Nasional, Salam News. Id – Informasi terbaru harga BBM Pertamina berlaku Sabtu, 25 April 2026, mencakup seluruh SPBU di Indonesia dengan penyesuaian berkala. Penetapan harga BBM dilakukan melalui evaluasi rutin yang mempertimbangkan kondisi ekonomi global dan domestik secara menyeluruh dan terukur.
Perubahan harga BBM dapat berupa kenaikan maupun penurunan, tergantung dinamika harga minyak mentah dunia serta fluktuasi nilai tukar. Selain itu, kondisi pasokan energi global turut memengaruhi kebijakan harga yang ditetapkan oleh Pertamina dalam periode tertentu setiap waktu.
Faktor geopolitik internasional juga berperan besar, terutama konflik kawasan Timur Tengah yang berdampak pada distribusi minyak dunia secara signifikan. Ketegangan antarnegara besar meningkatkan kekhawatiran gangguan pasokan, sehingga turut mendorong perubahan harga energi termasuk BBM di Indonesia.

Pemerintah bersama Pertamina terus melakukan evaluasi terhadap harga BBM nonsubsidi guna menjaga keseimbangan antara ekonomi dan kebutuhan masyarakat. Pada pertengahan April 2026, tercatat beberapa produk BBM nonsubsidi mengalami kenaikan harga cukup signifikan di berbagai wilayah Indonesia.
Produk yang mengalami kenaikan antara lain Pertamax Turbo, Dexlite, serta Pertamina Dex dengan penyesuaian harga cukup mencolok. Di Jawa Barat, harga Pertamax Turbo mengalami lonjakan tinggi dari sebelumnya Rp13.100 per liter menjadi jauh lebih mahal.
Kenaikan juga terjadi pada Dexlite yang meningkat drastis dari harga awal Rp14.200 per liter menjadi lebih tinggi. Pertamina Dex mencatat kenaikan terbesar dengan tambahan sekitar Rp9.400 per liter dibandingkan harga sebelumnya di berbagai wilayah.
Sementara itu, Pertamax dan Pertamax Green tidak mengalami perubahan harga pada periode ini meskipun sebelumnya sempat mengalami penyesuaian. Masyarakat diimbau untuk rutin memantau harga BBM karena tarif nonsubsidi dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti kondisi pasar global.
Perbedaan harga BBM antar daerah juga dipengaruhi biaya distribusi, logistik, serta kebijakan regional masing-masing wilayah Indonesia saat ini. Untuk BBM subsidi seperti Pertalite dan Biosolar, harga relatif stabil dan belum mengalami perubahan signifikan pada periode ini.
Di Provinsi Aceh, harga Pertamax tercatat Rp12.600 per liter, sedangkan Pertamax Turbo mencapai Rp19.850 per liter. Pertamina Dex di Aceh berada pada Rp24.450 per liter, sementara Dexlite dijual sekitar Rp24.150 per liter.
Harga Pertalite tetap Rp10.000 per liter, sedangkan Biosolar masih bertahan pada angka Rp6.800 per liter. Di wilayah Sumatera Utara, harga BBM relatif sama dengan Aceh untuk sebagian besar jenis bahan bakar.
Provinsi Riau, Sumatera Barat, dan Kepulauan Riau mencatat harga Pertamax sekitar Rp12.900 per liter dan produk lainnya menyesuaikan. Di DKI Jakarta, harga Pertamax berada di Rp12.300 per liter dengan Pertamax Green sebesar Rp12.900 per liter.
Wilayah Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Yogyakarta memiliki harga BBM yang relatif seragam mengikuti kebijakan nasional Pertamina terbaru. Di kawasan Kalimantan dan Sulawesi, harga BBM cenderung sama dengan wilayah Sumatera dengan sedikit perbedaan distribusi lokal. Wilayah Papua dan Maluku menunjukkan harga yang tidak jauh berbeda, dengan Pertalite dan Biosolar tetap stabil di seluruh daerah.(*/Red)











