Sumenep, Salam News. Id – MGMP Bahasa Indonesia SMP/MTs Sumenep Salurkan Santunan untuk Anak Yatim dan Duafa di Masjid Ar-Raudhah Matanair, Kegiatan santunan bagi anak yatim dan duafa digelar penuh kehangatan di Masjid Ar-Raudhah Desa Matanair Kecamatan Rubaru Kabupaten Sumenep.
Acara sosial tersebut dipimpin langsung oleh Ketua MGMP Bahasa Indonesia SMP MTs Sumenep, Amelia Rahma S bersama pengurus. Santunan diberikan sebagai bentuk kepedulian terhadap anak yatim dan masyarakat kurang mampu yang membutuhkan perhatian serta bantuan.
Kegiatan ini berlangsung khidmat dengan dihadiri tokoh masyarakat, pengurus masjid, serta sejumlah anggota MGMP Bahasa Indonesia Sumenep. Anak-anak yatim tampak bahagia menerima santunan yang diberikan secara langsung oleh panitia kegiatan dengan penuh rasa kekeluargaan.

Ketua MGMP Bahasa Indonesia Sumenep Amelia Rahma S mengatakan kegiatan santunan merupakan bagian dari kepedulian sosial para guru. Menurutnya, kegiatan ini menjadi momentum berbagi kebahagiaan sekaligus mempererat hubungan silaturahmi antara guru dan masyarakat sekitar.
Ia menjelaskan dana santunan yang disalurkan berasal dari sumbangan anggota MGMP Bahasa Indonesia serta para donatur. Selain itu, bantuan juga datang dari Badan Amil Zakat Nasional atau BAZNAS Kabupaten Sumenep yang turut mendukung kegiatan tersebut.
Kolaborasi berbagai pihak tersebut diharapkan mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan perhatian bersama. Amelia Rahma S menyampaikan rasa syukur karena kegiatan santunan dapat terlaksana dengan lancar dan penuh kebersamaan.
Ia juga mengapresiasi seluruh anggota MGMP Bahasa Indonesia yang telah berpartisipasi memberikan sumbangan secara sukarela. Menurutnya semangat berbagi harus terus dijaga agar kegiatan sosial seperti ini dapat berlangsung secara berkelanjutan.
Santunan yang diberikan diharapkan mampu membantu memenuhi kebutuhan anak yatim dan keluarga duafa dalam kehidupan sehari-hari. Selain memberikan santunan, kegiatan tersebut juga diisi dengan doa bersama demi keberkahan dan keselamatan seluruh pihak.
Suasana haru terasa ketika anak-anak yatim menerima bantuan sambil didoakan oleh para guru serta tokoh masyarakat. Masyarakat Desa Matanair menyambut baik kegiatan sosial tersebut karena dinilai sangat membantu warga kurang mampu.
Pengurus Masjid Ar-Raudhah, Bapak Sahwini juga mengucapkan terima kasih kepada MGMP Bahasa Indonesia yang telah memilih lokasi kegiatan. Menurut bapak Sahwini pengurus masjid, kegiatan santunan seperti ini sangat penting untuk menumbuhkan rasa peduli dalam kehidupan bermasyarakat.
Kehadiran para guru dalam kegiatan sosial juga menjadi teladan baik bagi generasi muda dan masyarakat sekitar. Melalui kegiatan ini para guru tidak hanya berperan sebagai pendidik di sekolah tetapi juga penggerak kepedulian sosial.
Anak-anak yatim yang hadir tampak tersenyum bahagia saat menerima santunan serta perhatian dari para guru. Beberapa warga juga turut membantu kelancaran acara mulai dari persiapan hingga proses penyaluran santunan.
Kegiatan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi komunitas lain untuk terus menumbuhkan semangat berbagi kepada sesama. Amelia Rahma S berharap kegiatan santunan anak yatim dan duafa dapat terus dilakukan pada kesempatan berikutnya. Ia menegaskan bahwa kepedulian sosial merupakan bagian penting dari nilai kemanusiaan yang harus dijaga bersama.(S)











