Sumenep, Salam News.Id. Achmad Fauzi Wongsojudo kembali dipercaya memimpin Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan Kabupaten Sumenep periode 2025–2030 mendatang. Penetapan tersebut diputuskan secara resmi melalui forum Konferensi Cabang PDI Perjuangan yang diselenggarakan di Surabaya pada Sabtu lalu.
Konfercab menjadi forum tertinggi tingkat cabang untuk menentukan arah kepemimpinan sekaligus konsolidasi organisasi partai secara menyeluruh berkelanjutan. Terpilihnya Achmad Fauzi menandai keberlanjutan kepemimpinan PDI Perjuangan di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur secara solid.
Selama memimpin sebelumnya, Achmad Fauzi dinilai mampu menjaga soliditas kader sekaligus meningkatkan performa elektoral partai secara signifikan. Keberhasilan tersebut menjadi salah satu pertimbangan utama kader dalam memberikan kembali kepercayaan kepada Achmad Fauzi Wongsojudo.

Dalam pernyataannya, Achmad Fauzi menyampaikan rasa syukur atas amanah besar yang kembali diberikan kepadanya oleh partai. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Dewan Pimpinan Pusat PDI Perjuangan atas dukungan dan kepercayaan penuh.
Menurutnya, kepercayaan tersebut merupakan tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan kerja keras serta konsistensi tinggi. Achmad Fauzi menyadari bahwa perjalanan partai ke depan membutuhkan soliditas, kedisiplinan, serta semangat gotong royong seluruh kader.
Ia mengakui bahwa pada Pemilu Legislatif sebelumnya, PDI Perjuangan Sumenep menargetkan perolehan 13 kursi DPRD daerah. Namun hasil yang diraih baru mencapai 11 kursi, sehingga target tersebut belum tercapai sesuai harapan bersama seluruh kader.
Atas capaian tersebut, Achmad Fauzi secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh kader dan simpatisan partai. Ia menegaskan bahwa evaluasi menyeluruh akan terus dilakukan demi meningkatkan kinerja dan strategi politik ke depan.
Evaluasi tersebut mencakup penguatan struktur, kaderisasi berjenjang, serta pemantapan strategi pemenangan berbasis wilayah dan potensi daerah. Ke depan, PDI Perjuangan Sumenep kembali menargetkan perolehan 13 kursi DPRD pada pemilu legislatif mendatang.
Target tersebut dinilai lebih realistis setelah sebelumnya sempat dipatok 15 kursi namun memerlukan penyesuaian strategi lapangan. Achmad Fauzi menegaskan target tersebut akan dicapai melalui kerja kolektif, konsolidasi kader, serta pendekatan kepada masyarakat.
Selain itu, ia memberikan apresiasi tinggi kepada pengurus demisioner atas dedikasi dan pengabdian selama masa kepemimpinan sebelumnya. Menurutnya, kebersamaan dan loyalitas pengurus menjadi fondasi penting dalam menjaga kekuatan dan keberlanjutan organisasi partai.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga kekompakan internal demi menghadapi tantangan politik yang semakin dinamis ke depan. Beberapa kader yang sebelumnya berada di posisi berbeda kini kembali masuk dalam jajaran pengurus harian partai.
Masuknya kembali Haji Zainal dan kader lainnya dinilai sebagai langkah strategis memperkuat struktur dan soliditas organisasi. Achmad Fauzi berharap kepengurusan periode 2025–2030 mampu menghadirkan semangat baru dan kerja politik lebih progresif.
Dengan kepemimpinan baru ini, PDI Perjuangan Sumenep diharapkan semakin dipercaya masyarakat dan berkontribusi nyata bagi daerah.(*/Red)











