Sumenep, Salam News. Id – Dalam sebuah upacara khidmat di Desa Mandala, Kecamatan Rubaru, Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, hari ini secara resmi membuka pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Tahun Anggaran 2026. Upacara ini menandai dimulainya komitmen bersama antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan berbasis kebutuhan riil warga.
Momen penting tersebut dihadiri oleh jajaran pimpinan TNI dari Danrem 082/Bhaskarajaya dan Komandan Kodim 0827/Sumenep, beserta seluruh unsur Forkopimda Kabupaten Sumenep, pejabat teras daerah, serta para tokoh masyarakat, yang menyiratkan kekuatan kolaborasi dalam program strategis ini.
Dalam pidato pembukaannya, Bupati Achmad Fauzi menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya atas sinergi yang telah terjalin. “Program TMMD ini merupakan wujud nyata kolaborasi strategis antar sektor untuk mengakselerasi pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan, khususnya di wilayah yang masih memerlukan sentuhan intensif,” ucapnya.

Bupati menekankan bahwa pemilihan Desa Mandala sebagai lokasi sasaran bukanlah tanpa alasan. Keputusan tersebut didasarkan pada kajian mendalam, pemetaan wilayah, dan yang terpenting, aspirasi langsung dari masyarakat. Faktor-faktor seperti masih adanya rumah tidak layak huni, tantangan ekonomi warga, serta kerentanan lingkungan menjadi pertimbangan utama.
“Esensi TMMD adalah menjawab kebutuhan yang bersumber dari bawah. Oleh karena itu, fokus program ini meliputi aspek fisik, seperti pembangunan infrastruktur, dan non-fisik yang bersifat pemberdayaan, melalui berbagai penyuluhan dan pembinaan,” papar Bupati dengan tegas.
Lebih lanjut, Bupati menyoroti antusiasme tinggi warga Desa Mandala sebagai cerminan nyata dari semangat gotong royong yang masih hidup dan kepercayaan masyarakat terhadap keberadaan TNI di tengah-tengah mereka.
Sebagai penutup, Bupati Achmad Fauzi menggarisbawahi dua harapan besar. Pertama, kehadiran TMMD diharapkan dapat merevitalisasi semangat kebersamaan dan gotong royong yang menjadi fondasi sosial masyarakat. Kedua, berbagai kegiatan non-fisik diharapkan memberikan dampak berkelanjutan dalam membentuk karakter kemandirian dan memperkuat nilai-nilai nasionalisme.
“Dengan semangat kolaborasi ini, kami berharap TMMD ke-127 dapat berjalan sukses dan memberikan manfaat yang berkelanjutan serta terasa langsung oleh masyarakat Desa Mandala dan Kabupaten Sumenep secara keseluruhan,” tutupnya dengan penuh keyakinan.(Red)











