Langkah Nyata Pemkab Sumenep Pulihkan Rumah Warga Pulau Sapudi

- Pewarta

Rabu, 8 Oktober 2025 - 15:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, Salam News. Id – Harapan warga Pulau Sapudi, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, mulai menemukan titik terang setelah lama menanti kepastian bantuan pemerintah. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep resmi memulai proses rehabilitasi rumah-rumah warga yang terdampak gempa bumi berkekuatan 6,5 magnitudo beberapa waktu lalu.

Langkah ini menjadi kabar baik bagi masyarakat yang selama ini tinggal di hunian sementara akibat kerusakan parah pascagempa melanda. Berdasarkan data yang dihimpun pemerintah daerah, total terdapat 519 bangunan mengalami kerusakan dalam berbagai kategori akibat guncangan kuat tersebut.

Rinciannya, rumah rusak ringan mencapai 192 unit, rusak sedang 165 unit, rusak berat 107 unit, dan rusak sangat berat 10 unit. Selain itu, sejumlah fasilitas umum juga ikut terdampak, termasuk tempat ibadah, sarana pendidikan, dan fasilitas kesehatan milik masyarakat setempat.

Ucapan KPU-HPN 2025

Data mencatat terdapat 18 tempat ibadah rusak ringan, 11 mengalami rusak sedang, dan 4 di antaranya rusak berat karena gempa. Sementara fasilitas pendidikan, lima sekolah mengalami kerusakan ringan, dua rusak sedang, dan dua lainnya termasuk dalam kategori rusak berat.

Baca Juga :  Dinas Lingkungan Hidup Sumenep Tahun Depan Sampah Akan Diolah Menjadi Produk Bernilai Tinggi

Tidak hanya itu, dua fasilitas kesehatan di wilayah tersebut juga mengalami kerusakan ringan dan memerlukan perbaikan segera agar dapat beroperasi normal. Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menegaskan bahwa pemerintah hadir memastikan masyarakat tidak berjalan sendiri menghadapi ujian bencana ini.

Ia menuturkan, perbaikan rumah warga dengan kategori rusak ringan dan sedang telah dimulai secara bertahap oleh tim rehabilitasi. “Mulai kemarin, perbaikan rumah baik yang rusak sedang maupun ringan sudah berjalan dengan baik,” ujar Bupati Achmad Fauzi, Rabu (8/10/2025).

Menurutnya, program rehabilitasi tidak hanya sebatas pembangunan fisik, tetapi juga wujud kepedulian pemerintah terhadap pemulihan sosial masyarakat. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan relawan agar proses pemulihan berjalan efektif dan tepat sasaran di lapangan.

Untuk menjamin hasil rehabilitasi sesuai kebutuhan, tim teknis dari Pemkab Sumenep turun langsung melakukan pendataan dan pendampingan. Mereka memastikan setiap rumah yang diperbaiki benar-benar sesuai kategori kerusakan dan kebutuhan masing-masing keluarga terdampak bencana.

Meski fokus awal diarahkan pada rumah rusak ringan dan sedang, pemerintah tetap berkomitmen memperbaiki rumah dengan kerusakan berat. Bupati Fauzi menegaskan, rumah dengan tingkat kerusakan berat maupun sangat berat tetap menjadi prioritas dalam tahapan lanjutan program.

Baca Juga :  Bupati Sumenep Akan Buat Perda Keris

Namun, proses tersebut memerlukan waktu dan anggaran yang lebih besar, mengingat tingkat kerusakan yang dialami cukup parah di beberapa titik. “Untuk saat ini, kita fokus pada rumah yang rusak ringan agar masyarakat segera kembali menempati rumahnya,” jelasnya menambahkan.

Langkah pemerintah ini disambut positif oleh warga setempat yang mulai merasakan kehadiran nyata bantuan pascagempa besar tersebut. Kehadiran tim rehabilitasi memberi semangat baru di tengah kesulitan, menumbuhkan harapan akan kehidupan yang lebih baik dan aman.

Bagi masyarakat Pulau Sapudi, program ini bukan sekadar pembangunan rumah, melainkan simbol kepedulian dan tanggung jawab sosial pemerintah. Dengan dimulainya proses perbaikan, warga dapat menatap masa depan dengan lebih tenang dan penuh keyakinan untuk bangkit kembali.

Pemerintah berharap rumah-rumah yang telah diperbaiki menjadi titik awal kebangkitan masyarakat dari keterpurukan akibat bencana gempa.(*)

Berita Terkait

PDI Perjuangan Sumenep Perkuat Komitmen Lingkungan dengan Aksi Penanaman Pohon di TPA Torbang
Belajar Langsung dari Alam Tim Literasi SMAS Plus Miftahul Ulum Kunjungi Pabrik Minyak Kayu Putih Perhutani
Penyegaran Birokrasi Sumenep: Bupati Fauzi Rotasi Pejabat Strategis OPD
RSUD dr H Moh Anwar Siapkan Layanan Spesialis Urologi
Dinkes Sumenep Catat Penurunan Kasus DBD, Jumantik dan Edukasi Dinilai Efektif
Modus Rapi Mafia BBM di Sumenep Solar Subsidi Ditimbun, Petani Terlantar
Pastikan Layanan Publik Optimal, Wabup Sumenep Tinjau Puskesmas Rubaru dan Manding
RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep: Transformasi Menuju Rumah Sakit Modern dan Berstandar Nasional

Berita Terkait

Jumat, 16 Januari 2026 - 13:58 WIB

PDI Perjuangan Sumenep Perkuat Komitmen Lingkungan dengan Aksi Penanaman Pohon di TPA Torbang

Rabu, 14 Januari 2026 - 19:53 WIB

Belajar Langsung dari Alam Tim Literasi SMAS Plus Miftahul Ulum Kunjungi Pabrik Minyak Kayu Putih Perhutani

Rabu, 14 Januari 2026 - 19:41 WIB

Penyegaran Birokrasi Sumenep: Bupati Fauzi Rotasi Pejabat Strategis OPD

Jumat, 9 Januari 2026 - 19:56 WIB

RSUD dr H Moh Anwar Siapkan Layanan Spesialis Urologi

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:34 WIB

Dinkes Sumenep Catat Penurunan Kasus DBD, Jumantik dan Edukasi Dinilai Efektif

Kamis, 8 Januari 2026 - 11:27 WIB

Pastikan Layanan Publik Optimal, Wabup Sumenep Tinjau Puskesmas Rubaru dan Manding

Rabu, 7 Januari 2026 - 19:14 WIB

RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep: Transformasi Menuju Rumah Sakit Modern dan Berstandar Nasional

Rabu, 7 Januari 2026 - 10:55 WIB

Reformasi Hukum Pidana Belum Tuntas: KUHP–KUHAP Baru Tanpa Perampasan Aset Koruptor

Berita Terbaru

Berita

RSUD dr H Moh Anwar Siapkan Layanan Spesialis Urologi

Jumat, 9 Jan 2026 - 19:56 WIB