Sumenep Bergerak: Legalkan Rokok Lokal Demi Petani dan PAD

- Pewarta

Kamis, 17 Juli 2025 - 20:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, Salam News. Id – Upaya legalisasi industri rokok lokal di Kabupaten Sumenep terus digencarkan. Ini demi peningkatan kesejahteraan masyarakat secara nyata. Baru-baru ini, Forum Pimpinan Asosiasi Media (Forpam) menggelar diskusi bersama ratusan pelaku usaha rokok lokal di Pendopo Agung.

Acara tersebut dihadiri Wakil Bupati Imam Hasyim, Bea Cukai Madura, Forkopimda, dan berbagai organisasi media dari berbagai asosiasi. Diskusi ini merupakan bentuk sinergi antara pemerintah, Bea Cukai, dan media dalam mendorong legalitas industri rokok lokal.

Wakil Bupati Imam Hasyim menyebut, kolaborasi seluruh pihak sangat penting agar usaha rokok tradisional segera mengurus legalitasnya. “Ini bukan perlindungan terhadap pelanggaran, tapi ruang bersama membangun Sumenep. Ayo legalisasi demi PAD dan kemajuan,” ujarnya.

Ketua Paguyuban Rokok Lokal Sumenep, Syafwan Wahyudi menegaskan bahwa industri rokok berperan besar dalam kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, ekonomi masyarakat Sumenep bergantung pada dua komoditas utama, yakni tembakau dan garam sebagai penopang utama.

Baca Juga :  Aktivis Pramuka Jawa Timur, Jonsi, S.Pd., M.M. Apresiasi Pagelaran Lomba Tingkat IV (LT IV) Kwartir Gerakan Pramuka Daerah (Kwarda) Jawa Timur

Paguyuban memiliki lima misi penting: menambah penerimaan negara, menjaga harga tembakau, hingga membentuk ekosistem industri yang sehat. Tujuan utama lainnya adalah memastikan petani tembakau tetap sejahtera melalui dukungan terhadap industri rokok lokal legal.

Penasehat paguyuban, H. Mukmin menyambut baik FGD ini sebagai sarana pembinaan nyata terhadap pelaku usaha rokok lokal. Ia berharap Bea Cukai aktif mendampingi pelaku usaha agar lebih siap mengurus legalitas dan memajukan industri rokok lokal.

Sementara itu, Ketua Forpam, M. Syamsul Arifin menyebut FGD ini melibatkan ratusan perusahaan rokok lokal dari berbagai wilayah. Menurutnya, diskusi ini bertujuan membangun ekosistem kolaboratif antara pemerintah, pengusaha lokal, serta media yang independen.

FGD ini juga diisi langsung oleh Bea Cukai Madura yang memberikan materi edukatif seputar legalitas usaha rokok lokal. Para peserta mendapatkan penjelasan rinci mengenai pentingnya cukai dan tata kelola industri rokok yang sesuai aturan hukum.

Baca Juga :  MK Tolak Gugatan Paslon Ali Fikri-Unais di Pilkada Sumenep

Dalam kesempatan yang sama, juga dilakukan peluncuran logo resmi Paguyuban Pengusaha Rokok Lokal Sumenep sebagai simbol baru. Logo ini mencerminkan semangat kolektif membangun industri rokok yang legal, kuat, dan mampu bersaing di tingkat nasional.

Seluruh pihak berharap, melalui kolaborasi ini, industri rokok lokal dapat memberikan kontribusi maksimal terhadap ekonomi daerah. Upaya legalisasi tidak hanya berdampak pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), tapi juga memberi perlindungan hukum bagi pengusaha.

Pemerintah Kabupaten Sumenep berkomitmen terus mendampingi proses legalitas dan penguatan industri rokok lokal yang berkelanjutan. Dengan dukungan semua pihak, rokok lokal Sumenep diharapkan bisa berkembang lebih maju dan mengangkat ekonomi masyarakat luas.(Red/*)

Berita Terkait

Potensi Wisata dan UMKM Arjasa Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Kepulauan
Madura Night Vaganza 2026 Digelar, 200 Stan Siap Dongkrak Ekonomi dan Pariwisata Sumenep
Stand Desa Wisata Pragaan Siap Sukseskan Madura Culture Fest 2026
Pengiriman Perdana Prancak 95 ke Mitra Djarum Jadi Momentum Kebangkitan Petani Sumenep
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT Ke-81 RI, Pemkab Siapkan Evaluasi dan Penghargaan
Bupati Sumenep Ingatkan Petani Tak Memaksakan Tanam Tembakau Saat Cuaca Mepet
Menyatukan Nusantara dalam Semangat Proklamasi: 360 Karyawan BPRS Bhakti Sumekar Rayakan HUT ke-81 RI dengan Jalan Sehat dan Lomba Memasak
lepas Kontingen Menuju Jamnas 2026, Wabup Sumenep Berpesan: Raih Prestasi, Jaga Nama Baik, dan Bawa Pulang Pengalaman

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 12:04 WIB

Potensi Wisata dan UMKM Arjasa Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Kepulauan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:52 WIB

Stand Desa Wisata Pragaan Siap Sukseskan Madura Culture Fest 2026

Kamis, 20 Agustus 2026 - 17:49 WIB

Pengiriman Perdana Prancak 95 ke Mitra Djarum Jadi Momentum Kebangkitan Petani Sumenep

Senin, 17 Agustus 2026 - 21:52 WIB

75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT Ke-81 RI, Pemkab Siapkan Evaluasi dan Penghargaan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 16:48 WIB

Bupati Sumenep Ingatkan Petani Tak Memaksakan Tanam Tembakau Saat Cuaca Mepet

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 07:40 WIB

Menyatukan Nusantara dalam Semangat Proklamasi: 360 Karyawan BPRS Bhakti Sumekar Rayakan HUT ke-81 RI dengan Jalan Sehat dan Lomba Memasak

Rabu, 5 Agustus 2026 - 07:15 WIB

lepas Kontingen Menuju Jamnas 2026, Wabup Sumenep Berpesan: Raih Prestasi, Jaga Nama Baik, dan Bawa Pulang Pengalaman

Senin, 3 Agustus 2026 - 11:19 WIB

Bupati Sumenep Pimpin Apel Gabungan dan Kobarkan Semangat Persatuan dalam Pembukaan Lomba HUT ke-81 RI

Berita Terbaru