Kepala DKPP Sumenep Turun Langsung Ke Lapangan

- Pewarta

Kamis, 12 Mei 2022 - 02:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala DKPP Sumenep Arif Firmanto bersama jajarannya
sedang rapat dalam rangka melakukan pencegahan virus PMK
terhadap hewan ternak, Selasa (11/5/2022). (SalamNews.Id)


Sumenep, Salam News. Id – Dengan maraknya penyebaran Penyakit PMK (Penyakit Mulut Dan Kuku) pada hewan ternak sapi, Pada hari Rabu tanggal 11 Mei 2022, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Sumenep Madura Jawa Timur, bersama Petugas Paramedik Veteriner dan petugas Inseminator melakukan pemeriksaan kesehatan hewan ternak sapi milik warga. Kegiatan tersebut dilaksanakan di salah satu peternak sapi di Desa Lenteng Timur milik Helmi dan milik Amin warga Desa Poreh Kecamatan Lenteng Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Saat melakukan pemeriksaan kesehatan sapi, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Dan Pertanian Sumenep Arif Firmanto, S.TP, M.Si, turun langsung ke Lapangan didampingi Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan (Keswan) Sulfa dan Ketua Insiminator Sumenep Asyanto, serta Kanit Bhinmas Polsek Lenteng, AIPDA Hamim Wahyudi, SH.

Pemeriksaan kesehatan ternak sapi tersebut dilakukan untuk mengantisipasi adanya penyebaran PMK (Penyakit Mulut dan Kuku) pada sapi, Maka Dinas Ketahanan Pangan Dan Pertanian Sumenep jemput bola ke rumah warga yang memiliki sapi peliharaan.

Ketua Insiminator Sumenep Asyanto mengatakan, pihaknya secara rutin melakukan pemeriksaan terhadap sapi yang kondisinya kurang sehat. Saat melakukan pemeriksaan ada satu ekor sapi Dalam kondisi kurang sehat (sakit, red), Tapi tidak ada gejala Penyakit PMK.

Baca Juga :  Bupati Fauzi Sebut Ulama Berperan Penting dalam Membangun Kabupaten Sumenep

“Hasil pemeriksaan saat ini kami temukan sapi yang kurang sehat, tapi Alhamdulillah sapi tersebut tidak ditemukan gejala Penyakit PMK,” katanya.

Ia menghimbau kepada masyarakat yang memiliki hewan peliharaan sapi, Jika di temukan sapinya kurang sehat, Maka segerah melaporkan kepada Petugas Paramedik Veteriner dan pihak kepolisian (Bhinkamtibmas) Polsek setempat Dan juga kepada petugas Inseminator yang segera melakukan pemeriksaan secara detail Dan menyeluruh.

“Bagi masyarakat yang memiliki sapi, apabila sapi peliharaannya kurang sehat segara melapor ke petugas kesehatan hewan Dan Atau ke Bhabinkamtibmas setempat,” imbaunya.

Selanjutnya, Asyanto menuturkan dan perlu diketehui oleh masyarakat tentang Penyakit PMK pada sapi. Apa itu PMK, PMK merupakan penyakit yang sangat menular bagi sapi peliharaan, namun penyakit tersebut tidak menular kepada manusia.

“PMK merupakan virus yang sangat menular antara sapi sama, Tapi tidak kepada manusia,” imbaunya..

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Dan Pertanian Sumenep Arif Firmanto, S.TP, M.Si, menyampaikan, bahwa mulai hari Kamis besok (12/5/2022) Dinas Ketahanan Pangan Dan Pertanian Sumenep membentuk Tim mulai dari tingkat Kabupaten hingga tingkat Desa. Sebelumnya, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan pihak Kapolres Sumenep untuk melakukan penanganan penyebaran virus pada sapi, yaitu PMK (Penyakit Mulut Dan Kuku).

Baca Juga :  Bupati Sumenep Libatkan 21 Perusahaan Di Pelaksanaan Job Fair Tahun 2022

“Besok, kamis (12/5/202) sudah ada Tim Dari Kabupaten hingga tingkat Desa,” katanya.

Berdasarkan dari laporan warga Desa Poreh Kecamatan Lenteng, Kadis DKPP Sumenep, menjelaskan, pihaknya beserta rombongan turun langsung kelokasi dimana ada sapi peliharaan warga yang kurang sehat selama tiga hari. Saat dilakukan pemeriksaan oleh petugas Paramedik Veteriner dan Inseminator, kondisi sapi tersebut sudah membaik. Saat dicek suhunya 37 derajat dan tidak ditemukan gejala PMK pada sapi tersebut.

“Hasil pemeriksaan, sapi tersebut sudah membaik dan tidak ditemukan gejala PMK,” jelasnya.

Ia menambahkan, bahwa penyakit PMK pada sapi dulu pernah terjadi sekitar tahun 90 an, namun saat ini virus tersebut muncul lagi tapi tidak menular pada manusia. Akan tetapi, manusia bisa menularkan penyakit PMK tersebut apabila manusia Nya pegang sapi yang kena penyakit PMK lalu pegang ke sapi yang lainya, Karena penularanya sangat cepat sekali.

“Virus PMK tersebut sangat cepat penularanya, tapi tingkat kematiannya sekitar 5 persen,” tukasnya(*)

Berita Terkait

Banggar DPRD Sumenep Tunda Pembahasan KUA-PPAS 2027, Mosi Tidak Percaya kepada Sekda Mengemuka
Pemkab Sumenep Perkuat Disiplin ASN, Bangun Birokrasi Profesional dan Pelayanan Publik Berkualitas
RSUD Moh. Anwar Sumenep Andalkan Kebersihan Lingkungan sebagai Pilar Mutu Layanan Kesehatan
DKPP Sumenep Anggarkan Rp1,9 Miliar untuk Alsintan, Percepat Modernisasi Pertanian dan Dukung Swasembada Pangan
KPRI RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat, Bukti Tata Kelola Profesional dan Transparan
Bupati Sumenep Pastikan Rotasi Pejabat Terus Berjalan, Evaluasi Kinerja Dilakukan Setiap Enam Bulan
DKPP Sumenep Gandeng Polres, Kejaksaan, dan Gapoktan Awasi Program Pertanian 2026
Polres Resmi Naik Status Menjadi Polresta, Kapolda Minta Pelayanan Kepolisian di Sumenep Semakin Profesional

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 18:53 WIB

Banggar DPRD Sumenep Tunda Pembahasan KUA-PPAS 2027, Mosi Tidak Percaya kepada Sekda Mengemuka

Senin, 20 Juli 2026 - 18:47 WIB

Pemkab Sumenep Perkuat Disiplin ASN, Bangun Birokrasi Profesional dan Pelayanan Publik Berkualitas

Senin, 20 Juli 2026 - 10:30 WIB

RSUD Moh. Anwar Sumenep Andalkan Kebersihan Lingkungan sebagai Pilar Mutu Layanan Kesehatan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 07:50 WIB

DKPP Sumenep Anggarkan Rp1,9 Miliar untuk Alsintan, Percepat Modernisasi Pertanian dan Dukung Swasembada Pangan

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:04 WIB

KPRI RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat, Bukti Tata Kelola Profesional dan Transparan

Jumat, 17 Juli 2026 - 19:55 WIB

Bupati Sumenep Pastikan Rotasi Pejabat Terus Berjalan, Evaluasi Kinerja Dilakukan Setiap Enam Bulan

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:01 WIB

DKPP Sumenep Gandeng Polres, Kejaksaan, dan Gapoktan Awasi Program Pertanian 2026

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:27 WIB

Polres Resmi Naik Status Menjadi Polresta, Kapolda Minta Pelayanan Kepolisian di Sumenep Semakin Profesional

Berita Terbaru