Meningkatkan Standar Keamanan: Workshop FIFA-PSSI untuk Keselamatan Stadion Sepak Bola Indonesia

- Pewarta

Kamis, 3 April 2025 - 11:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Salam News. Id – Pada tanggal 24-26 Maret 2025, diselenggarakan FIFA-PSSI Indonesia Stadium Safety & Security Capacity Building Workshop di Mandiri University Nawasena, Jakarta.

Acara ini merupakan bagian dari Nota Kesepahaman (MoU) antara FIFA dan PSSI. Workshop ini bertujuan meningkatkan keselamatan dan keamanan stadion di Indonesia, seiring dengan perkembangan sepak bola nasional.

Inisiatif ini muncul sebagai respons terhadap tragedi Kanjuruhan, yang memicu perubahan dalam manajemen stadion. Tragedi tersebut menyoroti pentingnya keselamatan dalam penyelenggaraan pertandingan sepak bola.

Ucapan KPU-HPN 2025

Dengan latar belakang ini, workshop menjadi langkah konkret untuk meningkatkan standar keselamatan dan keamanan stadion di Indonesia.

Kegiatan ini juga dilaksanakan bersamaan dengan Kualifikasi AFC Piala Dunia FIFA 26™, semakin menekankan urgensi pengelolaan stadion yang aman.

Pemerintah Indonesia telah meresmikan renovasi 21 stadion pada 17 Maret 2025, sebagai bagian dari upaya meningkatkan infrastruktur sepak bola. Renovasi ini menjadi simbol komitmen Indonesia terhadap standar internasional.

FIFA-PSSI Indonesia Stadium Safety & Security Capacity Building Workshop diharapkan memastikan pengelolaan stadion Indonesia sesuai dengan praktik terbaik dunia.

Workshop ini juga menjadi bagian dari tindak lanjut studi kelayakan FIFA terkait 21 stadion di Indonesia. Temuan dan rekomendasi dari studi tersebut akan diterapkan untuk meningkatkan keselamatan stadion secara menyeluruh.

Baca Juga :  Pemuda Sumenep Bersholawat: Menguatkan Ukhuwah Islamiyah Menuju Generasi Emas 2045

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, dalam sambutannya menekankan pentingnya workshop ini. Menurutnya, acara ini sangat relevan untuk pengembangan sumber daya manusia sepak bola Indonesia.

Erick Thohir menyebutkan bahwa keselamatan dan keamanan, terutama bagi para suporter, menjadi prioritas utama dalam pengelolaan sepak bola di Indonesia.

Workshop ini diikuti oleh berbagai peserta, termasuk Kementerian Pekerjaan Umum, arsitek perencana, liga, klub, Asosiasi Provinsi, dan pengelola stadion. Dengan total 130 peserta, acara ini membahas tema-tema utama yang relevan dengan pengelolaan stadion yang aman.

Beberapa tema utama antara lain adalah standar infrastruktur, lisensi dan sertifikasi stadion, serta manajemen keamanan saat pertandingan.

Pakar global turut hadir dalam workshop ini, termasuk Ben Veenbrink, Hidde Salverda, Ken Scott MBE, Brian Johnson, Lavin Vignesh, dan Adi Nugroho.

Mereka berbagi pengetahuan dan pengalaman terkait keamanan stadion dari berbagai perspektif, baik di tingkat internasional maupun regional.

Baca Juga :  Ketua DPRD Sumenep Soroti Infrastruktur Jalan Menuju Tempat Wisata Paralayang Tidak Memadai

Erick Thohir kembali menegaskan bahwa keselamatan dan keamanan harus menjadi prioritas dalam pengelolaan sepak bola Indonesia.

Ia menekankan bahwa sepak bola bukan hanya tentang pertandingan, tetapi juga menciptakan lingkungan yang aman bagi pemain, ofisial, dan suporter. Keamanan di stadion harus menjadi tanggung jawab bersama.

Visi PSSI adalah menciptakan stadion yang aman dan budaya profesionalisme dalam pengelolaan sepak bola. Dengan sinergi antara FIFA, PSSI, pemerintah, pengelola stadion, aparat keamanan, liga, dan klub, Indonesia siap memasuki era baru dalam keselamatan dan keamanan sepak bola.

Workshop ini juga membahas strategi untuk mengoptimalkan fungsi stadion, tidak hanya untuk pertandingan sepak bola, tetapi juga untuk kegiatan lainnya. Pengelolaan stadion yang efisien dan efektif diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi industri sepak bola Indonesia.

Secara keseluruhan, FIFA-PSSI Indonesia Stadium Safety & Security Capacity Building Workshop menjadi titik balik penting dalam upaya memperbaiki keselamatan dan keamanan stadion di Indonesia.

Dengan adanya kerjasama antara berbagai pihak, diharapkan standar keamanan stadion Indonesia dapat memenuhi standar internasional.(*)

Berita Terkait

Belajar Langsung dari Alam Tim Literasi SMAS Plus Miftahul Ulum Kunjungi Pabrik Minyak Kayu Putih Perhutani
Penyegaran Birokrasi Sumenep: Bupati Fauzi Rotasi Pejabat Strategis OPD
RSUD dr H Moh Anwar Siapkan Layanan Spesialis Urologi
Dinkes Sumenep Catat Penurunan Kasus DBD, Jumantik dan Edukasi Dinilai Efektif
Modus Rapi Mafia BBM di Sumenep Solar Subsidi Ditimbun, Petani Terlantar
Pastikan Layanan Publik Optimal, Wabup Sumenep Tinjau Puskesmas Rubaru dan Manding
RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep: Transformasi Menuju Rumah Sakit Modern dan Berstandar Nasional
Reformasi Hukum Pidana Belum Tuntas: KUHP–KUHAP Baru Tanpa Perampasan Aset Koruptor

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 19:53 WIB

Belajar Langsung dari Alam Tim Literasi SMAS Plus Miftahul Ulum Kunjungi Pabrik Minyak Kayu Putih Perhutani

Rabu, 14 Januari 2026 - 19:41 WIB

Penyegaran Birokrasi Sumenep: Bupati Fauzi Rotasi Pejabat Strategis OPD

Jumat, 9 Januari 2026 - 19:56 WIB

RSUD dr H Moh Anwar Siapkan Layanan Spesialis Urologi

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:34 WIB

Dinkes Sumenep Catat Penurunan Kasus DBD, Jumantik dan Edukasi Dinilai Efektif

Kamis, 8 Januari 2026 - 11:27 WIB

Pastikan Layanan Publik Optimal, Wabup Sumenep Tinjau Puskesmas Rubaru dan Manding

Rabu, 7 Januari 2026 - 19:14 WIB

RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep: Transformasi Menuju Rumah Sakit Modern dan Berstandar Nasional

Rabu, 7 Januari 2026 - 10:55 WIB

Reformasi Hukum Pidana Belum Tuntas: KUHP–KUHAP Baru Tanpa Perampasan Aset Koruptor

Selasa, 6 Januari 2026 - 17:20 WIB

RSUD dr H Moh Anwar Sumenep Siap Jadi Rumah Sakit Berbasis Kompetensi Nasional

Berita Terbaru

Berita

RSUD dr H Moh Anwar Siapkan Layanan Spesialis Urologi

Jumat, 9 Jan 2026 - 19:56 WIB