Salam News. Id – Kekalahan menyakitkan dialami Real Madrid saat bertandang ke markas Osasuna dalam lanjutan pekan ke-25 Liga Spanyol musim ini. Hasil tersebut membuat persaingan papan atas semakin memanas dan membuka peluang perubahan posisi puncak klasemen sementara.
Pertandingan yang digelar di Stadion El Sadar itu sejak awal diprediksi menyulitkan bagi tim tamu. Banyak pengamat menilai laga tandang tersebut berpotensi menjadi jebakan berbahaya bagi skuad asuhan Carlo Ancelotti.
Real Madrid sebelumnya tampil impresif dengan torehan delapan kemenangan beruntun di kompetisi domestik musim ini. Namun konsistensi itu runtuh setelah tuan rumah mampu memberikan tekanan intens sepanjang pertandingan berlangsung.

Osasuna tampil disiplin dan berani meladeni permainan terbuka yang diperagakan lini serang Los Blancos. Serangan demi serangan dibangun dengan rapi sehingga memaksa lini pertahanan Madrid bekerja ekstra keras.
Petaka bagi Madrid bermula ketika Thibaut Courtois melakukan pelanggaran terhadap Ante Budimir di kotak terlarang. Wasit tanpa ragu menunjuk titik putih setelah melihat kontak jelas dalam tayangan ulang.
Budimir yang maju sebagai algojo sukses menjalankan tugasnya dengan sepakan terarah menaklukkan Courtois. Gol tersebut membuat Osasuna unggul dan meningkatkan kepercayaan diri mereka hingga jeda pertandingan.
Memasuki babak kedua, Madrid berusaha meningkatkan tempo demi memburu gol penyeimbang sesegera mungkin. Upaya keras itu membuahkan hasil melalui aksi Vinicius Junior memanfaatkan umpan matang Federico Valverde.
Gol tersebut sempat menghidupkan harapan tim tamu untuk membawa pulang minimal satu poin. Sayangnya konsentrasi lini belakang Madrid kembali goyah menjelang akhir waktu normal pertandingan. Raul Garcia muncul sebagai pahlawan tuan rumah lewat gol penentu pada menit ke-90.
Gol dramatis itu memastikan kemenangan penting Osasuna sekaligus menghentikan laju positif Madrid. Akibat kekalahan tersebut, Madrid tetap tertahan dengan koleksi 60 poin di klasemen.
Situasi ini membuka kesempatan besar bagi rival abadi mereka untuk mengambil alih puncak. Barcelona kini berada dalam jarak dua poin dan berpeluang menyalip jika meraih kemenangan berikutnya. Tim asal Catalan dijadwalkan menghadapi Levante dalam pertandingan yang digelar Minggu malam waktu Indonesia.
Jika mampu mengamankan tiga poin, Barcelona otomatis akan menggusur Madrid dari posisi teratas. Tekanan kini berada di pundak Madrid yang harus berharap pesaingnya terpeleset. Sementara itu, laga lain menyuguhkan duel menarik antara Atletico Madrid melawan Espanyol.
Tim asuhan Diego Simeone menunjukkan mental kuat dengan membalikkan keadaan secara meyakinkan. Alexander Sorloth mencetak dua gol penting yang menjadi fondasi kebangkitan tuan rumah.
Giuliano Simeone dan Ademola Lookman turut menyumbang gol untuk memastikan kemenangan dramatis tersebut. Espanyol sempat memberi perlawanan lewat gol cepat Jofre serta tambahan dari Edu Exposito.
Namun keunggulan kualitas dan efektivitas serangan membuat Atletico menutup laga dengan skor 4-2. Hasil itu menjaga posisi Atletico tetap bersaing dalam perburuan zona papan atas. Pada pertandingan lain, Real Sociedad bermain imbang 3-3 melawan Oviedo dalam duel sengit.
Betis juga harus puas berbagi angka setelah ditahan Vallecano dengan skor 1-1. Secara keseluruhan, pekan ke-25 menghadirkan drama, kejutan, serta perubahan dinamika persaingan gelar. Kekalahan Madrid menjadi sorotan utama karena berdampak langsung pada peta persaingan juara.
Kini publik menantikan respons Madrid pada laga berikutnya untuk menjaga peluang mempertahankan posisi. Persaingan ketat antara dua raksasa Spanyol kembali menghadirkan tensi tinggi menjelang akhir musim. Setiap poin menjadi sangat berharga dalam menentukan siapa yang akan keluar sebagai kampiun.(*)











