Gempa Magnitudo 6,5 Guncang Sumenep

- Pewarta

Rabu, 1 Oktober 2025 - 14:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, Salam News. Id – Sebanyak 64 rumah di Pulau Sepudi, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur rusak akibat gempa berkekuatan magnitudo 6,5 mengguncang wilayah. Kerusakan rumah dikategorikan sedang hingga berat, membuat warga terpaksa mengungsi sementara. Kejadian ini terjadi Selasa malam, menimbulkan kepanikan luas.

Danramil Sepudi, Kapten Kav Suparman menyampaikan, pendataan kerusakan masih terus dilakukan hingga Rabu pagi. Jumlah rumah rusak kemungkinan bertambah. “Sejauh ini ada 64 rumah rusak,” kata Suparman kepada awak media, menegaskan Koramil juga mengerahkan tim membantu masyarakat terdampak.

Selain rumah rusak, terdapat empat warga mengalami luka akibat tertimpa reruntuhan dinding. Mereka segera dilarikan ke Puskesmas Sepudi setempat. Kondisi para korban berangsur membaik. Setelah mendapat perawatan, mereka sudah diperbolehkan pulang dan menjalani rawat jalan sesuai anjuran.

“Alhamdulillah mereka bisa pulang,” imbuh Salah satu tenaga kesehatan yang tidak mau disebutkan namanya, tenaga kesehatan setempat, yang memastikan layanan medis tetap disiagakan mengantisipasi kemungkinan korban tambahan. Sementara itu, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo langsung memimpin rapat bersama Forkopimda guna membahas langkah penanggulangan dampak pascagempa mengguncang.

Baca Juga :  Keluarga Besar Kecamatan Rubaru Bagi - Bagi Infaq dan Shodaqah Pada Kaum Dhuafa, Fakir Miskin Dan Anak Yatim

Fauzi menegaskan pemerintah daerah segera mengirimkan tim gabungan BPBD, Kodim, serta Polres Sumenep untuk menyalurkan bantuan logistik masyarakat terdampak. “Sejak pagi, tim sudah berangkat membawa kebutuhan darurat bagi korban,” katanya. Bantuan berupa makanan, tenda, dan perlengkapan medis didistribusikan.

BMKG melaporkan, gempa berkekuatan magnitudo 6,5 itu terjadi Selasa (30/9/2025) pukul 23.49 WIB. Guncangan cukup kuat terasa hingga daratan. Lokasi gempa berada di titik koordinat 7,25 derajat lintang selatan dan 114,22 derajat bujur timur, berdasarkan laporan resmi BMKG.

Pusat gempa berada di laut sekitar 50 kilometer tenggara Sumenep dengan kedalaman sebelas kilometer. Meski kuat, BMKG memastikan tidak berpotensi tsunami. Warga sempat panik dan berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri. Suasana mencekam berlangsung beberapa menit pascagempa sebelum mereda perlahan.

Baca Juga :  Forpimka Rubaru Laksanakan Kegiatan Bulanan Kerja Bakti Bersama

Sebagian besar rumah rusak adalah bangunan semi permanen. Dinding runtuh dan atap ambruk, menyulitkan warga membersihkan puing-puing reruntuhan. Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD, dan relawan langsung dikerahkan membantu evakuasi. Mereka juga mendirikan posko darurat untuk warga terdampak.

Bupati Fauzi mengimbau warga tetap waspada menghadapi kemungkinan gempa susulan. Pemda akan terus berkoordinasi bersama pihak terkait dalam penanganan. Hingga kini, proses pendataan kerusakan dan korban masih berjalan. Tim relawan berupaya memastikan seluruh warga mendapatkan bantuan secara merata.

Pemerintah pusat diharapkan segera turun tangan memberikan dukungan lebih besar, mengingat kerusakan cukup parah serta kebutuhan warga mendesak. Peristiwa ini menambah catatan bencana alam di Jawa Timur. Sinergi pemerintah, aparat, dan masyarakat menjadi kunci pemulihan kehidupan korban gempa.(*)

Berita Terkait

Banggar DPRD Sumenep Tunda Pembahasan KUA-PPAS 2027, Mosi Tidak Percaya kepada Sekda Mengemuka
Pemkab Sumenep Perkuat Disiplin ASN, Bangun Birokrasi Profesional dan Pelayanan Publik Berkualitas
RSUD Moh. Anwar Sumenep Andalkan Kebersihan Lingkungan sebagai Pilar Mutu Layanan Kesehatan
DKPP Sumenep Anggarkan Rp1,9 Miliar untuk Alsintan, Percepat Modernisasi Pertanian dan Dukung Swasembada Pangan
KPRI RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat, Bukti Tata Kelola Profesional dan Transparan
Bupati Sumenep Pastikan Rotasi Pejabat Terus Berjalan, Evaluasi Kinerja Dilakukan Setiap Enam Bulan
DKPP Sumenep Gandeng Polres, Kejaksaan, dan Gapoktan Awasi Program Pertanian 2026
Polres Resmi Naik Status Menjadi Polresta, Kapolda Minta Pelayanan Kepolisian di Sumenep Semakin Profesional

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 18:53 WIB

Banggar DPRD Sumenep Tunda Pembahasan KUA-PPAS 2027, Mosi Tidak Percaya kepada Sekda Mengemuka

Senin, 20 Juli 2026 - 18:47 WIB

Pemkab Sumenep Perkuat Disiplin ASN, Bangun Birokrasi Profesional dan Pelayanan Publik Berkualitas

Senin, 20 Juli 2026 - 10:30 WIB

RSUD Moh. Anwar Sumenep Andalkan Kebersihan Lingkungan sebagai Pilar Mutu Layanan Kesehatan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 07:50 WIB

DKPP Sumenep Anggarkan Rp1,9 Miliar untuk Alsintan, Percepat Modernisasi Pertanian dan Dukung Swasembada Pangan

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:04 WIB

KPRI RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat, Bukti Tata Kelola Profesional dan Transparan

Jumat, 17 Juli 2026 - 19:55 WIB

Bupati Sumenep Pastikan Rotasi Pejabat Terus Berjalan, Evaluasi Kinerja Dilakukan Setiap Enam Bulan

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:01 WIB

DKPP Sumenep Gandeng Polres, Kejaksaan, dan Gapoktan Awasi Program Pertanian 2026

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:27 WIB

Polres Resmi Naik Status Menjadi Polresta, Kapolda Minta Pelayanan Kepolisian di Sumenep Semakin Profesional

Berita Terbaru