Pemkab Sumenep Adakan Lomba Merangkai Orong Ketupat

- Pewarta

Selasa, 16 April 2024 - 17:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, Salam News. Id – Adu kreatif sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Badan Usaha Miik Daerah (BUMD) serta Camat di Sumenep tengah mengikuti lomba merangkai Orong Ketupat di Pantai Lombang, Selasa, 16 April 2024.

Para peserta diberi waktu untuk merangkai orong ketupat hanya 30 menit oleh panitia. Kegiatan ini merupakan rangkaian dari Kalender event 2024.

Pantauan media para peserta mengenakan baju khas Madura seperti sakera dan untuk para peserta perempuan mengunakan baju kebaya.

Baca Juga :  Pemkab Sumenep Gelar Seleksi Kerapan Sapi Untuk Dapat Tiket, Merebut Kejuaraan Piala Presiden

Wakil Bupati Sumenep Nyai Hj Dewi Khalifah mengatakan ketupat itu menjadi ajang silaturhim. Sehingga pada 7 hari pasca Lebaran itu ada lebaran ketupat.

Proses pembuatan ketupat itu mempunyai filosofi persaudaraan erat kerana tidak muda untuk membuat ketupat.

“Makanya ini adalah tradisi yang harus dijaga jangan sampai punah,” kata Nyi Eva kepada media setelah meninjau peserta pembuat Orong Ketupat.

Nantinya, kata wakil Bupati Nyi Eva, festival membuat orong ketupat tidak hanya lintas OPD, BUMD dan Camat tetapi akan menyasar lembaga sekolah.

Baca Juga :  Karang Taruna Lenteng Barat Kecewa Tak Dilibatkan dalam Musrenbangdes

“Membuat orong ketupat itu sudah menjadi turun menurun tentunya, anak-anak sekarang harus bisa juga,” ujarnya.

wakil bupati sumenep menjelaskan, kenapa diletakkan di Pantai Lombang nantinya akan berkala yang akan menyasar destinasi wisata lainya.

“Insyaallah nanti akan menyasar anak-anak dan banyak yang ikut berpartisipasi,” pungkasnya(red/*)

Berita Terkait

Bupati Fauzi Lantik Empat Kepala OPD, Target Penerbangan Perintis Masalembu Jadi Perhatian
Rumah Berubah Jadi Ruang Penderitaan, KOPRI PMII Unija Desak Keadilan bagi Korban Kekerasan Seksual Anak
Stan Bappeda Sumenep Tampil Beda di Madura Culture Festival 4, Hadirkan Kuis Interaktif dan Informasi Pembangunan
Kapolresta Sumenep Sambung Roso Bersama 11 Kades, Bahas Kamtibmas di Rubaru
Potensi Wisata dan UMKM Arjasa Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Kepulauan
Sumenep Naik Kelas, 330 Desa Terbebas dari Status Sangat Tertinggal dan Tertinggal
Mayat Terbakar Ditemukan di Tegalan Sumenep, Polisi Lakukan Penanganan
Madura Night Vaganza 2026 Digelar, 200 Stan Siap Dongkrak Ekonomi dan Pariwisata Sumenep

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 17:00 WIB

Bupati Fauzi Lantik Empat Kepala OPD, Target Penerbangan Perintis Masalembu Jadi Perhatian

Kamis, 3 September 2026 - 19:29 WIB

Rumah Berubah Jadi Ruang Penderitaan, KOPRI PMII Unija Desak Keadilan bagi Korban Kekerasan Seksual Anak

Selasa, 1 September 2026 - 15:04 WIB

Stan Bappeda Sumenep Tampil Beda di Madura Culture Festival 4, Hadirkan Kuis Interaktif dan Informasi Pembangunan

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:58 WIB

Kapolresta Sumenep Sambung Roso Bersama 11 Kades, Bahas Kamtibmas di Rubaru

Jumat, 28 Agustus 2026 - 12:04 WIB

Potensi Wisata dan UMKM Arjasa Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Kepulauan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:56 WIB

Sumenep Naik Kelas, 330 Desa Terbebas dari Status Sangat Tertinggal dan Tertinggal

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:49 WIB

Mayat Terbakar Ditemukan di Tegalan Sumenep, Polisi Lakukan Penanganan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:02 WIB

Madura Night Vaganza 2026 Digelar, 200 Stan Siap Dongkrak Ekonomi dan Pariwisata Sumenep

Berita Terbaru