Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. Style dengan penangan "thickbox" telah dimasukkan ke dalam antrian dengan dependensi yang tidak terdaftar: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/saly4638/public_html/wp-includes/functions.php on line 6131

Pemkab Sumenep Siapkan Rp300 Juta untuk Arus Balik Santri, Ribuan Difasilitasi Kembali ke Pondok

- Pewarta

Senin, 30 Maret 2026 - 06:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, Salam News. Id – Pemerintah Kabupaten Sumenep kembali mengalokasikan sisa anggaran daerah untuk mendukung kelancaran arus balik santri pasca-Lebaran tahun 2026 ini. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap kebutuhan transportasi para santri menuju pondok pesantren masing-masing kembali.

Anggaran yang disiapkan mencapai sekitar 300 juta rupiah untuk memberangkatkan ribuan santri ke berbagai daerah tujuan pondok pesantren. Kebijakan ini secara khusus menempatkan kalangan santri sebagai prioritas utama penerima manfaat dalam program bantuan transportasi arus balik tersebut.

Dana yang digunakan berasal dari sisa Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah yang dialihkan untuk mendukung kebutuhan perjalanan santri tersebut. Pelaksana tugas Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Perhubungan Kabupaten Sumenep menyampaikan penjelasan terkait program tersebut kepada publik.

Ucapan KPU-HPN 2025

Achmad Dzulkarnain mengatakan bahwa anggaran yang tersedia diperkirakan mampu menjangkau ribuan santri yang membutuhkan fasilitas transportasi kembali ke pondok. Ia menjelaskan bahwa program ini diharapkan dapat membantu meringankan beban orang tua santri setelah merayakan mudik Lebaran bersama keluarga.

Menurutnya, pemerintah daerah berupaya hadir memberikan solusi nyata terhadap kebutuhan mobilitas santri setelah libur panjang Hari Raya Idulfitri selesai. Dengan dukungan anggaran tersebut, diperkirakan sekitar empat ribu santri dapat difasilitasi untuk kembali ke pondok pesantren masing-masing tepat waktu.

Baca Juga :  Peringati Hari Lahir Pancasila, Alimka Gelar Kajian Kebangsaan

Program ini juga dirancang untuk memastikan perjalanan para santri berlangsung aman, nyaman, serta terorganisir dengan baik melalui koordinasi pihak terkait. Lebih lanjut, ia yang akrab disapa Izoul menjelaskan mekanisme pelaksanaan program dilakukan melalui pengajuan resmi dari masing-masing pondok pesantren.

Pendataan melalui pengajuan tersebut bertujuan agar proses distribusi bantuan transportasi lebih tertib, transparan, serta tepat sasaran sesuai kebutuhan santri. Sejumlah pondok pesantren di wilayah Kabupaten Sumenep telah mulai mengajukan permohonan pemberangkatan santri untuk mengikuti program tersebut.

Jumlah pengajuan tersebut diperkirakan akan terus meningkat seiring mendekati puncak arus balik setelah masa libur Lebaran berakhir sepenuhnya. Biasanya pada akhir bulan Maret, permintaan layanan transportasi arus balik mengalami lonjakan signifikan dari berbagai kalangan masyarakat setempat.

Namun demikian, pemerintah daerah mengakui adanya keterbatasan anggaran sehingga program ini belum dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat luas. Untuk sementara waktu, fokus utama program bantuan transportasi ini masih diberikan kepada kalangan santri sebagai prioritas penerima manfaat utama.

Baca Juga :  TP-PKK Kabupaten Sumenep Berkomitmen Melakukan Pencegahan Stunting

Pemerintah juga membuka kemungkinan perluasan penerima manfaat apabila terdapat sisa anggaran yang masih tersedia setelah program berjalan. Kelompok masyarakat lain berpeluang mendapatkan fasilitas serupa apabila kebutuhan santri telah terpenuhi dan anggaran masih mencukupi nantinya.

Selain menyediakan transportasi, pemerintah daerah juga mengimbau masyarakat agar menggunakan armada resmi saat melakukan perjalanan arus balik. Masyarakat diminta mematuhi jadwal keberangkatan yang telah ditentukan guna menghindari penumpukan penumpang pada waktu-waktu tertentu.

Upaya ini dilakukan untuk mengurangi kepadatan lalu lintas serta menjaga ketertiban selama periode arus balik Lebaran berlangsung di wilayah Sumenep. Pemerintah daerah juga bekerja sama dengan aparat gabungan untuk memastikan keamanan dan kelancaran perjalanan para pemudik selama perjalanan.

Aparat kepolisian dan TNI dilibatkan dalam pengamanan melalui pendirian posko-posko di sejumlah titik strategis jalur arus balik. Dengan adanya langkah tersebut, diharapkan seluruh proses arus balik santri dan masyarakat dapat berjalan aman, lancar, serta terkendali sepenuhnya.(*/red)

Berita Terkait

Pemkab Sumenep Siapkan Strategi Hemat BBM, ASN Diajak Jalan Kaki hingga Bersepeda
Terminal Arya Wiraraja Sumenep Ramai, Arus Balik Lebaran Masih Tinggi
Wakil Bupati Sumenep Pimpin Apel Perdana, Ingatkan Disiplin dan Dedikasi ASN
Tradisi Lebaran Ketupat, Mengajarkan Arti Ikhlas, Jujur, dan Hidup Harmonis
Direktur RSUD Sumenep Cek Langsung Pelayanan, Pastikan Pasien Dilayani Cepat dan Humanis
Camat Pragaan Dampingi BRIDA dan Polisi Tinjau Sumur Bor Diduga Berbahaya
Viral di Medsos, Sumur Bor di Pragaan Keluarkan Gas Mirip Kompor
Dinas Pendidikan Sumenep Pastikan Kesiapan Total Sambut Hari Pertama Sekolah 30 Maret

Berita Terkait

Senin, 30 Maret 2026 - 14:59 WIB

Pemkab Sumenep Siapkan Strategi Hemat BBM, ASN Diajak Jalan Kaki hingga Bersepeda

Senin, 30 Maret 2026 - 13:54 WIB

Terminal Arya Wiraraja Sumenep Ramai, Arus Balik Lebaran Masih Tinggi

Senin, 30 Maret 2026 - 13:44 WIB

Wakil Bupati Sumenep Pimpin Apel Perdana, Ingatkan Disiplin dan Dedikasi ASN

Senin, 30 Maret 2026 - 06:13 WIB

Pemkab Sumenep Siapkan Rp300 Juta untuk Arus Balik Santri, Ribuan Difasilitasi Kembali ke Pondok

Sabtu, 28 Maret 2026 - 07:59 WIB

Tradisi Lebaran Ketupat, Mengajarkan Arti Ikhlas, Jujur, dan Hidup Harmonis

Jumat, 27 Maret 2026 - 18:48 WIB

Direktur RSUD Sumenep Cek Langsung Pelayanan, Pastikan Pasien Dilayani Cepat dan Humanis

Jumat, 27 Maret 2026 - 18:11 WIB

Camat Pragaan Dampingi BRIDA dan Polisi Tinjau Sumur Bor Diduga Berbahaya

Jumat, 27 Maret 2026 - 08:10 WIB

Viral di Medsos, Sumur Bor di Pragaan Keluarkan Gas Mirip Kompor

Berita Terbaru