Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. Style dengan penangan "thickbox" telah dimasukkan ke dalam antrian dengan dependensi yang tidak terdaftar: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/saly4638/public_html/wp-includes/functions.php on line 6170

Belajar Langsung dari Alam Tim Literasi SMAS Plus Miftahul Ulum Kunjungi Pabrik Minyak Kayu Putih Perhutani

- Pewarta

Rabu, 14 Januari 2026 - 19:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, Salam News. Id – Tim Literasi SMAS Plus Miftahul Ulum melaksanakan kunjungan literasi ke Pabrik Minyak Kayu Putih milik Perhutani yang berlokasi di Desa Lalangon, Kabupaten Sumenep, Senin (12/1/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari pembelajaran kookurikuler yang bertujuan memperkaya wawasan siswa melalui pengalaman belajar langsung di lapangan.

Kunjungan tersebut diikuti oleh tim literasi bersama pendamping guru dengan fokus pada penguatan literasi kontekstual berbasis potensi lokal. Pabrik minyak kayu putih dipilih sebagai lokasi kunjungan karena memiliki nilai edukatif yang berkaitan dengan sains, lingkungan, ekonomi, serta kearifan lokal masyarakat Sumenep.

Dalam kegiatan ini, peserta mendapatkan penjelasan langsung mengenai proses penyulingan minyak kayu putih yang masih mempertahankan prinsip tradisional namun terkelola secara profesional. Proses diawali dengan pengumpulan daun kayu putih yang telah tua dan siap disuling. Daun-daun tersebut kemudian dimasukkan ke dalam ketel penyulingan berukuran besar.

Ucapan KPU-HPN 2025

Selanjutnya, ketel dipanaskan menggunakan uap air dengan suhu tertentu. Uap panas yang dihasilkan akan membawa sari minyak dari daun kayu putih. Uap tersebut dialirkan melalui pipa pendingin hingga mengalami proses pengembunan. Dari proses ini dihasilkan cairan yang terdiri atas air dan minyak kayu putih, yang kemudian terpisah secara alami karena perbedaan massa jenis.

Baca Juga :  Lebaran di Sumenep Harmoni Silaturahmi, Tradisi, dan Refleksi Spiritual yang Mengakar

Kepala Resort Perhutani Kabupaten Sumenep, Bapak Imam Syafii, dalam paparannya menjelaskan bahwa pengelolaan minyak kayu putih dimulai sejak tahap pembibitan.

“Pembibitan kayu putih dilakukan secara terencana agar keberlanjutan hutan tetap terjaga. Setelah tanaman siap panen, daun dipetik dengan pola tertentu agar tidak merusak pohon,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menerangkan bahwa hasil penyulingan minyak kayu putih dari Desa Lalangon tidak hanya memenuhi kebutuhan lokal.

“Hasil minyak kayu putih yang telah melalui proses penyulingan dan pengujian mutu kemudian dikirim ke cabang Perhutani di Pamekasan untuk selanjutnya didistribusikan,” ungkapnya. Ia menegaskan bahwa ketelitian dalam mengatur suhu, waktu penyulingan, serta kualitas bahan baku sangat menentukan mutu minyak kayu putih yang dihasilkan.

Melalui pengamatan langsung terhadap proses penyulingan, peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan teknis, tetapi juga belajar tentang keterkaitan antara ilmu pengetahuan, lingkungan, dan ekonomi lokal. Kegiatan ini sekaligus melatih kemampuan literasi kritis siswa, khususnya dalam mengamati, mencatat, dan mengolah informasi faktual menjadi pemahaman yang utuh.

Baca Juga :  Wabup Beberkan Capaian Sumenep 2025, Dari Ekonomi Hingga Kesehatan Makin Membaik

Salah satu anggota tim literasi, Syahriyatul, siswi kelas XI, mengungkapkan kesannya,

“Dengan melihat langsung proses penyulingan, saya jadi lebih memahami bagaimana pelajaran sains diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini sangat menarik dan membuka wawasan.”

Sementara itu, Andin, siswi kelas X, menyampaikan rasa antusiasnya mengikuti kegiatan tersebut.

“Saya senang bisa belajar di luar kelas. Ternyata potensi daerah kita sangat besar dan bisa menjadi sumber pengetahuan sekaligus ekonomi,” ujarnya.

Penanggung jawab kegiatan, Ibu Aisyah, menyampaikan rasa senang dan apresiasinya atas sambutan yang diberikan oleh pihak Perhutani.

“Kami merasa sangat senang karena kunjungan literasi ini diterima dengan baik oleh Perhutani. Anak-anak mendapatkan pengalaman belajar yang bermakna dan kontekstual. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut,” tuturnya.

Melalui kunjungan literasi ke Pabrik Minyak Kayu Putih Perhutani ini, SMAS Plus Miftahul Ulum berharap peserta didik mampu mengembangkan budaya literasi yang kontekstual, kritis, dan bermakna, sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap potensi serta kearifan lokal daerah.(*)

Berita Terkait

Polres Resmi Naik Status Menjadi Polresta, Kapolda Minta Pelayanan Kepolisian di Sumenep Semakin Profesional
Fatayat NU Sumenep Gelar “Ngaji Perempuan”, Tegaskan Peran Perempuan dan Sikap Moderat Melawan Radikalisme
Menuju Institut, STAIM Sumenep Jalin Kerjasama Internasional Perkuat Entrepreneurship
Disdik Sumenep Perketat Pengawasan MBG, Sekolah Diminta Segera Laporkan Makanan Tak Layak
Korwil MBG Sumenep Tegaskan Program Makan Bergizi Gratis Terus Dievaluasi demi Manfaat Maksimal
PWRI Sumenep Bedah Program MBG, Pemkab Dorong Evaluasi Total demi Tepat Sasaran
Mahasiswa Universitas Annuqayah Gelar Seminar dan Aksi Bersih Sungai, Wujudkan Kepedulian Nyata terhadap Kelestarian Lingkungan
Penantian Panjang Warga Ambunten Berakhir, Jembatan Perintis Garuda Resmi Beroperasi, Dorong Ekonomi Dua Desa

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:27 WIB

Polres Resmi Naik Status Menjadi Polresta, Kapolda Minta Pelayanan Kepolisian di Sumenep Semakin Profesional

Sabtu, 11 Juli 2026 - 08:39 WIB

Menuju Institut, STAIM Sumenep Jalin Kerjasama Internasional Perkuat Entrepreneurship

Kamis, 9 Juli 2026 - 16:41 WIB

Disdik Sumenep Perketat Pengawasan MBG, Sekolah Diminta Segera Laporkan Makanan Tak Layak

Kamis, 9 Juli 2026 - 12:39 WIB

Korwil MBG Sumenep Tegaskan Program Makan Bergizi Gratis Terus Dievaluasi demi Manfaat Maksimal

Kamis, 9 Juli 2026 - 10:10 WIB

PWRI Sumenep Bedah Program MBG, Pemkab Dorong Evaluasi Total demi Tepat Sasaran

Minggu, 5 Juli 2026 - 09:44 WIB

Mahasiswa Universitas Annuqayah Gelar Seminar dan Aksi Bersih Sungai, Wujudkan Kepedulian Nyata terhadap Kelestarian Lingkungan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:56 WIB

Penantian Panjang Warga Ambunten Berakhir, Jembatan Perintis Garuda Resmi Beroperasi, Dorong Ekonomi Dua Desa

Selasa, 30 Juni 2026 - 10:31 WIB

Bupati Sumenep Komitmen Jadikan Pawai Muharram Agenda Tahunan

Berita Terbaru