Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. The style with the handle "thickbox" was enqueued with dependencies that are not registered: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/saly4638/public_html/wp-includes/functions.php on line 6131

Inilah, Wajah Baru Pasar Lenteng Makin Bersinar Dan Tidak Macet Lagi

- Pewarta

Jumat, 17 Maret 2023 - 05:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 Inilah, Wajah Baru Pasar Lenteng Makin Bersinar Dan Tidak Macet Lagi

Sumenep, Salam News. Id – Hal pertama yang tergambar ketika mendengar istilah pasar tradisional adalah kondisi pasar yang sesak, ramai dan kumuh. Namun, semua itu berbeda dengan pasar tradisional di Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, Madura, yang kini sudah berubah wajah setelah dilakukan penataan ulang.

Ucapan KPU-HPN 2025

Jika dulunya sering mengalami kemacetan, apalagi hari pasaran (Minggu) yang salah satunya disebabkan karena kendaraan roda 2 atau 4 diparkir di bahu jalan, kini sudah dijaga oleh petugas paguyuban di sepanjang pagar untuk menertibkan pengendara yang masih tidak mematuhi peraturan.

“Penataan Pasar Lenteng sudah dilakukan sejak tanggal 7 bulan 9 tahun lalu (2022). Kami lakukan dengan aparat setempat seperti Polsek Lenteng, pihak Koramil, dan juga tokoh masyarakat setempat,” terang Plt UPT Kepala Pasar, Ibnu Hajar, Kamis, 16 Maret 2022. 

Baca Juga :  Kunjungan Kerja Puan Maharani ke Kabupaten Sumenep, Ini Agendanya

Sebagai wadah untuk melakukan transaksi, penataan pasar tradisional itu menjadi salah satu terobosan baru yang dilakukan oleh pemerintah setempat untuk meningkatkan pendapatan ekonomi daerah melalui transaksi di Pasar Lenteng yang letaknya derada di sebelah barat Kota Sumenep.

Utamanya untuk volume kendaraan roda empat yang mengangkut penumpang dari dua arah ketika hari pasaran akan ditertibkan oleh petugas paguyuban. Kendaraan-kendaraan tersebut hanya diperbolehkan berhenti di sebelah utara atau sisi selatan pasar yang menjadi tempat naik turunnya penumpang.

“Sampai saat ini saya tetap berkoordinasi dengan aparat tersebut, juga para paguyuban yang tiap Minggu bertugas di sepanjang jalan pasar, agar Lenteng tidak lagi macet,” ungkapnya.

Pihaknya mengatakan, penataan yang dilakukan secara keseluruhan itu, kini sudah membuktikan hasil nyata. Pasar Lenteng saat ini sudah tertata dengan rapi, seperti pedagang kaki lima (PKL) yang sudah tidak berjualan di bahu jalan, melainkan di kawasan dalam pagar.

Baca Juga :  Desa Kalebbengan, Desa Multi Potensi

Langkah-langkah konkret yang terus digalakkan pihaknya terbilang berbuah manis karena kesadaran pedagang juga dapat dilihat setelah dilakukan penertiban. Pihaknya pengatakan bahwa siapapun boleh berdagang dan difasilitasi secara gratis. 

“Pedagang yang pakai mobil biasanya pedagang sandal, lampu-lampu yang biasanya di pinggir jalan, itu kami sarankan masuk ke dalam,”.

Sementara itu, disinggung bagaimana dengan pedagang musiman  menjamurnya pedagang takjil ketika Bulan Suci Ramadhan), pihaknya mengatakan tidak ada pembeda antara bulan biasa dengan Ramadhan. 

“Semua penulaa takjil, minuman-minuman dan lainnya, saya upayakan semuanya harus masuk ke dalam, mohon dukungannya” tutup Plt UPT Kepala Pasar, Ibnu Hajar, (red/wr)

Berita Terkait

Gemuruh Ramadhan di Masjid Miftahul Jannah, Malam Puncak Lomba Islami Berlangsung Meriah
Ledakan Mercon Rakitan Guncang Batuputih Sumenep, Satu Rumah Rusak Berat Dua Warga Terluka
Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo Minta KNPI Sumenep Aktif Beri Gagasan untuk Kemajuan Daerah
Bupati Sumenep Warning Keras Pengelola Dapur MBG, Pemkab Sumenep Siap Beri Sanksi Pelanggaran
Program MBG Harus Terukur dan Aman, Nurul Aini Minta Pengawasan Ketat dari Pemerintah Daerah
Bupati Fauzi Santuni Anak Yatim di Kantor BAZNAS, Ramadan Jadi Momentum Menguatkan Kepedulian Sosial
Kunjungan Pasien RSUD dr H Moh Anwar Sumenep Meningkat, Poli Penyakit Dalam hingga Jantung Paling Ramai
Bupati Sumenep Tegaskan KNMP Bukan Sekadar Penataan, Tapi Strategi Kebangkitan Ekonomi Nelayan Dapenda

Berita Terkait

Jumat, 6 Maret 2026 - 13:03 WIB

Gemuruh Ramadhan di Masjid Miftahul Jannah, Malam Puncak Lomba Islami Berlangsung Meriah

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:39 WIB

Ledakan Mercon Rakitan Guncang Batuputih Sumenep, Satu Rumah Rusak Berat Dua Warga Terluka

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:03 WIB

Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo Minta KNPI Sumenep Aktif Beri Gagasan untuk Kemajuan Daerah

Kamis, 5 Maret 2026 - 15:21 WIB

Bupati Sumenep Warning Keras Pengelola Dapur MBG, Pemkab Sumenep Siap Beri Sanksi Pelanggaran

Kamis, 5 Maret 2026 - 15:08 WIB

Program MBG Harus Terukur dan Aman, Nurul Aini Minta Pengawasan Ketat dari Pemerintah Daerah

Kamis, 5 Maret 2026 - 09:43 WIB

Kunjungan Pasien RSUD dr H Moh Anwar Sumenep Meningkat, Poli Penyakit Dalam hingga Jantung Paling Ramai

Rabu, 4 Maret 2026 - 21:23 WIB

Bupati Sumenep Tegaskan KNMP Bukan Sekadar Penataan, Tapi Strategi Kebangkitan Ekonomi Nelayan Dapenda

Rabu, 4 Maret 2026 - 10:40 WIB

Pemkab Sumenep Gelar Mudik Gratis 2026, Bukti Nyata Kepedulian untuk Perantau

Berita Terbaru