IPARI Sumenep Tancap Gas, Hadirkan Inisiatif Baru Menuju Masyarakat Berkarakter

- Pewarta

Rabu, 11 Februari 2026 - 13:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumemep, Salamnews.Id – Pengurus Daerah Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (PD IPARI) Kabupaten Sumenep secara resmi melaunching program unggulan dalam kegiatan bertajuk “Launching Program Unggulan dan Dialog Kerjasama”, Rabu (11/2/2026), bertempat di Gedung Graha Wiyata MAN Sumenep.

Kegiatan ini dihadiri berbagai lintas sektor, di antaranya Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sumenep, jajaran pejabat Kemenag, Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI), Dinas Kesehatan, Pengadilan Agama, Dinas Sosial P3A, Dinas Kominfo, LPP RRI Sumenep, akademisi dan perguruan tinggi, organisasi masyarakat, serta para penyuluh agama se-Kabupaten Sumenep.

Ketua PD IPARI Kabupaten Sumenep dalam sambutannya menegaskan bahwa launching program ini bukan sekadar seremoni, melainkan penanda dimulainya ikhtiar kolektif menghadirkan penyuluh agama yang lebih responsif, humanis, dan kolaboratif.

Menurutnya, tantangan masyarakat saat ini semakin kompleks, mulai dari isu kesehatan mental, ketahanan keluarga, hingga dakwah di era digital.

“Program unggulan ini lahir dari proses panjang, mulai dari pemetaan kebutuhan masyarakat, diskusi, hingga penguatan kapasitas melalui Bimtek dan workshop. Tujuannya satu, menghadirkan kemaslahatan yang lebih luas bagi masyarakat Sumenep,” ujarnya.

Adapun tiga bidang program unggulan yang dilaunching meliputi:

Baca Juga :  AMS Desak Dinas ESDM Provinsi Jatim Tutup Galian C Ilegal di Sumenep

Pertama, Bidang Be-Smart (Jadilah Sehat Mental Atine Ridha dan Tentrem) yang berfokus pada kesehatan mental masyarakat berbasis nilai spiritual keagamaan.

Program ini mencakup layanan bimbingan rohani pasien (BIMROH), sosialisasi kesehatan mental, bina mental calon pengantin dan pasangan suami istri (BINTIN), serta bina mental masyarakat (BINMAS). Program ini juga membuka ruang kolaborasi dengan Puskesmas, rumah sakit, serta instansi terkait lainnya.

Kedua, Bidang Asmara Baiti Jannati (ASBAJAN) yang berorientasi pada penguatan ketahanan keluarga. Program ini menghadirkan layanan seperti LATANSA (Layanan Ta’aruf Nikah Sesuai Syariat), BINRUS (Pembinaan Remaja Usia Sekolah), PENTIN (Pembinaan Calon Pengantin), BISTRI (Bina Pasutri), KOLEGA (Konseling Keluarga), MEGA (Mediasi Keluarga), hingga PELINDUNG (Program Anti KDRT dan Perundungan).

Ketiga, Bidang Suluh Sahabat, yang mengusung dakwah digital melalui Podcast “Ngopi Religi”. Kanal ini menjadi media edukasi dan dialog santai berbasis kearifan lokal Madura, dengan tagline “Ngopi Religi: Ngobrol Penuh Inspirasi, Kaya Arti.” Program ini diharapkan menjadi ruang literasi keagamaan, sosial, dan budaya di tengah masyarakat.

Sementara itu, Kepala Kemenag Kabupaten Sumenep, H. Abdul Wasid, M.Pd., dalam arahannya mengibaratkan launching program sebagaimana prinsip iman.

Baca Juga :  Pemkab Sumenep Tegaskan Komitmen Pangan Lewat Gerakan Tanam Padi Serentak di Gunggung

“Ibarat iman, semua harus dimulai dari niat dalam hati, diucapkan dengan lisan, lalu dibuktikan dengan tindakan. Begitu pula launching. Harus diawali dengan ketulusan niat, diumumkan kepada publik, dan yang paling penting adalah komitmen untuk melaksanakannya,” tegasnya.

Ia juga meminta agar seluruh pihak memberikan dukungan dan back up maksimal terhadap program unggulan IPARI Sumenep. Menurutnya, program tersebut bukan untuk kepentingan organisasi semata, melainkan untuk masyarakat luas.

“Karena hakikatnya, program ini bukan untuk IPARI saja, tetapi untuk kemaslahatan masyarakat Sumenep secara keseluruhan. Maka dibutuhkan sinergi dan kolaborasi lintas sektor agar program ini benar-benar berjalan dan berdampak nyata,” tambahnya.

Melalui launching dan dialog kerjasama ini, IPARI Sumenep membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya dengan berbagai instansi, mulai dari Kemenag, Dinas Kesehatan, Pengadilan Agama, Dinsos P3A, Dinas Pendidikan, Kominfo, RRI, perguruan tinggi, hingga komunitas dan organisasi masyarakat.

Dengan diluncurkannya program unggulan ini, IPARI Sumenep menegaskan komitmennya untuk menjadi garda terdepan dalam pelayanan keagamaan yang adaptif dan solutif, sebagai langkah nyata mewujudkan masyarakat madani yang sehat jiwanya, kuat keluarganya, dan tercerahkan nilai-nilai kehidupannya.(*)

Berita Terkait

Potensi Wisata dan UMKM Arjasa Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Kepulauan
Sumenep Naik Kelas, 330 Desa Terbebas dari Status Sangat Tertinggal dan Tertinggal
Mayat Terbakar Ditemukan di Tegalan Sumenep, Polisi Lakukan Penanganan
Madura Night Vaganza 2026 Digelar, 200 Stan Siap Dongkrak Ekonomi dan Pariwisata Sumenep
Stand Desa Wisata Pragaan Siap Sukseskan Madura Culture Fest 2026
Kapolresta Sumenep Ungkap Tiga Kasus Pidana, Dua Curanmor dan Perkara Anak
Pemkab Sumenep Perkuat Konektivitas Laut, Perjuangkan Akses Transportasi Kepulauan
Pengiriman Perdana Prancak 95 ke Mitra Djarum Jadi Momentum Kebangkitan Petani Sumenep

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 12:04 WIB

Potensi Wisata dan UMKM Arjasa Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Kepulauan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:56 WIB

Sumenep Naik Kelas, 330 Desa Terbebas dari Status Sangat Tertinggal dan Tertinggal

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:49 WIB

Mayat Terbakar Ditemukan di Tegalan Sumenep, Polisi Lakukan Penanganan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:52 WIB

Stand Desa Wisata Pragaan Siap Sukseskan Madura Culture Fest 2026

Selasa, 25 Agustus 2026 - 10:44 WIB

Kapolresta Sumenep Ungkap Tiga Kasus Pidana, Dua Curanmor dan Perkara Anak

Jumat, 21 Agustus 2026 - 07:59 WIB

Pemkab Sumenep Perkuat Konektivitas Laut, Perjuangkan Akses Transportasi Kepulauan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 17:49 WIB

Pengiriman Perdana Prancak 95 ke Mitra Djarum Jadi Momentum Kebangkitan Petani Sumenep

Kamis, 20 Agustus 2026 - 08:07 WIB

Malam Tasyakuran HUT ke-81 RI, Bupati Sumenep Ajak Generasi Muda Isi Kemerdekaan dengan Karya Nyata

Berita Terbaru