Bupati Fauzi Tinjau Sawah HMS 700: Panen Melimpah, Harapan Baru Petani Sumenep

- Pewarta

Rabu, 6 Agustus 2025 - 16:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, Salam News. Id – Rabu pagi, 6 Agustus 2025, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo meninjau sawah di Dusun Lambeu, Desa Parsanga, Kota Sumenep. Tatapan beliau tak lepas dari buliran padi HMS 700 yang terlihat besar, menguning, dan menjanjikan hasil panen tinggi.

Didampingi Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid, serta jajaran terkait, mereka menyusuri pematang sawah dengan penuh semangat. Pagi itu, sawah HMS 700 menjadi saksi uji coba benih unggul yang diyakini mampu menggandakan hasil panen petani lokal.

Bupati tampak berbincang sambil berbisik: “Benar ini benih padi varietas HMS 700?” menandakan antusiasmenya terhadap hasil. Setelah peninjauan, rombongan duduk lesehan, sarapan bersama petani di tepi sawah dengan kopi dan obrolan ringan.

Ucapan KPU-HPN 2025

Suasana akrab menyelimuti, diskusi berlangsung hangat membahas inovasi pertanian dan harapan baru bagi masa depan Sumenep. Fauzi mengapresiasi uji coba HMS 700 sebagai langkah strategis menghadapi keterbatasan lahan pertanian yang makin menyempit.

“Inovasi seperti ini perlu diperluas. Produksi naik, walau lahan berkurang. Ini lompatan besar,” kata Bupati Fauzi mantap. Padi HMS 700 terlihat menjanjikan: malai besar, bulir padat, dan tanaman tetap sehat meskipun tanpa pestisida kimia.

Setelah menyusuri sawah, Bupati dan tim sarapan bersama di atas tikar di pinggir jalan, berbincang dengan petani setempat. Menurut Bupati, inovasi seperti ini mendukung visi besar Presiden Prabowo Subianto dalam program swasembada pangan nasional.

Baca Juga :  Sekolah Tinggi Agama Islam Miftahul Ulum Tarate, Pandian, Sumenep, Gelar Prosesi Wisuda 59 Mahasiswa Semester Akhir

Bupati menegaskan bahwa teknologi dan inovasi adalah kunci utama untuk menjaga produktivitas di tengah keterbatasan lahan. Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid, menjelaskan bahwa benih HMS 700 dibeli secara mandiri untuk uji coba di lahan petani.

Penanaman dilakukan mengikuti metode tradisional, tanpa pestisida, dan hasilnya ternyata melebihi ekspektasi awal mereka. “Tanpa pestisida pun tanaman sehat. Malainya besar. Potensinya bisa mencapai 14 ton per hektare,” ujar Chainur bersemangat.

Data lapangan menunjukkan HMS 700 mampu melampaui rata-rata hasil padi di Sumenep, yang sebelumnya hanya 5,9 ton per hektare. Fauzi menyebut langkah ini sebagai momentum penting dalam mempercepat kemandirian pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

Kadis Chainur pun berharap, langkah awal ini menjadi tonggak kebangkitan produktivitas pertanian di Kabupaten Sumenep. “Sekarang kami menunggu arahan selanjutnya dari Bapak Bupati,” tutupnya sambil menatap sawah yang berselimut kabut tipis.

Varietas HMS 700 dikenal unggul, panen cepat 90 hari, berasnya pulen, tahan hama, dan sangat cocok untuk iklim lokal. Produksi HMS 700 bisa mencapai 14–19 ton per hektare, angka fantastis dibandingkan rata-rata panen padi lokal saat ini.

Bupati dan DKPP yakin jika benih ini diperluas, petani bisa memperoleh hasil lebih tinggi dengan biaya produksi lebih ringan. Program ini diharapkan menjadi model pertanian baru berbasis efisiensi, ramah lingkungan, dan berkelanjutan di Sumenep.

Baca Juga :  Disdik Sumenep Keluarkan SE Tentang Perubahan PTM

Ke depan, Pemkab berencana menggandeng lebih banyak kelompok tani untuk mengembangkan padi HMS 700 secara massif. Antusiasme petani meningkat setelah melihat hasil nyata di Dusun Lambeu, mendorong mereka mencoba varietas unggul tersebut.

Dengan teknologi tepat guna, masa depan pertanian Sumenep bisa lebih cerah, mandiri, dan memberi dampak sosial yang luas. Pemkab juga berencana mengkaji pengolahan hasil pasca panen agar nilai tambah padi HMS 700 makin optimal bagi petani.

Fauzi berharap, program ini tidak hanya fokus pada panen, tapi juga distribusi, harga, dan keberlanjutan jangka panjang. Petani di Parsanga pun menyambut baik langkah ini, berharap dukungan berkelanjutan untuk benih, pupuk, dan pelatihan.

Sumenep perlahan menunjukkan wajah baru pertanian modern yang berpijak pada tradisi tapi berpacu dengan teknologi. Di tengah tantangan iklim dan alih fungsi lahan, HMS 700 menjadi harapan baru untuk menjaga ketahanan pangan lokal.

Langkah kecil DKPP hari itu menjadi sinyal besar bahwa masa depan pangan Sumenep tengah diarahkan menuju kemandirian. Dengan sinergi antara pemerintah dan petani, varietas HMS 700 bisa menjadi senjata utama menghadapi tantangan pertanian.

Dan pagi itu, di sawah Lambeu yang berselimut kabut, sejarah kecil mulai ditulis dengan butir emas di ujung malai padi. (*/Red)

Berita Terkait

Belajar Langsung dari Alam Tim Literasi SMAS Plus Miftahul Ulum Kunjungi Pabrik Minyak Kayu Putih Perhutani
Penyegaran Birokrasi Sumenep: Bupati Fauzi Rotasi Pejabat Strategis OPD
RSUD dr H Moh Anwar Siapkan Layanan Spesialis Urologi
Dinkes Sumenep Catat Penurunan Kasus DBD, Jumantik dan Edukasi Dinilai Efektif
Modus Rapi Mafia BBM di Sumenep Solar Subsidi Ditimbun, Petani Terlantar
Pastikan Layanan Publik Optimal, Wabup Sumenep Tinjau Puskesmas Rubaru dan Manding
RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep: Transformasi Menuju Rumah Sakit Modern dan Berstandar Nasional
Reformasi Hukum Pidana Belum Tuntas: KUHP–KUHAP Baru Tanpa Perampasan Aset Koruptor

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 19:53 WIB

Belajar Langsung dari Alam Tim Literasi SMAS Plus Miftahul Ulum Kunjungi Pabrik Minyak Kayu Putih Perhutani

Rabu, 14 Januari 2026 - 19:41 WIB

Penyegaran Birokrasi Sumenep: Bupati Fauzi Rotasi Pejabat Strategis OPD

Jumat, 9 Januari 2026 - 19:56 WIB

RSUD dr H Moh Anwar Siapkan Layanan Spesialis Urologi

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:34 WIB

Dinkes Sumenep Catat Penurunan Kasus DBD, Jumantik dan Edukasi Dinilai Efektif

Kamis, 8 Januari 2026 - 11:27 WIB

Pastikan Layanan Publik Optimal, Wabup Sumenep Tinjau Puskesmas Rubaru dan Manding

Rabu, 7 Januari 2026 - 19:14 WIB

RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep: Transformasi Menuju Rumah Sakit Modern dan Berstandar Nasional

Rabu, 7 Januari 2026 - 10:55 WIB

Reformasi Hukum Pidana Belum Tuntas: KUHP–KUHAP Baru Tanpa Perampasan Aset Koruptor

Selasa, 6 Januari 2026 - 17:20 WIB

RSUD dr H Moh Anwar Sumenep Siap Jadi Rumah Sakit Berbasis Kompetensi Nasional

Berita Terbaru

Berita

RSUD dr H Moh Anwar Siapkan Layanan Spesialis Urologi

Jumat, 9 Jan 2026 - 19:56 WIB