Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. The style with the handle "thickbox" was enqueued with dependencies that are not registered: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/saly4638/public_html/wp-includes/functions.php on line 6131

APBD Sumenep 2026 Disahkan, Pemerintah Daerah Komit Perkuat Efektivitas Belanja dan Pembangunan

- Pewarta

Selasa, 21 Oktober 2025 - 22:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, Salam News. Id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Sumenep (DPRD Kabupaten Sumenep) menggelar rapat paripurna, Selasa (21/10/2025), dengan agenda penyampaian laporan Badan Anggaran DPRD Kabupaten Sumenep dan penandatanganan naskah persetujuan bersama antara Bupati dan DPRD terkait Raperda tentang APBD Tahun Anggaran 2026.

Rapat diselenggarakan di Ruang Paripurna DPRD Kabupaten Sumenep, dan dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Sumenep (Forkopimda), Sekretaris Daerah, serta seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep.

Bupati Kabupaten Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo melalui Wakil Bupati KH Imam Hasyim menyampaikan apresiasi tinggi kepada DPRD atas komitmen dan kerja kerasnya dalam menyelesaikan pembahasan Raperda APBD 2026 tepat waktu.

Ucapan KPU-HPN 2025

“Terima kasih sebesar-besarnya kepada DPRD yang telah menuntaskan pembahasan Rancangan APBD Tahun Anggaran 2026,” ujar Wabup Imam Hasyim dalam sambutannya. “Saran dan masukan yang disampaikan menjadi bahan berharga dalam penyempurnaan penyusunan, pelaksanaan, dan pengawasan APBD, serta menjadi acuan untuk tahun anggaran berikutnya,” lanjutnya.

Wabup juga menegaskan bahwa penganggaran Dana Khusus akan disesuaikan hasil koordinasi masing-masing OPD bersama kementerian teknis terkait, agar penggunaan anggaran lebih efektif dan tepat sasaran. Dalam laporan yang dibacakan, dijelaskan bahwa Pendapatan Daerah pada Rancangan APBD Tahun Anggaran 2026 bertambah sebesar Rp62,4 miliar — dari semula Rp2,033 triliun menjadi Rp2,095 triliun.

Baca Juga :  Bupati Sumenep Berharap CPNS Meningkatkan Kualitas, Agar Melayani Masyarakat Dengan Baik dan Maksimal

Sementara itu, Belanja Daerah juga mengalami kenaikan sebesar Rp62,4 miliar — dari Rp2,217 triliun menjadi Rp2,280 triliun.
Dengan demikian, terdapat defisit anggaran sebesar Rp184,2 miliar. Namun defisit tersebut ditutup dengan surplus pembiayaan daerah.

Penerimaan pembiayaan mencapai Rp187,4 miliar, sedangkan pengeluaran pembiayaan sebesar Rp3,2 miliar. Selisihnya, sebesar Rp184,2 miliar, digunakan untuk menutup defisit belanja daerah. “Defisit anggaran sebesar Rp184,2 miliar dapat tertutupi dari surplus pembiayaan daerah dengan jumlah yang sama, sehingga APBD 2026 tetap dalam posisi berimbang,” jelas Wabup Imam Hasyim.

Rapat paripurna tersebut kemudian ditutup dengan penandatanganan berita acara persetujuan bersama antara DPRD dan Bupati Kabupaten Sumenep sebagai tahap akhir sebelum diajukan untuk evaluasi oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Langkah persetujuan bersama ini menunjukkan sinergi antara legislatif dan eksekutif di Kabupaten Sumenep dalam proses penganggaran daerah untuk tahun mendatang.

Pembahasan yang tepat waktu ini juga menjadi indikasi bahwa DPRD Kabupaten Sumenep dan Pemerintah Kabupaten siap menjalankan tugas sesuai dengan regulasi dan aspirasi masyarakat. Kenaikan pendapatan dan belanja tersebut mencerminkan upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan kapasitas fiskal dan menyikapi kebutuhan pembangunan yang makin kompleks.

Baca Juga :  Bupati Sumenep Sambut Kedatangan Jamaah Haji Kloter 21 Di Gor A.yani Sumnep

Adanya defisit anggaran yang berhasil ditutup dengan pembiayaan menunjukkan bahwa meskipun terjadi peningkatan belanja, keseimbangan fiskal tetap diperhatikan dalam penyusunan APBD. Penggunaan Dana Khusus yang disesuaikan dengan koordinasi kementerian teknis diharapkan dapat memperkuat arah belanja yang tepat sasaran dan efisien untuk pembangunan daerah.

Keterlibatan seluruh Kepala OPD dalam rapat menyiratkan bahwa semua perangkat daerah memiliki andil dalam penyusunan, pembahasan, dan pelaksanaan anggaran untuk tahun anggaran 2026. Hadirnya Forkopimda dan Sekretaris Daerah juga mempertegas bahwa kebijakan anggaran bukan hanya domain legislatif dan eksekutif, tetapi merupakan proses kolektif yang melibatkan pemerintah dan lembaga pengawas.

Penandatanganan naskah persetujuan bersama ini akan menjadi dasar formal sebelum Raperda APBD 2026 diangkat menjadi Peraturan Daerah setelah evaluasi gubernur.

Tahap evaluasi yang akan dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur menjadi bagian dari mekanisme nasional yang memastikan bahwa setiap APBD sesuai dengan koridor hukum dan kebijakan fiskal daerah.(*)

Berita Terkait

Gemuruh Ramadhan di Masjid Miftahul Jannah, Malam Puncak Lomba Islami Berlangsung Meriah
Ledakan Mercon Rakitan Guncang Batuputih Sumenep, Satu Rumah Rusak Berat Dua Warga Terluka
Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo Minta KNPI Sumenep Aktif Beri Gagasan untuk Kemajuan Daerah
Bupati Sumenep Warning Keras Pengelola Dapur MBG, Pemkab Sumenep Siap Beri Sanksi Pelanggaran
Program MBG Harus Terukur dan Aman, Nurul Aini Minta Pengawasan Ketat dari Pemerintah Daerah
Bupati Fauzi Santuni Anak Yatim di Kantor BAZNAS, Ramadan Jadi Momentum Menguatkan Kepedulian Sosial
Kunjungan Pasien RSUD dr H Moh Anwar Sumenep Meningkat, Poli Penyakit Dalam hingga Jantung Paling Ramai
Bupati Sumenep Tegaskan KNMP Bukan Sekadar Penataan, Tapi Strategi Kebangkitan Ekonomi Nelayan Dapenda

Berita Terkait

Jumat, 6 Maret 2026 - 13:03 WIB

Gemuruh Ramadhan di Masjid Miftahul Jannah, Malam Puncak Lomba Islami Berlangsung Meriah

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:39 WIB

Ledakan Mercon Rakitan Guncang Batuputih Sumenep, Satu Rumah Rusak Berat Dua Warga Terluka

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:03 WIB

Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo Minta KNPI Sumenep Aktif Beri Gagasan untuk Kemajuan Daerah

Kamis, 5 Maret 2026 - 15:21 WIB

Bupati Sumenep Warning Keras Pengelola Dapur MBG, Pemkab Sumenep Siap Beri Sanksi Pelanggaran

Kamis, 5 Maret 2026 - 15:08 WIB

Program MBG Harus Terukur dan Aman, Nurul Aini Minta Pengawasan Ketat dari Pemerintah Daerah

Kamis, 5 Maret 2026 - 09:43 WIB

Kunjungan Pasien RSUD dr H Moh Anwar Sumenep Meningkat, Poli Penyakit Dalam hingga Jantung Paling Ramai

Rabu, 4 Maret 2026 - 21:23 WIB

Bupati Sumenep Tegaskan KNMP Bukan Sekadar Penataan, Tapi Strategi Kebangkitan Ekonomi Nelayan Dapenda

Rabu, 4 Maret 2026 - 10:40 WIB

Pemkab Sumenep Gelar Mudik Gratis 2026, Bukti Nyata Kepedulian untuk Perantau

Berita Terbaru