Mahasiswa KKN Universitas Annuqayah Gagas Sekolah Ekologi dan Laboratorium Sampah di Pasean

- Pewarta

Senin, 22 September 2025 - 10:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, Salam News. Id – Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Annuqayah tahun 2025 hadir dengan gebrakan baru. Salah satu program unggulannya adalah pembentukan Sekolah Ekologi dan pembangunan Laboratorium Sampah di wilayah Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Pondok Pesantren Annidhamiyah Desa Bindang, Kecamatan Pasean, Minggu (30/08). Program ini menjadi sorotan karena mengedepankan isu lingkungan yang sedang menjadi perhatian global, terutama di wilayah pesantren.

Ketua kelompok KKN, Zainal Abidin, menyampaikan bahwa kegiatan ini lahir dari hasil survei langsung pasca penempatan posko KKN di lokasi tersebut. Survei mengungkap banyak persoalan terkait tata kelola lingkungan.

Ucapan KPU-HPN 2025

“Kegiatan ini digelar atas dasar kebutuhan bersama, dengan melihat langsung kondisi lingkungan sekitar yang memerlukan penanganan serius dan berkelanjutan,” ujarnya.

Sekolah ekologi ini diisi oleh pemateri berpengalaman, salah satunya adalah A. Hafi Badali. Ia merupakan pengurus UPT Jatian PP Annuqayah Daerah Lubangsa sekaligus anggota kelompok KKN.

Baca Juga :  Ketua DPR RI Puan Maharani Dapat Sambutan Mariah Ratusan Emak-Emak di Sumenep

“Ada anggota kelompok kami yang bernama A. Hafi Badali. Ia paham benar bagaimana tata kelola sampah yang baik,” tambah Zainal.

Program tidak hanya berisi penyampaian materi di dalam kelas, tetapi juga praktik langsung. Santri dan siswa didampingi turun ke lapangan agar memahami secara nyata pengelolaan sampah.

“Teori saja tidak cukup. Kami ingin santri dan siswa melihat serta melakukan langsung di lapangan. Ini akan lebih efektif,” jelas Zainal lagi.

Karena posko KKN berada di lingkungan PP Annidhamiyah, para mahasiswa bisa memantau langsung progres dan keterlibatan para santri setiap harinya selama masa KKN berlangsung.

Kepala Desa Bindang, yang hadir saat pembukaan sekolah ekologi, menyambut program ini dengan antusias. Ia menyebut pengelolaan sampah di pesantren sangat menarik untuk dicontoh.

“Santri di sini jumlahnya banyak, tapi pengelolaan sampahnya cukup rapi. Ini patut dipelajari bersama,” katanya saat acara pembukaan.

Baca Juga :  Pemerintah Desa Pabian Giat Melaksanakan Percepatan Vaksinasi Dan Membangun Herd Immunity

Sebagai pemateri utama, A. Hafi Badali mengungkapkan bahwa pemahaman awal para santri terhadap isu sampah masih sangat minim, sehingga perlu pendekatan ekstra.

“Saya merasa tertantang. Kami ingin mewujudkan laboratorium sampah ini agar santri dapat belajar langsung secara aplikatif,” ungkapnya, Senin (31/08).

Pengasuh PP Annidhamiyah pun menyambut baik kegiatan ini. Ia bahkan sempat berencana mengirim santri belajar ke Annuqayah sebelum program KKN datang.

“Alhamdulillah ada mahasiswa KKN. Ini membantu sekali. Saya ingin satu-dua santri belajar ke Annuqayah,” ujarnya saat ditemui tim pers.

Kegiatan ini mempertegas komitmen KKN Posko 55 Universitas Annuqayah terhadap pelestarian lingkungan dan pentingnya kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah.

Dengan adanya kegiatan ini, mahasiswa berharap dapat memberi inspirasi luas agar semua pihak lebih peduli terhadap lingkungan dan menjaga kebersihan bersama.(*/Red)

Berita Terkait

Belajar Langsung dari Alam Tim Literasi SMAS Plus Miftahul Ulum Kunjungi Pabrik Minyak Kayu Putih Perhutani
Penyegaran Birokrasi Sumenep: Bupati Fauzi Rotasi Pejabat Strategis OPD
RSUD dr H Moh Anwar Siapkan Layanan Spesialis Urologi
Dinkes Sumenep Catat Penurunan Kasus DBD, Jumantik dan Edukasi Dinilai Efektif
Modus Rapi Mafia BBM di Sumenep Solar Subsidi Ditimbun, Petani Terlantar
Pastikan Layanan Publik Optimal, Wabup Sumenep Tinjau Puskesmas Rubaru dan Manding
RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep: Transformasi Menuju Rumah Sakit Modern dan Berstandar Nasional
Reformasi Hukum Pidana Belum Tuntas: KUHP–KUHAP Baru Tanpa Perampasan Aset Koruptor

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 19:53 WIB

Belajar Langsung dari Alam Tim Literasi SMAS Plus Miftahul Ulum Kunjungi Pabrik Minyak Kayu Putih Perhutani

Rabu, 14 Januari 2026 - 19:41 WIB

Penyegaran Birokrasi Sumenep: Bupati Fauzi Rotasi Pejabat Strategis OPD

Jumat, 9 Januari 2026 - 19:56 WIB

RSUD dr H Moh Anwar Siapkan Layanan Spesialis Urologi

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:34 WIB

Dinkes Sumenep Catat Penurunan Kasus DBD, Jumantik dan Edukasi Dinilai Efektif

Kamis, 8 Januari 2026 - 11:27 WIB

Pastikan Layanan Publik Optimal, Wabup Sumenep Tinjau Puskesmas Rubaru dan Manding

Rabu, 7 Januari 2026 - 19:14 WIB

RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep: Transformasi Menuju Rumah Sakit Modern dan Berstandar Nasional

Rabu, 7 Januari 2026 - 10:55 WIB

Reformasi Hukum Pidana Belum Tuntas: KUHP–KUHAP Baru Tanpa Perampasan Aset Koruptor

Selasa, 6 Januari 2026 - 17:20 WIB

RSUD dr H Moh Anwar Sumenep Siap Jadi Rumah Sakit Berbasis Kompetensi Nasional

Berita Terbaru

Berita

RSUD dr H Moh Anwar Siapkan Layanan Spesialis Urologi

Jumat, 9 Jan 2026 - 19:56 WIB