Bupati Petahana Sumenep Lakukan Silaturrahmi Ke PP Lirboyo Kota Kediri

- Pewarta

Selasa, 1 Oktober 2024 - 11:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kediri, Salam News. Id – Petahana Bupati Sumenep Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, SH, MH melakukan silaturrahmi ke Pondok Pesantren (Ponpes) Lirboyo, Kota Kediri, Jawa Timur, Senin (30/9/2024).

Bupati petahana itu tiba di pesantren yang dikenal sebagai pusat pendidikan agama dan modern tersebut tepat pukul 10.00 WIB. Kehadirannya disambut hangat oleh Pengasuh Ponpes dan para santri.

Adapun kunjungan ini sebagai bentuk silaturahmi, sekaligus memenuhi harapan dari keluarga besar Ponpes Lirboyo agar mantan Bupati Fauzi bisa berkunjung ke Ponpes Lirboyo.

Hal itu disampaikan keluarga besar Ponpes Lirboyo saat berkunjung ke sejumlah tempat di kota keris. Seperti saat berkunjung Ke Pendopo Keraton sambil bermalam yang dilanjut dengan doa bersama di objek wisata bersejarah itu bersama mantan Bupati Fauzi.

Ada beberapa kegiatan yang berlangsung dalam kegiatan rihlah atau rekreasi Bani Mansyur Anwar Lirboyo pada 19 November 2023 yang lalu, dipandu langsung oleh KH. Oing Abdul Muid (Gus Muid).

Hari ini, mantan Bupati Fauzi memenuhinya sekaligus juga mendengarkan pesan moral dari Pengasuh, KH. Anwar Mansyur. Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, SH, MH menangkap dengan penuh perhatian pesan penting dari pengasuh.

Ada pesan Pengasuh Ponpes Lirboyo, KH. Anwar Mansyur berpesan betapa pentingnya perhatian terhadap anak-anak yatim dan kaum duafa.

Baca Juga :  Relokasi PKL di Sumenep Tak Merata. Ada Yang Tergusur, Ada Yang Bebas Jualan

“Mereka adalah generasi penerus kita. Tanggung jawab kita sebagai masyarakat adalah memberikan kasih sayang dan perhatian yang layak kepada mereka. Openi anak yatim dan kaum duafa,” ujar KH. Anwar Mansyur.

Pesan tersebut menjadi inti dari dialog yang berlangsung, di mana Ahmad Fauzi mengangguk setuju, menunjukkan kepedulian yang sama terhadap nasib mereka.

Pesan pengasuh seiring dan bahkan sudah dilakukan oleh Achmad Fauzi Wongsojudo sejak menjabat sebagai wakil hingga Bupati Sumenep.

Ahmad Fauzi menyampaikan jika program tersebut akan dilakukan secara maksimal untuk mendukung anak-anak yatim dan kaum duafa di wilayahnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati petahana juga memaparkan beberapa pekerjaan yang sudah dilakukan, diantaranya menyantuni anak yatim serta penyediaan beasiswa bagi santri yang berprestasi namun berasal dari keluarga kurang mampu.

Bahkan pihaknya berencana akan memberikan layanan pendidikan gratis bagi ahli waris yatim guru ngaji di Kabupaten Sumenep sampai jenjang S1.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap anak di Sumenep memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan pendidikan yang baik,” ungkapnya.

Kunjungan ini menjadi semakin bermakna ketika KH. Anwar Mansyur yang sekaligus Rais Syuriah PWNU Jatim tersebut memberikan beberapa nasihat. Pengasuh mengingatkan Ahmad Fauzi bertindak nyata dalam menjaga, meningkatkan kesejahteraan anak yatim dan kaum duafa.

Baca Juga :  IPPNU Deklarasi Ruang Aman di Dunia Digital

“Kepemimpinan yang baik adalah yang selalu mengingat bahwa tanggung jawab kita tidak hanya kepada yang memiliki, tetapi juga kepada mereka yang tidak beruntung,” jelasnya.

Dr. H. Ahmad Fauzi Wongsojudo, SH, MH merasa terinspirasi oleh pesan tersebut dan berkomitmen untuk menjadikan perhatian terhadap anak yatim dan kaum duafa sebagai salah satu pilar utama dalam program kerjanya.

Kegiatan ini ditutup dengan doa bersama, di mana pengasuh merestuinya untuk kembali maju pada Pilkada Sumenep dan mendoakan agar Achmad Fauzi Wongsojudo menjadi pemimpin yang amanah dan peduli terhadap masyarakat.

Mantan Bupati Fauzi pun mengucapkan terima kasih kepada KH. Anwar Mansyur atas nasihat dan dukungan yang diberikan.

“Saya berharap pesan ini dapat menjadi pengingat bagi kita semua untuk saling membantu dan mendukung satu sama lain,” katanya.

Dia pun berharap bisa meneruskan semangat ini tidak hanya selama masa kampanye, tetapi juga setelah terpilih nanti.

“Visi untuk menciptakan masyarakat yang lebih adil dan sejahtera dapat terwujud, di mana anak-anak yatim dan kaum duafa mendapatkan perhatian dan kasih sayang yang layak,” tukasnya.

Berita Terkait

Polres Resmi Naik Status Menjadi Polresta, Kapolda Minta Pelayanan Kepolisian di Sumenep Semakin Profesional
Disdik Sumenep Perketat Pengawasan MBG, Sekolah Diminta Segera Laporkan Makanan Tak Layak
Korwil MBG Sumenep Tegaskan Program Makan Bergizi Gratis Terus Dievaluasi demi Manfaat Maksimal
PWRI Sumenep Bedah Program MBG, Pemkab Dorong Evaluasi Total demi Tepat Sasaran
Penantian Panjang Warga Ambunten Berakhir, Jembatan Perintis Garuda Resmi Beroperasi, Dorong Ekonomi Dua Desa
Bupati Sumenep Komitmen Jadikan Pawai Muharram Agenda Tahunan
Aksi Nyata Peduli Lingkungan, TNI Bersama Warga Percantik Wisata Religi Asta Tinggi
Sensus Ekonomi 2026 Jadi Fondasi Pembangunan Berbasis Data, Bupati Sumenep Ajak Masyarakat Berpartisipasi Aktif

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:27 WIB

Polres Resmi Naik Status Menjadi Polresta, Kapolda Minta Pelayanan Kepolisian di Sumenep Semakin Profesional

Kamis, 9 Juli 2026 - 16:41 WIB

Disdik Sumenep Perketat Pengawasan MBG, Sekolah Diminta Segera Laporkan Makanan Tak Layak

Kamis, 9 Juli 2026 - 12:39 WIB

Korwil MBG Sumenep Tegaskan Program Makan Bergizi Gratis Terus Dievaluasi demi Manfaat Maksimal

Kamis, 9 Juli 2026 - 10:10 WIB

PWRI Sumenep Bedah Program MBG, Pemkab Dorong Evaluasi Total demi Tepat Sasaran

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:56 WIB

Penantian Panjang Warga Ambunten Berakhir, Jembatan Perintis Garuda Resmi Beroperasi, Dorong Ekonomi Dua Desa

Selasa, 30 Juni 2026 - 10:31 WIB

Bupati Sumenep Komitmen Jadikan Pawai Muharram Agenda Tahunan

Sabtu, 20 Juni 2026 - 15:40 WIB

Aksi Nyata Peduli Lingkungan, TNI Bersama Warga Percantik Wisata Religi Asta Tinggi

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:29 WIB

Sensus Ekonomi 2026 Jadi Fondasi Pembangunan Berbasis Data, Bupati Sumenep Ajak Masyarakat Berpartisipasi Aktif

Berita Terbaru