Ledakan Mercon Rakitan Guncang Batuputih Sumenep, Satu Rumah Rusak Berat Dua Warga Terluka

- Pewarta

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, Salam News. Id – Ledakan keras diduga berasal dari mercon mengguncang Dusun Pajung Desa Bantelan Kecamatan Batuputih Kabupaten Sumenep Kamis pagi sekitar pukul tujuh. Peristiwa tersebut terjadi mendadak sehingga mengejutkan warga sekitar yang sedang beraktivitas pagi hari dan menimbulkan kepanikan di lingkungan permukiman setempat.

Ledakan itu menyebabkan satu rumah warga mengalami kerusakan berat pada bagian kamar dan teras bangunan hingga puing berserakan di halaman. Rumah yang rusak diketahui milik Pusadin berusia empat puluh lima tahun seorang petani yang seharihari tinggal bersama keluarga di desa.

Saat kejadian berlangsung dua orang yang berada di dalam rumah turut menjadi korban akibat kuatnya tekanan ledakan mercon rakitan tersebut. Korban pertama bernama Ainul Yakin usia tiga puluh tujuh tahun mengalami luka bakar serta luka robek pada bagian kepala tubuh.

Sementara korban lainnya Imroatus Shalihah berusia tiga puluh tahun hanya mengalami luka ringan setelah terkena dampak serpihan material bangunan rumah. Warga sekitar yang mendengar dentuman keras segera berdatangan menuju lokasi untuk memberikan pertolongan kepada korban sebelum petugas datang ke lokasi.

Beberapa warga juga membantu mengevakuasi korban dari dalam rumah yang rusak sambil memastikan tidak ada api susulan maupun bahan berbahaya. Informasi awal dari masyarakat menyebutkan ledakan diduga kuat berasal dari bahan mercon rakitan yang disimpan atau diracik di dalam rumah.

Baca Juga :  Bupati Achmad Fauzi Lantik Komisioner Komisi Informasi, Tegaskan Komitmen Keterbukaan di Sumenep

Dugaan tersebut diperkuat setelah petugas melakukan olah tempat kejadian perkara dan menemukan sejumlah bahan yang biasa digunakan membuat mercon tradisional. Tim identifikasi kepolisian mengamankan barang bukti berupa botol plastik bekas air mineral serta potongan kertas yang digulung sebagai bahan mercon.

Selain itu petugas juga menemukan gulungan lakban atau isolasi yang diduga dipakai untuk membungkus rangkaian mercon agar lebih rapat kuat. Setelah proses pengamanan lokasi selesai polisi memasang garis pembatas guna mencegah warga mendekat demi keselamatan serta kelancaran penyelidikan lebih lanjut.

Sekitar pukul sembilan lewat empat puluh menit Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto tiba langsung di lokasi untuk memantau situasi kejadian. Kedatangan kapolres bertujuan memastikan penanganan korban berjalan cepat sekaligus memeriksa kondisi rumah terdampak serta mengarahkan langkah penyelidikan oleh petugas lapangan.

Dalam keterangannya kepada awak media Kapolres menegaskan bahwa penggunaan bahan peledak rakitan seperti mercon sangat berbahaya bagi keselamatan masyarakat umum. Ia menjelaskan ledakan di Dusun Pajung diduga kuat dipicu bahan mercon yang dirakit tanpa standar keamanan sehingga memicu kerusakan serius.

Baca Juga :  Beredar Berita Sepihak Seret Nama Dandim, DPC PWRI Sumenep Angkat Bicara

Kapolres juga mengingatkan masyarakat agar tidak mencoba membuat menyimpan ataupun menyalakan mercon rakitan karena risikonya dapat mengancam jiwa manusia sekitar. Menurutnya banyak kasus ledakan mercon terjadi akibat kelalaian saat meracik bahan peledak sederhana tanpa pengetahuan serta pengamanan yang memadai sama.

Saat ini aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih mendalam guna memastikan penyebab pasti ledakan serta kemungkinan adanya unsur kelalaian pidana. Dalam kunjungan tersebut Kapolres turut didampingi sejumlah pejabat kepolisian serta unsur TNI dan Muspika Kecamatan Batuputih untuk melihat langsung kondisi.

Beberapa pejabat yang hadir diantaranya Kabag SDM Kompol Widiarti Kasat Intel AKP Nurul Komar serta Kapolsek Batuputih AKP Abu Mahdura. Hadir pula Kasat Reskrim Agus Rusdiyanto Danramil Batuputih Letda Inf Santoso bersama aparat kecamatan guna membantu pengamanan serta koordinasi penanganan.

Kepolisian mengimbau seluruh masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan serta tidak bermain ataupun merakit mercon terutama menjelang momentum tertentu yang rawan ledakan.(Red)

Berita Terkait

Stan Bappeda Sumenep Tampil Beda di Madura Culture Festival 4, Hadirkan Kuis Interaktif dan Informasi Pembangunan
Kapolresta Sumenep Sambung Roso Bersama 11 Kades, Bahas Kamtibmas di Rubaru
Potensi Wisata dan UMKM Arjasa Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Kepulauan
Sumenep Naik Kelas, 330 Desa Terbebas dari Status Sangat Tertinggal dan Tertinggal
Mayat Terbakar Ditemukan di Tegalan Sumenep, Polisi Lakukan Penanganan
Satreskrim Polresta Sumenep Ungkap Kasus Kekerasan Seksual terhadap Anak, Satu Tersangka Ditahan
Madura Night Vaganza 2026 Digelar, 200 Stan Siap Dongkrak Ekonomi dan Pariwisata Sumenep
Stand Desa Wisata Pragaan Siap Sukseskan Madura Culture Fest 2026

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 15:04 WIB

Stan Bappeda Sumenep Tampil Beda di Madura Culture Festival 4, Hadirkan Kuis Interaktif dan Informasi Pembangunan

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:58 WIB

Kapolresta Sumenep Sambung Roso Bersama 11 Kades, Bahas Kamtibmas di Rubaru

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:56 WIB

Sumenep Naik Kelas, 330 Desa Terbebas dari Status Sangat Tertinggal dan Tertinggal

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:49 WIB

Mayat Terbakar Ditemukan di Tegalan Sumenep, Polisi Lakukan Penanganan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 15:12 WIB

Satreskrim Polresta Sumenep Ungkap Kasus Kekerasan Seksual terhadap Anak, Satu Tersangka Ditahan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:02 WIB

Madura Night Vaganza 2026 Digelar, 200 Stan Siap Dongkrak Ekonomi dan Pariwisata Sumenep

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:52 WIB

Stand Desa Wisata Pragaan Siap Sukseskan Madura Culture Fest 2026

Selasa, 25 Agustus 2026 - 10:44 WIB

Kapolresta Sumenep Ungkap Tiga Kasus Pidana, Dua Curanmor dan Perkara Anak

Berita Terbaru