seperti ruang tunggu, loket tiket, serta area parkir turut dioptimalkan demi kenyamanan pengguna jasa. Pengawasan keamanan juga diperketat guna memastikan seluruh aktivitas berjalan lancar tanpa gangguan selama lonjakan penumpang.
Pihak terminal berkomitmen menjaga standar pelayanan meskipun terjadi peningkatan signifikan volume penumpang harian. Imam menegaskan bahwa kenyamanan dan keselamatan penumpang menjadi prioritas utama pengelola Terminal Arya Wiraraja Sumenep.
Lonjakan aktivitas terminal ini tidak hanya mencerminkan mobilitas masyarakat, tetapi juga dinamika ekonomi daerah yang bergerak. Para pedagang kelontong menjadi bagian penting dalam rantai distribusi barang kebutuhan pokok di wilayah Madura dan sekitarnya.
Transportasi darat berperan vital dalam mendukung kelancaran distribusi barang dari pusat perdagangan menuju daerah. Terminal Arya Wiraraja menjadi simpul strategis pergerakan ekonomi, khususnya menjelang momen-momen penting seperti pergantian tahun.
Peningkatan aktivitas ini diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi sektor transportasi dan perekonomian lokal Sumenep. Pemerintah daerah pun terus mendorong peningkatan kualitas layanan terminal sebagai fasilitas publik yang representatif.
Dengan pengelolaan optimal, Terminal Arya Wiraraja diharapkan tetap menjadi pilihan utama masyarakat dalam melakukan perjalanan antarkota. Momentum libur Nataru menjadi bukti nyata peran penting terminal dalam menggerakkan roda ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.(Red)











