Atasi Kekeringan, LAZISNU Sumenep Salurkan 30 Ribu Liter Air Bersih

- Pewarta

Jumat, 27 Oktober 2023 - 08:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, SalamNews.Id – Beberapa desa di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, kini mulai mengalami kekeringan akibat kemarau panjang. Ketersediaan air bersih yang menjadi kebutuhan pokok sehari-hari masyarakat pun kian menipis.

Melihat kondisi tersebut, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep melalui NU Care-Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) melakukan penyaluran 30 ribu liter air bersih di Desa Prancak dan Desa Montorna Kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep. Selasa, 24 Oktober 2023.

Ketua PCNU Sumenep, KH A Pandji Taufiq mengatakan bahwa setiap tahunnya, beberapa wilayah di Sumenep memang langganan kekurangan air bersih saat kemarau panjang. Termasuk dua desa tersebut adalah salah satu daerah yang mengalami kekeringan akibat kemarau panjang.

Saat ini pun, lanjut Kiai Pandji, beberapa upaya yang dilakukan untuk meminimalisir kekurangan tersebut belum sepenuhnya maksimal. Maka perlu melibatkan banyak pihak agar kekurangan air bersih yang dialami masyarakat dapat terpenuhi.

“Maka memang diperlukan kerjasama dengan berbagai pihak. Termasuk PCNU melalui LAZISNU mengupayakan bagaimana menggerakkan elemen masyarakat untuk bersama-sama menyelesaikan persoalan itu,” kata Kiai Pandji.

Baca Juga :  Polda Jatim Gelar Vaksinasi di Ponpes Miftahut Thullab Sampang

Kiai Pandji berharap, giat kemanusiaan itu lebih masif lagi dilakukan. Termasuk dengan banyak melibatkan instansi lain agar kebermanfaatannya juga makin dirasakan oleh masyarakat.

“Seperti yang Batuputih, kabarnya sekarang sudah ada pengeboran. Jadi kami berharap upaya-upaya ke depan yang dilakukan bisa jauh lebih konkret lagi,” tegasnya.

Pantauan media ini di lokasi, puluhan masyarakat Desa Prancak Desa Montorna, Kecamatan Pasongsongan, berbondong-bondong membawa aneka wadah kecil hingga besar. Mereka berkerumun tertib untuk mendapatkan jatah air yang disalurkan dari bak truk pengangkut air bersih.

Lebih jauh, Ketua NU Care-LAZISNU Sumenep, Quraysi Makki mengatakan bahwa penyaluran air bersih ini dilakukan dengan melibatkan instansi pemerintah terkait. Yakni Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumenep dan Pemdes setempat. Serta elemen struktur internal NU, di antaranya LPBI NU dan MWCNU Pasongsongan.

“Giat ini kami melibatkan BPBD, LPBI NU, dan MWCNU Pasongsongan serta Pemdes setempat,” ungkapnya saat diwawacarai usai penyaluran air bersih.

Baca Juga :  Polres Sumenep bersamaTokoh Agama, Kepala Desa, Bhabinkamtibmas dan Babinsa Deklarasi Madura Produktif Tanpa Narkoba,

Desa Montorna dan Prancak dipilih sebagai lokasi penyaluran air, karena menurutnya, kebutuhan terhadap air bersih di daerah tersebut lebih mendesak daripada daerah lain. Kendati begitu, dirinya menegaskan akan melakukan penyaluran air bersih secara bertahap ke daerah-daerah lain yang juga membutuhkan.

Adapun titik lokasi penyaluran air bersih tersebut, dikatakan Quraysi, ditempatkan di lembaga pendidikan seperti Pesantren dan Madrasah. Namun pihaknya tak membatasi penggunaan air bersih kepada pihak tertentu.

“Pada intinya kami membantu dari pesantren untuk masyarakat. LAZISNU sebagai lembaga NU selalu hadir untuk kaum dhuafa, lebih-lebih masyarakat yang kini tengah membutuhkan air bersih,” tandasnya.

Salah seorang penerima manfaat air bersih, Hasbi (70) mengaku berterima kasih atas kepedulian NU Care-LAZISNU Sumenep. Bantuan air bersih itu, menurutnya sangat dibutuhkan untuk keberlangsungan hidup masyarakat sekitar.

“Terimakasih LAZISNU Sumenep. Tentu ini sangat bermanfaat untuk kami dan warga. Semoga dibalas oleh Allah SWT dalam berjuang di jalan NU,” tandas Ketua PRNU Desa Prancak Kecamatan Pasongsongan itu. (red)

Berita Terkait

Polres Resmi Naik Status Menjadi Polresta, Kapolda Minta Pelayanan Kepolisian di Sumenep Semakin Profesional
Disdik Sumenep Perketat Pengawasan MBG, Sekolah Diminta Segera Laporkan Makanan Tak Layak
Korwil MBG Sumenep Tegaskan Program Makan Bergizi Gratis Terus Dievaluasi demi Manfaat Maksimal
PWRI Sumenep Bedah Program MBG, Pemkab Dorong Evaluasi Total demi Tepat Sasaran
Penantian Panjang Warga Ambunten Berakhir, Jembatan Perintis Garuda Resmi Beroperasi, Dorong Ekonomi Dua Desa
Bupati Sumenep Komitmen Jadikan Pawai Muharram Agenda Tahunan
Aksi Nyata Peduli Lingkungan, TNI Bersama Warga Percantik Wisata Religi Asta Tinggi
Sensus Ekonomi 2026 Jadi Fondasi Pembangunan Berbasis Data, Bupati Sumenep Ajak Masyarakat Berpartisipasi Aktif

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:27 WIB

Polres Resmi Naik Status Menjadi Polresta, Kapolda Minta Pelayanan Kepolisian di Sumenep Semakin Profesional

Kamis, 9 Juli 2026 - 16:41 WIB

Disdik Sumenep Perketat Pengawasan MBG, Sekolah Diminta Segera Laporkan Makanan Tak Layak

Kamis, 9 Juli 2026 - 12:39 WIB

Korwil MBG Sumenep Tegaskan Program Makan Bergizi Gratis Terus Dievaluasi demi Manfaat Maksimal

Kamis, 9 Juli 2026 - 10:10 WIB

PWRI Sumenep Bedah Program MBG, Pemkab Dorong Evaluasi Total demi Tepat Sasaran

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:56 WIB

Penantian Panjang Warga Ambunten Berakhir, Jembatan Perintis Garuda Resmi Beroperasi, Dorong Ekonomi Dua Desa

Selasa, 30 Juni 2026 - 10:31 WIB

Bupati Sumenep Komitmen Jadikan Pawai Muharram Agenda Tahunan

Sabtu, 20 Juni 2026 - 15:40 WIB

Aksi Nyata Peduli Lingkungan, TNI Bersama Warga Percantik Wisata Religi Asta Tinggi

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:29 WIB

Sensus Ekonomi 2026 Jadi Fondasi Pembangunan Berbasis Data, Bupati Sumenep Ajak Masyarakat Berpartisipasi Aktif

Berita Terbaru