Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. Style dengan penangan "thickbox" telah dimasukkan ke dalam antrian dengan dependensi yang tidak terdaftar: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/saly4638/public_html/wp-includes/functions.php on line 6131

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Ingin Tugu Keris Sumenep Menjadi Ikon Wisata Nasional

- Pewarta

Kamis, 30 Januari 2025 - 17:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, Salam News. Id – Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, mengapresiasi tugu keris yang baru saja diresmikan pada Kamis (30/1/2025) di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Ia berharap tugu keris ini dapat menjadi daya tarik baru bagi wisatawan yang datang ke daerah tersebut. Dengan konsep yang menarik, seperti adanya rest area dan spot foto yang Instagramable, tugu keris diprediksi mampu menarik perhatian wisatawan dari berbagai daerah, baik lokal maupun luar daerah.

Fadli Zon juga menekankan bahwa tugu keris ini bukan hanya sekadar objek wisata. Menurutnya, tempat ini juga berpotensi menjadi lokasi pagelaran budaya, seperti pertunjukan tarian dan musik tradisional Tongtong. “Tempat ini bisa berkembang menjadi pusat kebudayaan sekaligus destinasi wisata yang menyenangkan,” ujar Fadli Zon. Keberadaan tugu keris ini diharapkan dapat mendorong kemajuan sektor pariwisata di Sumenep.

Ucapan KPU-HPN 2025

Menteri Fadli Zon menyatakan rasa bangganya terhadap kekayaan budaya yang dimiliki oleh Sumenep. Terutama dalam hal keris, yang menurutnya memiliki keunikan tersendiri yang tidak ditemukan di daerah lain. Bahkan, keris dari Sumenep sudah diakui oleh UNESCO sebagai warisan budaya dunia. “Sumenep memiliki keistimewaan yang sangat tinggi dalam hal keris,” kata Fadli Zon.

Baca Juga :  Elpiji 3 Kilogram Langka di Sumenep, Harga Melonjak Drastis

Keris Sumenep, menurut Fadli Zon, telah menjadi ekosistem budaya yang berpengaruh besar, bahkan menjadi industri yang mendunia. Produk keris dari Sumenep sudah diekspor ke berbagai negara, membawa budaya lokal ke pasar internasional.

Fadli Zon juga mengungkapkan bahwa budaya lokal, khususnya keris, harus dipelihara dan dilestarikan agar tidak punah. “Budaya ini bukan hanya aset sejarah, tapi juga potensi ekonomi besar yang perlu dijaga,” lanjutnya.

Menurut Fadli Zon, Sumenep merupakan daerah dengan pengrajin keris terbanyak di dunia. Hal ini menunjukkan betapa luar biasanya kerajinan keris yang ada di daerah ini.

Ia berharap industri keris Sumenep terus berkembang, memberikan kontribusi pada perekonomian daerah dan negara. “Keris Sumenep sangat luar biasa, baik dari sisi kualitas maupun jumlah pengrajin,” kata Menteri Kebudayaan itu.

Sementara itu, Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menjelaskan bahwa tugu keris ini memiliki panjang total 17 meter, yang memiliki makna mendalam bagi rakyat Indonesia.

Tugu tersebut mengingatkan pada peringatan hari kemerdekaan Indonesia yang jatuh pada 17 Agustus 1945. “Makna angka 17 pada tugu ini sangat erat kaitannya dengan sejarah kemerdekaan bangsa,” kata Bupati Fauzi.

Baca Juga :  Kecamatan Rubaru Gelar Musrenbangcam, Bahas Skala Prioritas untuk Perencanaan 2026

Bupati Fauzi juga mengungkapkan bahwa sekitar tugu keris akan dilengkapi dengan fasilitas pendukung, seperti rest area, tempat perbelanjaan, serta galeri yang menampilkan potensi seni, kuliner, dan wisata dari Sumenep.

Semua fasilitas ini dirancang untuk meningkatkan pengalaman wisatawan yang datang ke Sumenep. “Kami ingin agar tugu keris ini menjadi lebih dari sekadar simbol, tapi juga tempat yang menyenangkan bagi wisatawan,” tambah Bupati Fauzi.

Proyek pembangunan tugu keris ini didanai oleh sponsor perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Sumenep, dengan total biaya mencapai Rp2,5 miliar.

Dana tersebut digunakan untuk membangun tugu serta fasilitas lainnya yang mendukung pengembangan pariwisata di daerah ini. Bupati Fauzi berharap tugu keris ini bisa menarik lebih banyak pengunjung dan memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah.

Dengan adanya tugu keris ini, Sumenep diharapkan dapat semakin dikenal sebagai destinasi wisata yang kaya akan budaya. Pembangunan dan perawatan objek wisata budaya ini menjadi langkah penting untuk menjaga warisan lokal, sekaligus mendongkrak perekonomian melalui sektor pariwisata.(*)

 

Berita Terkait

Turnamen Bolavoli Piala Bupati Sumenep 2026 Diserbu 109 Klub, Bukti Bangkitnya Olahraga Daerah
Bupati Fauzi Ajak Kades Solid, Koperasi Merah Putih Jadi Tulang Punggung Ekonomi Desa
DPRD Sumenep Sahkan Tiga Raperda Strategis, Dorong Ekonomi Daerah dan Perkuat BUMD
APTI Sumenep dan PT Djarum Kolaborasi, Bibit Tembakau Unggul Gratis Dongkrak Kesejahteraan Petani
Pemkab Sumenep Resmi Terapkan Penghematan BBM, ASN Wajib Jalan Kaki dan Bersepeda Setiap Jumat
Lampu Jalan Banyak Padam, Fraksi PAN Sumenep Desak Perbaikan PJU Segera Dilakukan
PKB Sumenep Rangkul Santri dan Akademisi, Jaring Aspirasi Lewat Lomba Ilmiah
Pemkab Sumenep Alihkan kebijakan efisiensi energi ke Hari Rabu

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 17:42 WIB

Turnamen Bolavoli Piala Bupati Sumenep 2026 Diserbu 109 Klub, Bukti Bangkitnya Olahraga Daerah

Selasa, 7 April 2026 - 19:21 WIB

Bupati Fauzi Ajak Kades Solid, Koperasi Merah Putih Jadi Tulang Punggung Ekonomi Desa

Selasa, 7 April 2026 - 19:08 WIB

DPRD Sumenep Sahkan Tiga Raperda Strategis, Dorong Ekonomi Daerah dan Perkuat BUMD

Senin, 6 April 2026 - 14:47 WIB

APTI Sumenep dan PT Djarum Kolaborasi, Bibit Tembakau Unggul Gratis Dongkrak Kesejahteraan Petani

Senin, 6 April 2026 - 10:24 WIB

Pemkab Sumenep Resmi Terapkan Penghematan BBM, ASN Wajib Jalan Kaki dan Bersepeda Setiap Jumat

Jumat, 3 April 2026 - 16:52 WIB

Lampu Jalan Banyak Padam, Fraksi PAN Sumenep Desak Perbaikan PJU Segera Dilakukan

Kamis, 2 April 2026 - 07:52 WIB

PKB Sumenep Rangkul Santri dan Akademisi, Jaring Aspirasi Lewat Lomba Ilmiah

Rabu, 1 April 2026 - 18:32 WIB

Pemkab Sumenep Alihkan kebijakan efisiensi energi ke Hari Rabu

Berita Terbaru