Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. The style with the handle "thickbox" was enqueued with dependencies that are not registered: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/saly4638/public_html/wp-includes/functions.php on line 6131

Pesan Kebangsaan dari Sumenep: Bupati Fauzi dan Simbol Persatuan di Hari Kemerdekaan

- Pewarta

Minggu, 17 Agustus 2025 - 15:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, Salam News. Id – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mencuri perhatian saat menghadiri upacara HUT ke-80 RI dengan mengenakan busana adat Banten. Penampilan Bupati Fauzi dalam balutan busana adat Banten bukan sekadar gaya, tetapi membawa pesan simbolis penting bagi persatuan bangsa.

Dalam upacara yang berlangsung khidmat tersebut, Fauzi tampil percaya diri dan penuh makna mengenakan pakaian adat khas provinsi Banten. Ia menegaskan bahwa pemakaian busana adat dalam peringatan kemerdekaan bukan hanya seremoni, tetapi sarat dengan pesan keberagaman nasional.

“Ini adalah bentuk nyata bahwa bangsa Indonesia kaya budaya, dan keberagaman adalah kekuatan utama dalam menjaga keutuhan negara,” katanya. Fauzi menyampaikan bahwa pemilihan busana adat juga merupakan bagian dari upaya Pemkab Sumenep menghidupkan nilai persatuan dan kesatuan.

Ucapan KPU-HPN 2025

Melalui simbol-simbol budaya, lanjutnya, masyarakat diingatkan bahwa makna kemerdekaan sejati tak lepas dari pentingnya menjaga keberagaman. Ia mengatakan bahwa mengenang perjuangan kemerdekaan tidak hanya dengan upacara, tetapi juga dengan semangat hidup dalam kebersamaan setiap hari.

Menurutnya, dengan mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah, para pemimpin menunjukkan bahwa Indonesia besar karena keberagaman yang dimiliki. “Indonesia itu berbeda-beda suku, bahasa, dan budaya. Tapi tetap satu. Inilah kekuatan kita sebagai bangsa yang besar,” ucapnya tegas.

Fauzi menilai bahwa tema HUT ke-80 RI kali ini dirancang untuk menguatkan nilai-nilai persatuan di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks. Ia berharap semangat kemerdekaan tidak berhenti sebagai seremoni tahunan, tetapi menjadi nafas dalam kehidupan sosial masyarakat sehari-hari.

Baca Juga :  Achmad Fauzi: Siap Fasilitasi dan pembinaan E-Sport Sumenep untuk Raih Prestasi Tingkat Nasional

Dengan begitu, lanjutnya, setiap warga negara turut berperan menjaga keharmonisan dan memperkuat rasa kebangsaan di tengah perbedaan yang ada. Ia juga menegaskan bahwa pesan penting dalam kemerdekaan adalah bagaimana seluruh rakyat bisa saling menjaga, menghormati, dan membangun bersama.

“Semangat ini harus dijaga terus. Jangan sampai kita terpecah karena perbedaan. Justru kita kuat karena kita berbeda,” ujarnya. Bupati Fauzi pun mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, untuk lebih mencintai budaya lokal dan menjaga warisan leluhur.

Ia berharap momentum peringatan ini menjadi pengingat bahwa kemerdekaan diperjuangkan dengan pengorbanan dan harus dijaga dengan persatuan. “Makna kemerdekaan bukan hanya bebas dari penjajahan, tapi juga bebas dari konflik dan perpecahan yang bisa menghancurkan bangsa,” jelasnya.

Pada kesempatan itu, Fauzi juga membagikan alasan pribadi memilih busana adat Banten sebagai bagian dari penampilannya dalam peringatan tersebut. “Istri saya orang Banten, jadi saya merasa ini juga bagian dari keluarga saya. Ini bentuk penghormatan juga,” katanya.

Dengan senyum, Fauzi menambahkan bahwa menghormati budaya pasangan juga merupakan bentuk kecil dari upaya memperkuat nilai-nilai persatuan bangsa. Pakaian adat Banten yang dikenakannya menampilkan perpaduan elegan antara nuansa klasik dan kharisma kepemimpinan yang membumi dan merakyat.

Selain itu, tampil mengenakan busana adat juga menjadi ajakan terbuka bagi masyarakat untuk mencintai dan melestarikan budaya daerahnya masing-masing. Fauzi juga menekankan bahwa cinta pada budaya lokal adalah bagian dari cinta tanah air dan bisa memperkuat identitas nasional.

Baca Juga :  Maksudi Tawarkan “Equilibrium Sosial-Inklusif” untuk PMII Jatim

Upacara HUT ke-80 RI di Sumenep tahun ini pun terasa lebih semarak, penuh semangat kebangsaan, dan kaya nilai budaya Nusantara. Masyarakat yang hadir pun turut antusias menyaksikan ragam busana adat yang dikenakan para pejabat, tokoh, serta perwakilan masyarakat lainnya.

Pemerintah Kabupaten Sumenep memang mendorong penggunaan simbol budaya lokal dan nasional dalam berbagai kegiatan resmi maupun non-formal. Menurut Bupati, mengenal budaya dari daerah lain adalah cara tepat untuk menumbuhkan sikap saling menghormati dan memperluas wawasan kebangsaan.

“Jangan hanya tahu budaya kita sendiri. Mari kita saling belajar agar tumbuh rasa saling menghargai sebagai sesama anak bangsa,” tambahnya. Dengan mengenakan busana adat Banten, Fauzi menutup upacara dengan pesan kuat bahwa persatuan Indonesia dimulai dari rasa saling menghargai.

Ia berharap bahwa peringatan HUT RI ke-80 ini bisa menumbuhkan optimisme dan semangat bersama untuk membangun Indonesia yang lebih baik. “Tagline tahun ini: Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju—harus kita maknai bersama dalam setiap langkah kehidupan,” tuturnya.

Melalui simbol sederhana seperti pakaian adat, Bupati Fauzi ingin menyampaikan bahwa cinta tanah air bisa diwujudkan dari hal-hal kecil. Momen ini pun menjadi inspirasi bahwa keberagaman adalah karunia, dan tugas kita bersama adalah menjaga dan merawatnya sebaik mungkin.

Dengan penuh haru, Fauzi menutup sambutan dengan ajakan untuk tetap bersatu, menjunjung nilai budaya, dan menjaga semangat kemerdekaan selamanya.(*/Red)

Berita Terkait

Pemkab Sumenep Umumkan Hasil Seleksi Administrasi JPT Pratama 2026, Tahap Lanjutan Segera Dimulai
Sapa Bansos di Sampang, Khofifah Tegaskan Bansos sebagai Strategi Pembangunan Jangka Panjang
Dari SPBN hingga Cold Storage: KNMP Ubah Wajah Pesisir Desa Dapenda
Amal yang Diterima, Taubat yang Tulus, dan Akhir yang Indah
Apel Perdana Maret, Sekda Sumenep Tekankan Komitmen Pengabdian dan Profesionalisme ASN
APBD Berubah, Bupati Achmad Fauzi Minta Inovasi dan Disiplin Anggaran Diperkuat
Lautan Sholawat di Taman Potre Koneng, Refleksi Setahun Kepemimpinan Fauzi–Imam untuk Sumenep Lebih Berkah
Dirut BPRS Bhakti Sumekar:selamat atas Pelantikan Sekda Agus Dwi Saputra Jadi Momentum Perkuat Sinergi dan Dongkrak PAD Sumenep

Berita Terkait

Rabu, 4 Maret 2026 - 09:59 WIB

Pemkab Sumenep Umumkan Hasil Seleksi Administrasi JPT Pratama 2026, Tahap Lanjutan Segera Dimulai

Rabu, 4 Maret 2026 - 09:49 WIB

Sapa Bansos di Sampang, Khofifah Tegaskan Bansos sebagai Strategi Pembangunan Jangka Panjang

Selasa, 3 Maret 2026 - 18:16 WIB

Dari SPBN hingga Cold Storage: KNMP Ubah Wajah Pesisir Desa Dapenda

Senin, 2 Maret 2026 - 21:13 WIB

Amal yang Diterima, Taubat yang Tulus, dan Akhir yang Indah

Senin, 2 Maret 2026 - 11:58 WIB

Apel Perdana Maret, Sekda Sumenep Tekankan Komitmen Pengabdian dan Profesionalisme ASN

Senin, 2 Maret 2026 - 11:29 WIB

Lautan Sholawat di Taman Potre Koneng, Refleksi Setahun Kepemimpinan Fauzi–Imam untuk Sumenep Lebih Berkah

Kamis, 26 Februari 2026 - 18:28 WIB

Dirut BPRS Bhakti Sumekar:selamat atas Pelantikan Sekda Agus Dwi Saputra Jadi Momentum Perkuat Sinergi dan Dongkrak PAD Sumenep

Kamis, 26 Februari 2026 - 15:36 WIB

Tinjau KDMP Sendang, Kasdam V/Brawijaya Tegaskan Komitmen Dukung Pemberdayaan Ekonomi Desa

Berita Terbaru