Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. Style dengan penangan "thickbox" telah dimasukkan ke dalam antrian dengan dependensi yang tidak terdaftar: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/saly4638/public_html/wp-includes/functions.php on line 6170

Penumpang KMP Darma Kartika Diduga Lompat ke Laut, Hilang di Perairan Jangkar–Raas

- Pewarta

Kamis, 26 Maret 2026 - 17:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, Salam News. Id – Peristiwa mengejutkan terjadi saat pelayaran KMP Darma Kartika rute Jangkar menuju Pulau Raas, Kabupaten Sumenep, pada Kamis pagi. Seorang penumpang dilaporkan diduga melompat ke laut ketika kapal sedang dalam perjalanan menuju tujuan akhir pelayaran tersebut.

Insiden tersebut terjadi sekitar pukul delapan tiga puluh WIB ketika kapal berada di tengah laut dalam kondisi pelayaran normal. Lokasi kejadian diperkirakan berada sekitar tiga mil dari Pelabuhan Jangkar, saat kapal melanjutkan perjalanan menuju wilayah Raas Sumenep.

Korban diketahui bernama Tohari berusia tiga puluh satu tahun yang merupakan warga Dusun Darpa Desa Karangnangka Kecamatan Raas. Informasi tersebut dibenarkan langsung oleh pihak pengelola kapal melalui Kepala Cabang PT DDU Kalianget bernama Maman Surachman.

Ucapan KPU-HPN 2025

Maman menjelaskan bahwa korban merupakan penumpang resmi yang menaiki kapal dari Pelabuhan Jangkar dengan tujuan menuju Pulau Raas. Menurut keterangan kru kapal, beberapa anak buah kapal melihat langsung kejadian saat korban melompat ke laut dari atas kapal.

Kesaksian tersebut kemudian diperkuat dengan adanya rekaman kamera pengawas atau CCTV yang terpasang di area kapal penumpang tersebut. Dari hasil penelusuran internal, korban diketahui bepergian bersama seorang teman yang juga berada di kapal dengan membawa sepeda motor.

Baca Juga :  Pragaan Unjuk Gigi! Ukiran Nyior Ondung dan UMKM Lokal Curi Perhatian di GOR A. Yani

Teman korban tersebut menjadi salah satu saksi yang ikut dimintai keterangan oleh pihak kapal terkait peristiwa yang terjadi tersebut. Namun demikian, teman korban mengaku tidak mengetahui adanya masalah pribadi yang sedang dialami oleh Tohari sebelum kejadian berlangsung.

Pihak kapal juga belum mendapatkan informasi jelas mengenai kondisi psikologis korban sebelum insiden tragis tersebut terjadi di atas kapal. Maman menyebut bahwa secara logika, tindakan melompat ke laut kemungkinan dipengaruhi oleh tekanan atau masalah tertentu yang belum diketahui.

Meski demikian, hingga saat ini belum ada kepastian mengenai latar belakang atau penyebab korban nekat melakukan tindakan tersebut. Peristiwa tersebut terjadi di bagian dek atas kapal, tepatnya di sisi kanan dekat dengan lokasi sekoci atau perahu penyelamat.

Setelah mengetahui kejadian tersebut, kru kapal segera melakukan prosedur darurat sesuai standar keselamatan pelayaran yang berlaku saat itu. Mesin kapal langsung dihentikan sementara untuk memungkinkan proses pencarian dilakukan di sekitar lokasi korban diduga jatuh ke laut.

Baca Juga :  Remas Masjid Nurul Iman Pakondang Gelar Buka Bersama

Kapal juga melakukan manuver dengan berputar di sekitar titik kejadian guna memperluas area pencarian korban yang hilang tersebut. Upaya pencarian dilakukan kurang lebih selama satu jam oleh kru kapal dengan harapan korban dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat.

Namun sayangnya, hasil pencarian awal tersebut tidak membuahkan hasil sehingga korban belum berhasil ditemukan hingga proses dihentikan. Pihak kapal kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada syahbandar untuk mendapatkan penanganan lanjutan dari pihak berwenang terkait.

Laporan tersebut segera diteruskan kepada tim SAR yang memiliki kewenangan melakukan pencarian dan penyelamatan di wilayah perairan tersebut. Atas arahan syahbandar Pelabuhan Jangkar, kapal akhirnya melanjutkan perjalanan menuju Pelabuhan Raas setelah pencarian awal selesai dilakukan. Hingga berita ini ditulis, korban masih belum ditemukan dan proses pencarian lanjutan oleh tim SAR dikabarkan masih terus berlangsung.(Red)

Berita Terkait

Sumenep Bersiap Jadi Penopang Industri Kelapa Jatim,110.00 Bibit Bersertifikat Disediakan Untuk Dukung Hilirisasi
Gema Takbir Iduladha 1447 H di Pendopo Agung, Bupati Fauzi Doakan Jemaah Haji dan Kemajuan Sumenep
Ning Lia Temui Jamaah Haji Sumenep di Makkah, Titip Pesan Jaga Kesehatan Jelang Armuzna
Wabup Sumenep Tegaskan Harkitnas 2026 Jadi Momentum Bangkitkan Pendidikan dan Desa Mandiri
Mikaila Zahra Maghfira, Gadis Pembawa Cita Rasa Bangsa di Balik Khidmat Hardiknas-Harkitnas Sumenep
Angin Segar Pelestarian Tari Sintung: Camat Ambunten Beri Apresiasi Tinggi pada Generasi Muda
Bupati Sumenep Ajak PCNU Perkuat Dakwah Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat
Khidmat dan Penuh Haru, PCNU Sumenep Masa Khidmat 2026–2031 Resmi Dilantik di Al-Karimiyyah

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 13:18 WIB

Sumenep Bersiap Jadi Penopang Industri Kelapa Jatim,110.00 Bibit Bersertifikat Disediakan Untuk Dukung Hilirisasi

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:56 WIB

Gema Takbir Iduladha 1447 H di Pendopo Agung, Bupati Fauzi Doakan Jemaah Haji dan Kemajuan Sumenep

Senin, 25 Mei 2026 - 17:32 WIB

Ning Lia Temui Jamaah Haji Sumenep di Makkah, Titip Pesan Jaga Kesehatan Jelang Armuzna

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:56 WIB

Wabup Sumenep Tegaskan Harkitnas 2026 Jadi Momentum Bangkitkan Pendidikan dan Desa Mandiri

Kamis, 21 Mei 2026 - 09:37 WIB

Mikaila Zahra Maghfira, Gadis Pembawa Cita Rasa Bangsa di Balik Khidmat Hardiknas-Harkitnas Sumenep

Senin, 18 Mei 2026 - 10:04 WIB

Angin Segar Pelestarian Tari Sintung: Camat Ambunten Beri Apresiasi Tinggi pada Generasi Muda

Minggu, 17 Mei 2026 - 07:44 WIB

Bupati Sumenep Ajak PCNU Perkuat Dakwah Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat

Sabtu, 16 Mei 2026 - 22:20 WIB

Khidmat dan Penuh Haru, PCNU Sumenep Masa Khidmat 2026–2031 Resmi Dilantik di Al-Karimiyyah

Berita Terbaru