Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. Style dengan penangan "thickbox" telah dimasukkan ke dalam antrian dengan dependensi yang tidak terdaftar: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/saly4638/public_html/wp-includes/functions.php on line 6131

Dari SPBN hingga Cold Storage: KNMP Ubah Wajah Pesisir Desa Dapenda

- Pewarta

Selasa, 3 Maret 2026 - 18:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, Salam News. Id – Program Kampung Nelayan Merah Putih hadir sebagai penggerak ekonomi pesisir Desa Dapenda. Pemerintah fokus memperkuat sarana utama nelayan setempat. Kawasan tersebut berada di Kecamatan Batang-batang, Kabupaten Sumenep. Wilayah ini dikenal memiliki potensi perikanan laut cukup besar.

Program ini dirancang menjadi contoh penguatan ekonomi pesisir berkelanjutan. Pemerintah menyiapkan fasilitas strategis menyentuh kebutuhan nelayan sehari-hari. Penyediaan bahan bakar menjadi perhatian utama pemerintah pusat. Biaya operasional nelayan selama ini dinilai masih relatif tinggi.

Selain bahan bakar, sistem rantai dingin turut diprioritaskan. Tujuannya menjaga mutu hasil tangkapan tetap segar hingga pemasaran. Dalam kunjungan kerja Selasa 03 Maret 2026, Menteri Kelautan meninjau langsung pembangunan. Ia memastikan seluruh fasilitas berjalan sesuai rencana.

Ucapan KPU-HPN 2025

Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, menegaskan produktivitas menjadi sasaran utama. Pembangunan tidak sekadar menghadirkan bangunan fisik. Fasilitas tersebut dirancang memangkas biaya melaut. Nelayan diharapkan memperoleh keuntungan lebih stabil setiap musim tangkap.

Salah satu proyek penting ialah pembangunan SPBN khusus nelayan. Keberadaannya akan memudahkan akses bahan bakar bersubsidi. Selama ini nelayan menempuh jarak cukup jauh membeli BBM. Kondisi tersebut menambah pengeluaran dan waktu operasional.

Dengan adanya SPBN, distribusi bahan bakar menjadi lebih efisien. Nelayan dapat berangkat melaut tanpa kendala pasokan. Pemerintah juga telah mengoperasikan pabrik es portable. Fasilitas ini langsung dimanfaatkan nelayan setempat. Ketersediaan es membantu menjaga kesegaran ikan di kapal. Mutu hasil tangkapan tetap terjaga sebelum dipasarkan.

Baca Juga :  Kapolda Jatim Tinjau Langsung Arus Balik di Sumenep di Pengujung Operasi Ketupat 2025

Fasilitas lanjutan berupa cold storage segera disiapkan pemerintah. Penyimpanan berpendingin memperpanjang masa simpan hasil laut. Kendaraan berpendingin turut mendukung distribusi ke pasar. Rantai pasok ikan menjadi lebih tertata dan efisien.

Pemerintah berharap produktivitas nelayan Sumenep meningkat signifikan. Sarana memadai diyakini mendorong kesejahteraan masyarakat pesisir. Kualitas ikan yang terjaga memengaruhi harga jual. Produk segar cenderung dihargai lebih tinggi pasar.

Nelayan diharapkan tak lagi merugi akibat penurunan mutu. Dukungan pascapanen menjadi kunci keberhasilan program. Pembangunan KNMP Dapenda dilaksanakan pada Tahun Anggaran 2025. Nilai kontraknya mencapai sepuluh koma dua lima miliar rupiah.

Sebanyak dua puluh enam item intervensi tercantum proyek tersebut. Fasilitas dibangun menyesuaikan kebutuhan masyarakat nelayan. Balai nelayan disiapkan sebagai pusat kegiatan bersama. Tempat itu menjadi ruang diskusi dan koordinasi.

Bengkel dan docking kapal turut dibangun pemerintah. Perawatan perahu kini dapat dilakukan lebih mudah. Sentral kuliner menghadirkan peluang usaha baru masyarakat. Produk olahan laut bisa dipasarkan langsung.

Baca Juga :  Bupati Fauzi Ajak Kades Solid, Koperasi Merah Putih Jadi Tulang Punggung Ekonomi Desa

Musholla dan shelter coldbox melengkapi kawasan pesisir. Lingkungan kerja nelayan menjadi lebih nyaman. Bantuan lima puluh unit coolbox dibagikan kepada nelayan. Peralatan itu mendukung penyimpanan ikan di kapal.

Sepuluh mesin kapal dan dua ratus dua puluh alat tangkap disalurkan. Bantuan tersebut memperkuat kapasitas produksi. Kabupaten Sumenep dipilih karena potensi perikanannya besar. Wilayah ini memiliki banyak keluarga nelayan aktif.

Di Desa Dapenda tercatat seribu delapan ratus sembilan puluh tiga kepala keluarga. Empat ratus dua puluh satu berprofesi nelayan aktif. Terdapat tiga puluh satu unit kapal beroperasi. Komoditas utama meliputi tongkol, kembung, cakalang, dan selengseng.

Program KNMP merupakan bagian peninjauan seratus titik nasional. Pemerintah menargetkan seribu kampung nelayan terbangun tahun ini. Target ambisius tersebut mendukung modernisasi kawasan pesisir Indonesia. Pemerintah ingin ekonomi laut tumbuh merata.

Di tingkat nelayan, manfaat program mulai terasa. Fasilitas es sangat membantu aktivitas melaut harian. Suryanto mengaku penjualan es sudah berjalan lancar. Ketersediaannya memudahkan persiapan sebelum berlayar.

Yudianto juga merasakan perubahan signifikan jarak pengambilan es. Kini akses lebih dekat dan efisien. Para nelayan berharap program terus berlanjut. Dukungan berkelanjutan diyakini meningkatkan kesejahteraan keluarga mereka.(*)

Berita Terkait

Cegah Diam-Diam Mematikan, Puskesmas Rubaru Intensifkan Skrining Hipertensi dan Diabetes
RSUD dr H Moh Anwar Sumenep Tancap Gas 2026, Target Jadi Rujukan Kesehatan Terbaik Nasional
Ontel Jadi Pilihan, DPRD Sumenep Dorong Gaya Hidup Hemat BBM dan Ramah Lingkungan
Panen Padi Awal 2026 Sumenep Melejit, Produksi Lampaui Target dan Catat Rekor Tertinggi Madura
Dinkes P2KB Sumenep Dorong WFH dan Jalan Kaki, Langkah Nyata Tekan Konsumsi BBM
BPRS Bhakti Sumekar Gelar Talk Show Inklusi Keuangan Syariah di Pendopo Keraton Sumenep
Kolaborasi Pemkab, BUMN, dan Swasta Jadi Jurus Baru Tingkatkan Nilai Ekonomi Nelayan Madura
Pemkab Sumenep Tancap Gas Benahi Tata Kelola Aset, Dorong Transparansi dan Akuntabilitas

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 14:06 WIB

Cegah Diam-Diam Mematikan, Puskesmas Rubaru Intensifkan Skrining Hipertensi dan Diabetes

Sabtu, 18 April 2026 - 05:49 WIB

RSUD dr H Moh Anwar Sumenep Tancap Gas 2026, Target Jadi Rujukan Kesehatan Terbaik Nasional

Jumat, 17 April 2026 - 15:28 WIB

Ontel Jadi Pilihan, DPRD Sumenep Dorong Gaya Hidup Hemat BBM dan Ramah Lingkungan

Kamis, 16 April 2026 - 21:19 WIB

Panen Padi Awal 2026 Sumenep Melejit, Produksi Lampaui Target dan Catat Rekor Tertinggi Madura

Selasa, 14 April 2026 - 11:56 WIB

BPRS Bhakti Sumekar Gelar Talk Show Inklusi Keuangan Syariah di Pendopo Keraton Sumenep

Senin, 13 April 2026 - 19:21 WIB

Kolaborasi Pemkab, BUMN, dan Swasta Jadi Jurus Baru Tingkatkan Nilai Ekonomi Nelayan Madura

Senin, 13 April 2026 - 18:09 WIB

Pemkab Sumenep Tancap Gas Benahi Tata Kelola Aset, Dorong Transparansi dan Akuntabilitas

Jumat, 10 April 2026 - 18:13 WIB

DPRD Sumenep Tetapkan 31 Raperda 2026, Arah Kebijakan Daerah Kian Terarah

Berita Terbaru