Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. The style with the handle "thickbox" was enqueued with dependencies that are not registered: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/saly4638/public_html/wp-includes/functions.php on line 6131

Ratusan Guru Honorer Sumenep Akhirnya Dapat Kepastian Formasi PPPK

- Pewarta

Selasa, 23 September 2025 - 15:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, Salam News. Id – Ratusan guru honorer di Kabupaten Sumenep akhirnya mendapat kepastian mengenai nasib mereka setelah lama menunggu keputusan formasi PPPK. Kabar tersebut terungkap usai audiensi dengan Dinas Pendidikan (Disdik) dan BKPSDM Sumenep, Selasa (23/9), yang menghasilkan keputusan penting.

Dalam pertemuan itu, pihak Disdik dan BKPSDM memastikan usulan tambahan formasi guru honorer akan segera diteruskan ke Kemenpan-RB. Perwakilan guru honorer, Moh. Abbas, menyatakan rasa syukurnya. Menurutnya, keputusan ini menjadi angin segar setelah kecemasan panjang.

“Alhamdulillah, Pak Kadis bersama BKPSDM sudah berkomitmen. Yang tidak tercover akan diusulkan ke Kemenpan-RB,” ujarnya haru. Meski demikian, Abbas tetap mengingatkan bahwa para guru honorer tidak ingin kembali diberi janji tanpa realisasi yang nyata.

Ucapan KPU-HPN 2025

“Jika ternyata janji tidak ditepati, tentu kami akan mempertimbangkan langkah berikutnya,” tambahnya menegaskan sikap kolektif para guru. Sementara itu, Kepala Disdik Sumenep, Agus Dwi Saputra, menyampaikan permohonan maaf atas keresahan yang sempat dirasakan para guru.

Baca Juga :  Pemerintah Desa Pabian Giat Melaksanakan Percepatan Vaksinasi Dan Membangun Herd Immunity

Ia menegaskan bahwa tidak ada niat menelantarkan. Semua keputusan disesuaikan dengan kebutuhan formasi di satuan pendidikan. “Misalnya, di SD hanya dibutuhkan delapan guru. Tidak mungkin formasi ditambah. Karena itu, solusi harus dicarikan,” jelasnya.

Agus menjelaskan, sebagian formasi akan diarahkan ke tenaga teknis agar kebutuhan sekolah tetap proporsional dan diterima kementerian. Selain itu, ia memastikan bahwa proses administrasi dipercepat agar hasil usulan tambahan bisa selesai sesuai target waktu.

“Malam ini kita targetkan rampung. Untuk sementara sudah ada 476 guru yang diusulkan melalui proses ini,” paparnya.

Senada, Plt Kepala BKPSDM Sumenep, Arif Firmanto, menegaskan pihaknya siap mendukung penuh setiap usulan teknis dari Disdik. “Kebutuhan guru ditentukan Disdik. Tugas kami memproses dan meneruskan. Bupati sejak awal juga berkomitmen memperjuangkan,” ujarnya.

Arif menambahkan, optimisme perlu dijaga karena para guru honorer telah mengabdi puluhan tahun untuk pendidikan di Sumenep. “Tidak boleh ada yang merasa terabaikan. Semua harus diperjuangkan sesuai arahan pimpinan daerah,” tandasnya penuh keyakinan.

Baca Juga :  SMP Plus MU Tarate Salurkan Dana Bantuan Untuk Korban Erupsi Gunung Semeru Melalui LazisNU Kab. Sumenep

Gerakan tuntutan guru honorer ini muncul karena dari 2.119 tenaga honorer, hanya 1.621 yang masuk formasi PPPK. Sebanyak 476 guru lainnya tidak tercover. Hal inilah yang menimbulkan keresahan, hingga memunculkan desakan agar semua diperjuangkan.

Para guru berharap tidak ada lagi diskriminasi, dan seluruh pengabdian mereka bisa terbayar dengan status kepegawaian yang layak. Mereka menekankan, keadilan harus dirasakan seluruh honorer. Tidak boleh ada yang ditinggalkan setelah puluhan tahun berjuang.

Dengan adanya usulan tambahan, mereka optimis perjuangan ini bisa membuahkan hasil konkret dalam waktu dekat. Keputusan final tetap berada di Kemenpan-RB, namun langkah Disdik dan BKPSDM memberikan semangat baru bagi para guru.

Kini, ratusan guru honorer menanti tindak lanjut pemerintah pusat agar kepastian status mereka benar-benar menjadi kenyataan.(*/Red)

Berita Terkait

Gemuruh Ramadhan di Masjid Miftahul Jannah, Malam Puncak Lomba Islami Berlangsung Meriah
Ledakan Mercon Rakitan Guncang Batuputih Sumenep, Satu Rumah Rusak Berat Dua Warga Terluka
Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo Minta KNPI Sumenep Aktif Beri Gagasan untuk Kemajuan Daerah
Bupati Sumenep Warning Keras Pengelola Dapur MBG, Pemkab Sumenep Siap Beri Sanksi Pelanggaran
Program MBG Harus Terukur dan Aman, Nurul Aini Minta Pengawasan Ketat dari Pemerintah Daerah
Bupati Fauzi Santuni Anak Yatim di Kantor BAZNAS, Ramadan Jadi Momentum Menguatkan Kepedulian Sosial
Kunjungan Pasien RSUD dr H Moh Anwar Sumenep Meningkat, Poli Penyakit Dalam hingga Jantung Paling Ramai
Bupati Sumenep Tegaskan KNMP Bukan Sekadar Penataan, Tapi Strategi Kebangkitan Ekonomi Nelayan Dapenda

Berita Terkait

Jumat, 6 Maret 2026 - 13:03 WIB

Gemuruh Ramadhan di Masjid Miftahul Jannah, Malam Puncak Lomba Islami Berlangsung Meriah

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:39 WIB

Ledakan Mercon Rakitan Guncang Batuputih Sumenep, Satu Rumah Rusak Berat Dua Warga Terluka

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:03 WIB

Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo Minta KNPI Sumenep Aktif Beri Gagasan untuk Kemajuan Daerah

Kamis, 5 Maret 2026 - 15:21 WIB

Bupati Sumenep Warning Keras Pengelola Dapur MBG, Pemkab Sumenep Siap Beri Sanksi Pelanggaran

Kamis, 5 Maret 2026 - 15:08 WIB

Program MBG Harus Terukur dan Aman, Nurul Aini Minta Pengawasan Ketat dari Pemerintah Daerah

Kamis, 5 Maret 2026 - 09:43 WIB

Kunjungan Pasien RSUD dr H Moh Anwar Sumenep Meningkat, Poli Penyakit Dalam hingga Jantung Paling Ramai

Rabu, 4 Maret 2026 - 21:23 WIB

Bupati Sumenep Tegaskan KNMP Bukan Sekadar Penataan, Tapi Strategi Kebangkitan Ekonomi Nelayan Dapenda

Rabu, 4 Maret 2026 - 10:40 WIB

Pemkab Sumenep Gelar Mudik Gratis 2026, Bukti Nyata Kepedulian untuk Perantau

Berita Terbaru